SMPLH Madina Tantang Satgas PETI Turun ke Simpang Tolang: Jangan Hanya Fokus di Kotanopan

- Penulis

Rabu, 16 September 2026 - 15:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mandailing Natal, LIBAS86.COM – Serikat Mahasiswa Peduli Lingkungan Hidup (SMPLH) Mandailing Natal mempertanyakan keseriusan Satuan Tugas (Satgas) Penertiban Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) dalam menangani dugaan aktivitas pertambangan ilegal di sejumlah wilayah Kabupaten Mandailing Natal.

SMPLH Madina menilai penanganan PETI semestinya tidak berhenti pada satu titik penertiban di wilayah Kotanopan. Mereka meminta Satgas juga turun langsung ke wilayah Simpang Tolang dan lokasi lainnya yang dilaporkan masyarakat masih terdapat dugaan aktivitas pertambangan tanpa izin.

Baca Juga :  Wali Kota Bersama Forkopimda Tanjungbalai Kompak Beri Kejutan di Hari Ulang Tahun Ke-43 Dan Lanal TBA, Letkol Laut (P) Agung Dwi Handoko

“Kalau memang Satgas PETI serius, kami tantang untuk turun ke Simpang Tolang. Jangan hanya satu titik di Kotanopan yang menjadi perhatian. Persoalan PETI ini harus dilihat secara menyeluruh,” ujar perwakilan SMPLH Madina, Rabu (16/9/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut SMPLH, keberadaan Satgas harus mampu memberikan rasa keadilan bagi masyarakat. Penertiban tidak cukup dilakukan melalui rapat atau kegiatan di lokasi tertentu, tetapi perlu dibuktikan dengan pemeriksaan lapangan secara konsisten terhadap seluruh wilayah yang diduga menjadi lokasi aktivitas PETI.

Baca Juga :  Imlek 2577 Bertepatan Ramadan, Rico Waas Minta Perayaan di Kesawan Dimulai Usai Tarawih

SMPLH juga meminta aparat penegak hukum tidak hanya menindak pekerja di lapangan apabila ditemukan pelanggaran, tetapi menelusuri secara menyeluruh pihak-pihak yang diduga memiliki keterkaitan dengan aktivitas pertambangan tanpa izin tersebut, tentunya berdasarkan bukti dan ketentuan hukum yang berlaku.

“Kami tidak ingin penanganan PETI hanya terlihat aktif di satu tempat, sementara dugaan aktivitas di wilayah lain luput dari perhatian. Kalau benar ingin memberantas PETI, silakan turun ke Simpang Tolang dan buktikan kepada masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga :  Rekam Jejak dan Carut-Marut Disdik Medan, Publik Desak Wali Kota Selektif Tunjuk Plt Kadis

SMPLH Madina menyatakan akan terus mengawal persoalan tersebut dan mendorong Satgas PETI bekerja secara transparan, objektif serta tidak tebang pilih. Mereka berharap seluruh laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas PETI dapat diverifikasi dan ditindaklanjuti sesuai hukum yang berlaku.

Penulis : LBS86/ SP

Editor : REDAKSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Laporan Penipuan Jual Beli Tanah Mandek di Polsek Medan Tembung, Korban Klaim Diminta Rp700 Ribu untuk Gelar Perkara
Tender SDA Sumut Rp30 Miliar Disorot: 19 Perusahaan Mendaftar, Hanya Satu Menawar, Status SBU Jadi Pertanyaan
Jelajah Wisata Budaya ke-4 di Medan: Rico Waas Dorong Destinasi Multikultur Jadi Penggerak Pariwisata dan Ekonomi
Haru Nurhayani Usai 8 Tahun Menanti, Rumah Hampir Rubuh Kini Jadi Hunian Layak
Rico Waas Pantau 111 Rumah Tak Layak Huni di Medan: Minta Rehab Tuntas dan Siap Dihuni
Diduga Bangun Perumahan Mewah Tanpa PBG, Proyek The Sasmaya Persatuan Tetap Jalan; Wali Kota Medan Diminta Bertindak Tegas
Satlantas Polres Asahan Intensifkan Blue Light Patrol di Jalinsum, Arus Lalin Malam Hari Dipastikan Aman dan Lancar
Video Dugaan Pungli Urus SIM Viral, Kasat Lantas Polres Binjai Tegas: “Calo Harus Diberantas, Jangan Ada Masyarakat Jadi Korban”
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Laporan Penipuan Jual Beli Tanah Mandek di Polsek Medan Tembung, Korban Klaim Diminta Rp700 Ribu untuk Gelar Perkara

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Tender SDA Sumut Rp30 Miliar Disorot: 19 Perusahaan Mendaftar, Hanya Satu Menawar, Status SBU Jadi Pertanyaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:52 WIB

Jelajah Wisata Budaya ke-4 di Medan: Rico Waas Dorong Destinasi Multikultur Jadi Penggerak Pariwisata dan Ekonomi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:30 WIB

Haru Nurhayani Usai 8 Tahun Menanti, Rumah Hampir Rubuh Kini Jadi Hunian Layak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:11 WIB

Rico Waas Pantau 111 Rumah Tak Layak Huni di Medan: Minta Rehab Tuntas dan Siap Dihuni

Berita Terbaru