Calon Penumpang KM Kelud Meninggal di Pelabuhan Belawan, Pelindo Regional 1 Sampaikan Duka Mendalam

- Penulis

Jumat, 17 April 2026 - 11:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BELAWAN, LIBAS86.COM – Kabar duka menyelimuti aktivitas pelayaran di Pelabuhan Belawan, Sumatera Utara. Seorang calon penumpang KM Kelud dilaporkan meninggal dunia di Terminal Penumpang Bandar Deli pada Selasa, 14 April 2026, sebelum keberangkatan kapal tujuan Batam.

Korban diketahui bernama Roslina Sibarani (63), yang sebelumnya mengalami kondisi tidak sadarkan diri di area terminal. Kejadian tersebut sontak mengundang perhatian para penumpang dan petugas di lokasi yang langsung bergerak cepat memberikan pertolongan awal.

Baca Juga :  Tarif Parkir Turun di Medan, Pemko Klaim Dorong Stimulus Ekonomi dan Reformasi Sistem Perparkiran

Pihak keluarga bersama porter pelabuhan segera mengevakuasi korban ke area yang lebih aman untuk mendapatkan penanganan darurat. Upaya penyelamatan dilakukan secepat mungkin sembari menunggu tim medis dari instansi terkait.

Petugas dari Karantina Kesehatan Pelabuhan (KKP) yang melakukan pemeriksaan pada pukul 12.14 WIB menyatakan bahwa korban telah meninggal dunia. Selanjutnya, jenazah dibawa ke Rumah Sakit PHCM Belawan guna penanganan lebih lanjut sesuai prosedur yang berlaku.

Executive General Manager Pelindo Regional 1 Belawan, Yusrizal, menyampaikan duka cita mendalam atas insiden tersebut. Ia menegaskan bahwa seluruh petugas telah menjalankan tugas secara responsif dan sesuai standar operasional yang ditetapkan.

Baca Juga :  Silaturahmi ke Kanwil DJP Sumut I, Wakil Wali Kota Medan Dorong Sinergi Pajak untuk Percepat Pembangunan

Meski terjadi insiden tersebut, Pelindo Regional 1 Belawan memastikan aktivitas pelayanan di Terminal Penumpang Bandar Deli tetap berjalan normal. Koordinasi dengan pihak terkait terus dilakukan guna memastikan keamanan, kenyamanan, serta kelancaran pelayanan bagi seluruh pengguna jasa pelabuhan.

Penulis : LBS86/ REL

Editor : REDAKSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Laporan Penipuan Jual Beli Tanah Mandek di Polsek Medan Tembung, Korban Klaim Diminta Rp700 Ribu untuk Gelar Perkara
Tender SDA Sumut Rp30 Miliar Disorot: 19 Perusahaan Mendaftar, Hanya Satu Menawar, Status SBU Jadi Pertanyaan
Jelajah Wisata Budaya ke-4 di Medan: Rico Waas Dorong Destinasi Multikultur Jadi Penggerak Pariwisata dan Ekonomi
Haru Nurhayani Usai 8 Tahun Menanti, Rumah Hampir Rubuh Kini Jadi Hunian Layak
Rico Waas Pantau 111 Rumah Tak Layak Huni di Medan: Minta Rehab Tuntas dan Siap Dihuni
Diduga Bangun Perumahan Mewah Tanpa PBG, Proyek The Sasmaya Persatuan Tetap Jalan; Wali Kota Medan Diminta Bertindak Tegas
Satlantas Polres Asahan Intensifkan Blue Light Patrol di Jalinsum, Arus Lalin Malam Hari Dipastikan Aman dan Lancar
Video Dugaan Pungli Urus SIM Viral, Kasat Lantas Polres Binjai Tegas: “Calo Harus Diberantas, Jangan Ada Masyarakat Jadi Korban”
Berita ini 0 kali dibaca
Insiden meninggalnya seorang calon penumpang KM Kelud di Terminal Penumpang Bandar Deli, Pelabuhan Belawan, menjadi perhatian publik di tengah tingginya aktivitas pelayaran. Peristiwa ini tidak hanya menyisakan duka bagi keluarga, tetapi juga mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan layanan kesehatan di area transportasi publik. Pelindo Regional 1 Belawan memastikan bahwa penanganan terhadap korban telah dilakukan secara cepat sesuai prosedur yang berlaku, dengan melibatkan petugas Karantina Kesehatan Pelabuhan (KKP). Koordinasi lintas instansi juga langsung dilakukan guna memastikan seluruh proses berjalan tertib dan manusiawi. Di tengah kejadian tersebut, aktivitas pelayanan di terminal tetap berlangsung normal. Namun demikian, pihak pelabuhan menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan standar pelayanan, khususnya dalam aspek keselamatan dan respon darurat bagi para penumpang. Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa faktor kesehatan penumpang sebelum melakukan perjalanan laut perlu mendapat perhatian serius, terutama bagi kelompok usia lanjut. Edukasi dan kesiapan fasilitas penunjang di pelabuhan diharapkan mampu meminimalisir risiko kejadian serupa di masa mendatang.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Laporan Penipuan Jual Beli Tanah Mandek di Polsek Medan Tembung, Korban Klaim Diminta Rp700 Ribu untuk Gelar Perkara

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Tender SDA Sumut Rp30 Miliar Disorot: 19 Perusahaan Mendaftar, Hanya Satu Menawar, Status SBU Jadi Pertanyaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:52 WIB

Jelajah Wisata Budaya ke-4 di Medan: Rico Waas Dorong Destinasi Multikultur Jadi Penggerak Pariwisata dan Ekonomi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:30 WIB

Haru Nurhayani Usai 8 Tahun Menanti, Rumah Hampir Rubuh Kini Jadi Hunian Layak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:11 WIB

Rico Waas Pantau 111 Rumah Tak Layak Huni di Medan: Minta Rehab Tuntas dan Siap Dihuni

Berita Terbaru