Bentengi Pelajar dari Narkoba dan Kenakalan Remaja, Kejari Madina Gelar Jaksa Masuk Sekolah

- Penulis

Senin, 19 Januari 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MADINA, LIBAS86.COM – Kejaksaan Negeri Mandailing Natal (Kejari Madina) melalui Bidang Intelijen kembali melaksanakan Program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) sebagai upaya preventif mencegah kenakalan remaja sekaligus menanamkan kesadaran hukum sejak dini. Kegiatan berlangsung di Aula Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Mandailing Natal dan diikuti sekitar 50 siswa.

Program JMS merupakan bagian dari Penyuluhan Hukum dan Pembinaan Masyarakat Taat Hukum (Binmatkum) Kejaksaan Republik Indonesia yang dilaksanakan secara berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, para pelajar dibekali pemahaman dasar hukum agar mampu mengenali serta menghindari perilaku yang berpotensi melanggar aturan.

Baca Juga :  Plt. Kajari Madina Yos A. Tarigan Silaturahmi dengan FORWAKA di Café Genta

Dalam kegiatan tersebut, Tim Intelijen Kejari Madina menyampaikan materi tentang kenakalan remaja serta bahaya penyalahgunaan narkotika, mulai dari dampak kesehatan, sosial, pendidikan hingga ancaman sanksi hukum, dengan pendekatan komunikatif dan edukatif.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Madina, Jupri Wandy Banjarnahor, S.H., M.H., mengatakan Program Jaksa Masuk Sekolah bertujuan membangun kesadaran hukum sejak usia pelajar agar mereka memiliki benteng diri yang kuat dalam pergaulan.

“Melalui Jaksa Masuk Sekolah, kami ingin menanamkan pemahaman bahwa hukum hadir untuk melindungi. Pelajar harus melek hukum sejak dini agar mampu membedakan mana yang boleh dan tidak boleh dilakukan,” ujarnya, Senin (19/1/2026).

Baca Juga :  Plt Kajari Mandailing Natal Lantik Pejabat Eselon IV dan V, Tegaskan Komitmen Dukung Program Kajati Sumut

Ia menambahkan, edukasi hukum sejak dini merupakan investasi jangka panjang untuk mencetak generasi muda yang berkarakter, disiplin, dan bertanggung jawab.

Pihak sekolah pun menyambut positif kegiatan tersebut dan berharap sinergi antara Kejaksaan dan lembaga pendidikan terus terjalin guna menciptakan generasi muda yang sadar hukum serta menjauhi perilaku menyimpang.

Penulis : LBS86/ SP

Editor : REDAKSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pemko Medan Kumpulkan 28 Ton Sampah dalam Gotong Royong Massal
Revitalisasi Rp1,25 Miliar di SMPN 38 Medan Jadi Sorotan, Aktivitas Belajar Berlangsung di Tengah Proyek Konstruksi
Kalapas IIB Padangsidimpuan Disorot Usai Temuan Ganja 6,8 Kg di Lapas, Kakanwil Ditjenpas Sumut Dukung Proses Hukum
Warga Lingkungan XIV Terjun Mengeluh: Drainase Tersumbat, Jalan Tergenang, Perhatian Pemerintah Dinilai Minim
DPO Terpidana Penggelapan Albert A Hock Ditangkap Tim Kejatisu dan Kejari Tanjungbalai
Komisi XIII DPR RI Kawal Pengembalian 83,26 Hektare Lahan Padang Halaban, Sugiat Santoso Tegaskan Negara Harus Hadir
Resmi Pimpin Kejari Madina, Mohammad Nursaitias Tegaskan Komitmen Pelayanan dan Penegakan Hukum
FORWAKA Nias Selatan Audiensi dengan Bupati, Perkuat Sinergi Pers dan Pemerintah untuk Pembangunan Daerah
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 18:07 WIB

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pemko Medan Kumpulkan 28 Ton Sampah dalam Gotong Royong Massal

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:25 WIB

Revitalisasi Rp1,25 Miliar di SMPN 38 Medan Jadi Sorotan, Aktivitas Belajar Berlangsung di Tengah Proyek Konstruksi

Jumat, 5 Juni 2026 - 19:41 WIB

Kalapas IIB Padangsidimpuan Disorot Usai Temuan Ganja 6,8 Kg di Lapas, Kakanwil Ditjenpas Sumut Dukung Proses Hukum

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:23 WIB

Warga Lingkungan XIV Terjun Mengeluh: Drainase Tersumbat, Jalan Tergenang, Perhatian Pemerintah Dinilai Minim

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:11 WIB

DPO Terpidana Penggelapan Albert A Hock Ditangkap Tim Kejatisu dan Kejari Tanjungbalai

Berita Terbaru