MEDAN, LIBAS86.COM — Antusiasme tinggi ditunjukkan para siswa SMP Negeri 13 Medan saat mengikuti kegiatan penyuluhan bahaya narkoba yang digelar oleh DPC GANN Kota Medan di lapangan sekolah, Jalan Sampali, Medan, Selasa (26/5/2026). Kegiatan edukatif ini menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran generasi muda terhadap ancaman penyalahgunaan narkotika sejak usia dini.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Sekolah SMPN 13 Medan, Awal Ihsan Porkas Harahap, S.Pd., M.Pd, yang didampingi Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum Eka Syahputra serta Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Norma Manurung, bersama para guru dan tenaga pendidik. Dari jajaran DPC GANN Kota Medan hadir Ray Pitty Siregar, Wakil Ketua Depin Tanto Ginting, Penasehat Dr. H. Ahmad Isharli Nasution, S.Pd., S.H., M.H., Ketua Srikandi Lucy Mardiana, serta tim penyuluhan Feriansyah.
Dalam pemaparannya, Feriansyah menjelaskan berbagai jenis narkoba yang saat ini banyak beredar di masyarakat serta dampak buruk yang ditimbulkan terhadap kesehatan tubuh. Ia juga menekankan efek serius narkotika terhadap fungsi otak, kondisi psikologis, hingga masa depan generasi muda. Penyuluhan tersebut dikemas secara interaktif sehingga para siswa tampak aktif menyimak dan merespons berbagai materi yang disampaikan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, Wakil Ketua DPC GANN Kota Medan, Depin Tanto Ginting, mengulas sejarah masuknya opium ke Indonesia serta perkembangan penyalahgunaan narkotika yang menjadi ancaman serius bagi bangsa. Menurutnya, edukasi sejak lingkungan sekolah menjadi langkah strategis dalam membangun benteng perlindungan bagi pelajar agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.
Kepala SMPN 13 Medan, Awal Ihsan Porkas Harahap, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada DPC GANN Kota Medan atas kepedulian mereka dalam memberikan edukasi kepada peserta didik. Ia berharap kegiatan semacam ini dapat terus berlanjut sebagai bagian dari penguatan karakter siswa serta menciptakan lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan bebas narkoba.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta dan tim penyuluhan. Suasana semakin semarak ketika para siswa secara kompak meneriakkan yel-yel penolakan terhadap narkoba, “Tolak Narkoba… HHUUHHHAAAAA!”, sebagai simbol komitmen bersama untuk menjauhi penyalahgunaan narkotika dan menjaga masa depan generasi bangsa.
Penulis : LBS86/ RG
Editor : REDAKSI
































































































































































































































































































































































































































































































































































































































