Pasca Pembakaran Mapolsek, Kapolres Madina Tegaskan Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih Saat Kunjungan Tim Astamarena Mabes Polri

- Penulis

Rabu, 14 Januari 2026 - 20:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MADINA, LIBAS86.COM – Pasca insiden pengerusakan dan pembakaran Mapolsek Muara Batang Gadis beberapa waktu lalu, Tim Astamarena Mabes Polri turun langsung ke lokasi untuk meninjau perkembangan rencana pembangunan kembali markas Polsek, Rabu (14/1/2026).

Kegiatan berlangsung di Mako Polsek Muara Batang Gadis mulai pukul 10.00 WIB dan dihadiri oleh jajaran tinggi Mabes Polri serta Polda Sumut. Turut hadir Karojakstra Stamina Polri Brigjen Pol Adex Yudiswan, S.JH., S.I.K., M.Si, Kombes Pol Imam Mughni, S.I.K, Kombes Pol Ronny Riantoko, S.I.K., M.M, AKBP Rico Fermi, S.H., S.I.K., M.Si, serta Karorena Polda Sumut Kombes Pol Adhy Fandy, S.I.K., S.H.

Baca Juga :  Plt Kajari Mandailing Natal Lantik Pejabat Eselon IV dan V, Tegaskan Komitmen Dukung Program Kajati Sumut

Selain jajaran kepolisian, hadir pula Kapolres Mandailing Natal, Kasat Reskrim, Kasat Intelkam, Kapolsek Muara Batang Gadis, Danramil 17 Natal, Camat Muara Batang Gadis, Kepala Desa Singkuang I dan II, serta para tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kunjungan tersebut, tim Mabes Polri meninjau langsung kondisi pasca-insiden dan mengevaluasi rencana pembangunan kembali kantor Polsek yang sebelumnya dibakar massa. Peninjauan ini menjadi bagian dari upaya Polri untuk memastikan kehadiran negara tetap kuat di wilayah hukum Kabupaten Mandailing Natal.

Usai peninjauan, sekitar pukul 11.00 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan silaturahmi Kapolres Mandailing Natal bersama tokoh masyarakat Kecamatan Muara Batang Gadis. Pertemuan ini berlangsung terbuka dan penuh keakraban, namun tetap membahas hal-hal serius terkait penegakan hukum dan keamanan pasca kejadian.

Baca Juga :  Peringatan Hari Jadi Kota Tanjungbalai Dilaksanakan Dengan Kesederhanaan Lewat Doa dan Dzikir Bersama, Mahyaruddin Tegaskan Hal Ini Adalah Bentuk Empati dan Peduli Bencana Sumut.

Dalam dialog, Ustad Adista selaku tokoh agama Kecamatan Muara Batang Gadis menyampaikan aspirasi masyarakat empat desa. Ia mengucapkan permohonan maaf atas insiden yang terjadi di Mapolsek dan berharap pelayanan kepolisian kepada masyarakat dapat berjalan lebih baik. Masyarakat juga meminta kejelasan terkait proses hukum dan berharap tidak ada lagi penangkapan lanjutan terhadap warga Desa Singkuang I dan II.

Baca Juga :  Tuan Guru Batak Prihatin Pernyataan Eks Ketua BEM UGM Diduga Hina Presiden Prabowo, Soroti Etika dan Moral Bangsa

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Mandailing Natal menegaskan bahwa Polri tetap profesional dan tidak akan tebang pilih dalam penegakan hukum.

“Kami sebagai aparat penegak hukum berhak melakukan upaya paksa, penggeledahan, maupun penyitaan sesuai prosedur. Ada atau tidaknya penangkapan, semua berdasar hukum dan konsekuensi dari perbuatan yang melanggar hukum,” tegas Kapolres.

Kapolres juga mengimbau agar masyarakat mendukung kepolisian dalam menjaga Kamtibmas yang kondusif di wilayah Kecamatan Muara Batang Gadis.

“Mari kita sama-sama ciptakan situasi aman dan tertib. Polri hadir untuk melindungi dan melayani, bukan untuk menakuti,” ujarnya menutup kegiatan.

Penulis : LBS86/ SP

Editor : REDAKSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jaksa Sahabat Pendidik Diluncurkan, Kajati Sumut Muhibuddin Siap Kawal Kepala Sekolah hingga PPK
Disorot Media, Pekerja Proyek Drainase Rp235,9 Juta Mendadak Lengkap APD: K3 atau Sekadar “Panggung Sandiwara”?
Laporan Penipuan Jual Beli Tanah Mandek di Polsek Medan Tembung, Korban Klaim Diminta Rp700 Ribu untuk Gelar Perkara
Tender SDA Sumut Rp30 Miliar Disorot: 19 Perusahaan Mendaftar, Hanya Satu Menawar, Status SBU Jadi Pertanyaan
Jelajah Wisata Budaya ke-4 di Medan: Rico Waas Dorong Destinasi Multikultur Jadi Penggerak Pariwisata dan Ekonomi
Haru Nurhayani Usai 8 Tahun Menanti, Rumah Hampir Rubuh Kini Jadi Hunian Layak
Rico Waas Pantau 111 Rumah Tak Layak Huni di Medan: Minta Rehab Tuntas dan Siap Dihuni
Diduga Bangun Perumahan Mewah Tanpa PBG, Proyek The Sasmaya Persatuan Tetap Jalan; Wali Kota Medan Diminta Bertindak Tegas
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:47 WIB

Jaksa Sahabat Pendidik Diluncurkan, Kajati Sumut Muhibuddin Siap Kawal Kepala Sekolah hingga PPK

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Disorot Media, Pekerja Proyek Drainase Rp235,9 Juta Mendadak Lengkap APD: K3 atau Sekadar “Panggung Sandiwara”?

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Laporan Penipuan Jual Beli Tanah Mandek di Polsek Medan Tembung, Korban Klaim Diminta Rp700 Ribu untuk Gelar Perkara

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Tender SDA Sumut Rp30 Miliar Disorot: 19 Perusahaan Mendaftar, Hanya Satu Menawar, Status SBU Jadi Pertanyaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:52 WIB

Jelajah Wisata Budaya ke-4 di Medan: Rico Waas Dorong Destinasi Multikultur Jadi Penggerak Pariwisata dan Ekonomi

Berita Terbaru