PB KAMI Desak Tobat Nasional di Tengah Karhutla dan Darurat Korupsi, MUI Diminta Gelar Salat Istisqa

- Penulis

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 19:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum PB KAMI, Sultoni, menyerukan gerakan tobat nasional menyikapi berbagai bencana di Indonesia, termasuk kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta meminta pemerintah memperkuat penanganan bencana. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, LIBA86.COM – Pengurus Besar Komunitas Aktivis Muda Indonesia (PB KAMI) menyerukan gerakan tobat nasional menyikapi berbagai bencana yang melanda Indonesia, termasuk kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kekeringan di sejumlah wilayah. Ketua Umum PB KAMI, Sultoni, menilai situasi tersebut harus menjadi momentum introspeksi nasional sekaligus memperkuat komitmen menjaga lingkungan dan memberantas berbagai persoalan bangsa.

Sultoni menyoroti kondisi yang disebutnya sebagai darurat korupsi, terutama dugaan penyalahgunaan anggaran kemanusiaan dan penanggulangan bencana. Ia juga menyinggung peredaran narkoba dan berbagai persoalan sosial yang menurutnya membutuhkan perhatian serius. Karena itu, ia meminta Presiden Prabowo Subianto mengerahkan langkah maksimal melalui kebijakan tegas, koordinasi lintas sektor, serta penguatan mitigasi dan penanganan bencana.

Menurut Sultoni, penanggulangan bencana tidak cukup hanya mengandalkan pendekatan teknis, tetapi perlu diiringi upaya spiritual dan kesadaran kolektif masyarakat. Ia menegaskan, ikhtiar lahiriah dan batiniah harus berjalan beriringan, mulai dari penanganan dampak bencana, pencegahan kerusakan lingkungan, hingga penguatan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak.

Baca Juga :  Bantuan Diduga Tak Tepat Sasaran, Warga Curhat Langsung ke Bupati Deli Serdang Saat Kunjungan di Purwodadi

Secara khusus, PB KAMI meminta Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyerukan pelaksanaan salat Istisqa sebagai ikhtiar spiritual untuk memohon turunnya hujan di tengah ancaman kekeringan dan karhutla. Sultoni juga mengajak para ulama serta tokoh agama di seluruh Indonesia untuk menyerukan tobat nasuha dan muhasabah nasional sebagai momentum memperbaiki perilaku serta meningkatkan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Kami mengajak para ulama untuk bersama-sama menyerukan tobat nasuha. Mari kita bermuhasabah dan memohon ampun kepada Allah agar bangsa Indonesia dijauhkan dari segala bencana dan mara bahaya,” tegas Sultoni, Sabtu (17/10/2026).

Ia menambahkan, gerakan tobat nasional tidak boleh berhenti sebatas doa dan seruan moral. Menurutnya, ajakan tersebut harus diwujudkan melalui tindakan nyata, seperti menjaga kelestarian lingkungan, mencegah perusakan alam, memperkuat pengawasan terhadap penggunaan anggaran publik, serta membantu masyarakat yang terdampak bencana. PB KAMI berharap pemerintah, ulama, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat luas dapat bersinergi menghadapi ancaman kebencanaan sekaligus membangun kesadaran kolektif untuk memperbaiki kondisi bangsa.

Baca Juga :  Forwaka dan PWI Sumut Hadiri Pembukaan Kajatisu CUP II, Ribuan Atlet Karate Ramaikan Turnamen Bergengsi di Medan

“Melalui seruan ini, PB KAMI mengajak seluruh elemen bangsa untuk mengedepankan ikhtiar, doa, dan kepedulian sosial agar Indonesia senantiasa mendapat perlindungan serta mampu menghadapi berbagai tantangan kebencanaan,” pungkasnya.

Penulis : LBS86/ REL

Editor : REDAKSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

KODRAT Medan Bidik Juara Umum Porprovsu XII 2026, 18 Atlet Siap Tempur!
Julis Amitra-Taufik Juara Kelas B Turnamen PB Mitra Sporty Medan 2026, Kadispora dan KONI Siap Dukung Pembinaan Atlet
Keluhan Pegawai RSUD CAM Bekasi Disorot, Direktur dan Wali Kota Belum Beri Tanggapan
GANN Medan Desak Bandar Penyelundupan 1,16 Ton Ketamine Dihukum Maksimal, Jaringan Internasional Harus Dibongkar!
LBH FORWAKA Sumut Desak Isu Aswas Kejati Sumut Diamankan Kejagung Dilaporkan ke Polisi, Dugaan Serangan Balik Disorot
Cuaca Ekstrem 23–25 Oktober, BPBD Medan Siagakan 53 Personel TRC, Warga Diminta Waspada Banjir
Isu Aswas Kejati Sumut Diamankan Kejagung Dibantah, Forwaka: Jangan Rusak Karakter Pejabat dengan Informasi Belum Terverifikasi
Jelang Porprovsu XII 2026, Persiapan Kontingen Medan Disorot, Bobby Zulkarnain Minta Dispora Bertindak
Berita ini 0 kali dibaca
Ketua Umum PB KAMI Sultoni menyerukan gerakan tobat nasional menyikapi karhutla dan berbagai bencana di Indonesia. PB KAMI meminta pemerintah memperkuat penanganan bencana serta mengajak MUI dan para ulama menyerukan salat Istisqa dan tobat nasuha.

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:32 WIB

KODRAT Medan Bidik Juara Umum Porprovsu XII 2026, 18 Atlet Siap Tempur!

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:35 WIB

Julis Amitra-Taufik Juara Kelas B Turnamen PB Mitra Sporty Medan 2026, Kadispora dan KONI Siap Dukung Pembinaan Atlet

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:56 WIB

Keluhan Pegawai RSUD CAM Bekasi Disorot, Direktur dan Wali Kota Belum Beri Tanggapan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:37 WIB

GANN Medan Desak Bandar Penyelundupan 1,16 Ton Ketamine Dihukum Maksimal, Jaringan Internasional Harus Dibongkar!

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:13 WIB

LBH FORWAKA Sumut Desak Isu Aswas Kejati Sumut Diamankan Kejagung Dilaporkan ke Polisi, Dugaan Serangan Balik Disorot

Berita Terbaru