BNNP Sumut Musnahkan 1,1 Kg Sabu dan 204 Kg Ganja, Generasi Anti Narkotika Nasional Medan: Sumut Darurat, Jangan Lagi Tutup Mata

- Penulis

Jumat, 27 Februari 2026 - 12:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, LIBAS86.COM – Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Utara (BNNP Sumut) memusnahkan 1,1 kilogram sabu dan 204 kilogram ganja hasil pengungkapan lima kasus sepanjang Januari–Februari 2026. Dalam pengungkapan tersebut, aparat turut mengamankan delapan tersangka yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran gelap narkotika lintas wilayah. Pemusnahan barang bukti ini menjadi sinyal tegas bahwa Sumatera Utara masih berada dalam status darurat narkoba.

Kepala BNNP Sumut, Brigjen Pol Tatar Nugroho, didampingi Kabid Berantas dan Intelijen Kombes Pol Charles P. Sinaga serta Dir Narkoba Polda Sumut Kombes Pol Andy Arisandi, menegaskan komitmen menjadikan jaringan dan kartel narkoba sebagai musuh bersama. “Kami hadir untuk menyatakan sikap, jaringan dan kartel narkoba adalah musuh bersama. Ini komitmen kita bersama,” tegasnya di hadapan awak media. Penindakan ini dilaksanakan berdasarkan kewenangan BNN sebagaimana diatur dalam UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, termasuk pemusnahan barang bukti yang telah mendapat penetapan hukum.

Baca Juga :  GANN Kota Medan Resmi Dikukuhkan, Perkuat Gerakan Nasional Perang Melawan Narkoba

Data yang dipaparkan BNNP Sumut memunculkan alarm serius. Dengan angka prevalensi mencapai 1,5 juta pengguna atau sekitar 10 persen populasi, Sumut disebut sebagai wilayah dengan tingkat penyalahgunaan tertinggi di Indonesia. Jika diasumsikan satu gram narkotika dapat dikonsumsi 10 orang, maka estimasi kebutuhan per bulan di Sumut bisa mencapai 1,5 ton, dengan potensi perputaran uang hingga Rp1,5 triliun. Angka ini bukan sekadar statistik, tetapi potret ancaman nyata terhadap cita-cita Indonesia Emas 2045 yang bisa berubah menjadi bencana demografi bila tidak ditangani secara sistemik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu kasus menonjol dalam pengungkapan kali ini adalah kolaborasi BNNP Sumut dengan BNN RI yang berhasil menggagalkan peredaran 200 kilogram ganja jaringan Aceh–Sumatera serta mengamankan tiga tersangka dari Sidikalang, Kampar (Riau), dan Simalungun. Penindakan ini memperlihatkan bahwa jaringan narkotika bekerja lintas daerah dan membutuhkan respons lintas institusi, termasuk dukungan Bea Cukai dan aparat penegak hukum lainnya.

Baca Juga :  Pemko Medan Dukung Tani Merdeka Indonesia Kembangkan Pertanian Modern di Perkotaan

Namun, persoalan tidak berhenti pada penindakan. Brigjen Tatar menggarisbawahi pentingnya rehabilitasi sebagai solusi strategis. Secara nasional terdapat sekitar 4,1 juta jiwa terpapar narkotika, tetapi anggaran rehabilitasi hanya mampu menjangkau sekitar 2.000 orang per tahun. Di Sumut sendiri, dari 12 fasilitas rehabilitasi milik BNN dan komponen swasta, tingkat okupansi baru 20–30 persen, sementara kapasitas rehabilitasi tahunan hanya sekitar 1.000 orang. Ketimpangan antara jumlah korban dan kapasitas layanan menjadi pekerjaan rumah serius negara.

Di tengah situasi ini, Ketua DPC GANN Kota Medan, Syoekri Latief Pinem alias Papi, tampil memberikan sikap tegas. Ia mengapresiasi langkah BNNP Sumut dan menyebut status “juara” pengguna narkotika di Sumut sebagai kondisi yang memalukan dan tidak boleh dibiarkan. “Ini sangat miris. Dengan pemusnahan barang bukti ini, kita berharap angka pengguna dan peredaran gelap bisa ditekan. Semua elemen harus bergerak,” tegas Papi. Kehadiran GANN bersama unsur kejaksaan, Bea Cukai, dan masyarakat menunjukkan bahwa perang melawan narkoba tidak cukup hanya oleh aparat, melainkan harus menjadi gerakan kolektif yang konsisten dan terukur.

Baca Juga :  Gotong Royong Warga Helvetia Tengah, Lurah The Morrid Brainds Manik: Kebersamaan Adalah Kunci Mewujudkan Lingkungan Bersih dan Sehat

Pemusnahan ratusan kilogram narkotika ini menjadi pesan keras bahwa negara hadir. Namun tanpa penguatan regulasi, anggaran rehabilitasi, dan partisipasi publik yang masif, Sumatera Utara akan terus berada di garis depan krisis narkotika nasional.

Penulis : LBS86/ REL

Editor : REDAKSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Komisi XIII DPR RI dan Kementerian Hukum Tegaskan Bahaya Main Hakim Sendiri di UIN Sumut, Sugiat Santoso: Indonesia Negara Hukum, Bukan Negara Massa
Kejari Mandailing Natal Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Melalui Komitmen Bersama Polda Sumut dan Kejati Sumut
DPD MOSI Sumut Geruduk Kantor Bupati Deli Serdang, Desak Pembongkaran Pabrik Kasur Diduga Ilegal di Desa Sampali
Sugiat Santoso Dorong Petani Tingkatkan Kapasitas dan Daya Saing, Tegaskan Ketahanan Pangan Dimulai dari SDM Pertanian
H. Sugiat Santoso Hadiri Peletakan Batu Pertama Ponpes Dai & Tahfiz Nur Asyqi di Deli Serdang, Tegaskan Komitmen Cetak Generasi Qurani
Wali Kota Tanjungbalai Percepat Sertifikasi Aset Daerah, Gandeng BPN Sumut Susun NPGT
PMII Madina Soroti Dugaan Aktivitas PETI, Minta Pangdam I/Bukit Barisan Cek Langsung ke Lokasi
Kepala dan Sekretaris Disdikbud Medan Bungkam, Dugaan Revitalisasi Sekolah Rp47,4 Miliar Kian Disorot, LSM Siapkan Laporan ke APH
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:41 WIB

Komisi XIII DPR RI dan Kementerian Hukum Tegaskan Bahaya Main Hakim Sendiri di UIN Sumut, Sugiat Santoso: Indonesia Negara Hukum, Bukan Negara Massa

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:11 WIB

Kejari Mandailing Natal Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Melalui Komitmen Bersama Polda Sumut dan Kejati Sumut

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:52 WIB

DPD MOSI Sumut Geruduk Kantor Bupati Deli Serdang, Desak Pembongkaran Pabrik Kasur Diduga Ilegal di Desa Sampali

Senin, 27 Juli 2026 - 20:55 WIB

Sugiat Santoso Dorong Petani Tingkatkan Kapasitas dan Daya Saing, Tegaskan Ketahanan Pangan Dimulai dari SDM Pertanian

Senin, 27 Juli 2026 - 17:12 WIB

H. Sugiat Santoso Hadiri Peletakan Batu Pertama Ponpes Dai & Tahfiz Nur Asyqi di Deli Serdang, Tegaskan Komitmen Cetak Generasi Qurani

Berita Terbaru