Pasca Insiden MBG, Warga Kembali Percaya Polri: Bandar Narkoba Diburu Hingga Tuntas

- Penulis

Minggu, 21 Desember 2025 - 14:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MADINA, LIBAS86.COM – Pasca insiden gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang terjadi di wilayah Muara Batang Gadis (MBG), Kabupaten Mandailing Natal, situasi berangsur kondusif. Aktivitas masyarakat perlahan kembali normal seiring langkah pengamanan serta pendekatan persuasif yang dilakukan jajaran kepolisian. Minggu, (21/12/2025)

Kapolres Mandailing Natal, AKBP Arie Sofandi Paloh, S.H., S.I.K., melalui Plt. Kasi Humas IPDA Fahrul Sya’ban Simanjuntak, mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Ia menegaskan komitmen Polri dalam menangani setiap persoalan secara profesional, transparan, dan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Baca Juga :  Kejari Madina Hadirkan Edukasi Hukum Lewat Program Jaksa Menyapa DI Radio Start 102.6 FM

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menahan diri serta mempercayakan penanganan permasalahan ini kepada Polri. Mari bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” ujar IPDA Fahrul Sya’ban.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Kepala Desa Pasar Singkuang I, Sapihuddin Tampubolon, S.Pd.I., menjelaskan bahwa insiden tersebut dipicu oleh kesalahpahaman informasi yang berkembang di tengah masyarakat terkait penanganan seorang terduga bandar narkoba berinisial R.

Ia menyampaikan, terduga tersebut sebelumnya diamankan oleh warga Desa Pasar Singkuang II, kemudian diserahkan kepada pihak Polsek Muara Batang Gadis untuk diproses sesuai ketentuan hukum. Pada tahap awal, langkah kepolisian tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat.

Baca Juga :  Muhammad Siddik: Usut Tuntas Dugaan Pelindung Tambang Ilegal di Perbatasan Madina–Tapsel

Namun, sekitar pukul 03.30 WIB, warga yang tengah melaksanakan ronda malam melihat terduga yang sebelumnya diamankan melintas di sekitar pos keamanan desa dalam keadaan bebas bersama keluarganya. Kondisi ini memunculkan pertanyaan dan kecurigaan warga yang belum memperoleh penjelasan resmi, sehingga memicu emosi masyarakat.

Sapihuddin menuturkan, keresahan warga tidak muncul secara tiba-tiba, melainkan dipengaruhi oleh kekhawatiran yang telah lama dirasakan akibat maraknya peredaran narkoba yang dinilai merusak generasi muda dan mengganggu ketenteraman lingkungan.

Baca Juga :  Wali Kota Medan: Seluruh Anak Memiliki Potensi dan Kesempurnaan di Mata Tuhan.

“Harapan masyarakat saat ini, pihak kepolisian terus memburu dan menindak tegas para pelaku, baik pengedar maupun bandar narkoba, agar permasalahan ini benar-benar tuntas,” ujar Sapihuddin.

Ia menambahkan, setelah adanya pertemuan antara masyarakat dengan Kapolres Mandailing Natal, kepercayaan warga terhadap Polri mulai kembali tumbuh. Ke depan, masyarakat berharap terjalin sinergi yang lebih kuat antara kepolisian, pemerintah desa, dan warga dalam upaya pemberantasan peredaran narkoba.

“Kami ingin penegakan hukum berjalan secara profesional, transparan, dan sesuai aturan yang berlaku, sehingga masyarakat merasa aman dan terlindungi,” tutupnya.

Penulis : LBS86/ SP

Editor : REDAKSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jaksa Sahabat Pendidik Diluncurkan, Kajati Sumut Muhibuddin Siap Kawal Kepala Sekolah hingga PPK
Disorot Media, Pekerja Proyek Drainase Rp235,9 Juta Mendadak Lengkap APD: K3 atau Sekadar “Panggung Sandiwara”?
Laporan Penipuan Jual Beli Tanah Mandek di Polsek Medan Tembung, Korban Klaim Diminta Rp700 Ribu untuk Gelar Perkara
Tender SDA Sumut Rp30 Miliar Disorot: 19 Perusahaan Mendaftar, Hanya Satu Menawar, Status SBU Jadi Pertanyaan
Jelajah Wisata Budaya ke-4 di Medan: Rico Waas Dorong Destinasi Multikultur Jadi Penggerak Pariwisata dan Ekonomi
Haru Nurhayani Usai 8 Tahun Menanti, Rumah Hampir Rubuh Kini Jadi Hunian Layak
Rico Waas Pantau 111 Rumah Tak Layak Huni di Medan: Minta Rehab Tuntas dan Siap Dihuni
Diduga Bangun Perumahan Mewah Tanpa PBG, Proyek The Sasmaya Persatuan Tetap Jalan; Wali Kota Medan Diminta Bertindak Tegas
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:47 WIB

Jaksa Sahabat Pendidik Diluncurkan, Kajati Sumut Muhibuddin Siap Kawal Kepala Sekolah hingga PPK

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Disorot Media, Pekerja Proyek Drainase Rp235,9 Juta Mendadak Lengkap APD: K3 atau Sekadar “Panggung Sandiwara”?

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Laporan Penipuan Jual Beli Tanah Mandek di Polsek Medan Tembung, Korban Klaim Diminta Rp700 Ribu untuk Gelar Perkara

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Tender SDA Sumut Rp30 Miliar Disorot: 19 Perusahaan Mendaftar, Hanya Satu Menawar, Status SBU Jadi Pertanyaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:52 WIB

Jelajah Wisata Budaya ke-4 di Medan: Rico Waas Dorong Destinasi Multikultur Jadi Penggerak Pariwisata dan Ekonomi

Berita Terbaru