Jembatan Gang Damai Medan Roboh Diterjang Banjir, Akses Warga Lumpuh — Rico Waas Gandeng PT KAI Bangun Jalur Baru.

- Penulis

Jumat, 17 April 2026 - 22:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, LIBAS86.COM – Dampak banjir besar yang melanda Kota Medan kembali menyisakan persoalan serius pada infrastruktur. Jembatan perlintasan kereta api di Gang Damai, Kecamatan Medan Polonia, yang roboh sejak 2024 hingga kini belum sepenuhnya pulih, menyebabkan akses vital masyarakat terputus dan aktivitas warga terganggu.

Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, turun langsung ke lokasi pada Jumat (17/4/2026) guna memastikan percepatan penanganan. Ia menegaskan, kondisi jembatan Gang Damai Medan yang belum diperbaiki tidak boleh berlarut karena merupakan jalur utama penghubung antarwilayah sekaligus akses penting bagi pelajar menuju sekolah.

Baca Juga :  Proyek Drainase Gg. Rukun Medan Disorot: Klaim K3 Selalu Dijaga Berhadapan dengan Temuan Tim Investigasi di Lapangan

Jembatan eks perlintasan milik PT Kereta Api Indonesia tersebut merupakan peninggalan era kolonial Belanda yang dibangun pada rentang 1887 hingga 1915. Meski sudah tidak difungsikan sebagai jalur kereta api, jembatan ini selama bertahun-tahun menjadi urat nadi mobilitas warga, sehingga kerusakan yang terjadi berdampak langsung terhadap aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sejak jembatan Gang Damai roboh akibat banjir Medan 2024, warga terpaksa mencari jalur alternatif yang lebih jauh dan berisiko. Kondisi ini tidak hanya meningkatkan waktu tempuh, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran terkait keselamatan, khususnya bagi anak-anak sekolah yang setiap hari melintas.

Baca Juga :  Distribusi Perdana SPPG Polres Madina Diwarnai Surat Terima Kasih dari Siswi SD

Dalam peninjauan tersebut, Pemko Medan bersama PT KAI dan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) menyusun langkah strategis untuk pembangunan kembali akses penyeberangan. Fokus utama adalah menghadirkan infrastruktur yang lebih modern, aman, serta memiliki ketahanan terhadap potensi bencana di masa depan.

Baca Juga :  KPK OTT Bupati Langkat Syah Afandin, Dugaan Suap Proyek Dinas Pendidikan dan Perkim Jadi Sorotan

“Kami tidak ingin masyarakat terus terisolasi. Bersama PT KAI, kami siapkan solusi pembangunan akses baru yang lebih layak dan aman. Ini menjadi prioritas utama,” tegas Rico Waas.

Pemko Medan menargetkan pembangunan akses pengganti jembatan Gang Damai dapat segera direalisasikan guna memulihkan mobilitas warga. Selain itu, aspek keselamatan menjadi perhatian utama, terutama untuk menjamin keamanan pelajar dan masyarakat yang selama ini terdampak akibat terputusnya akses tersebut.

Penulis : LBS86/ REL

Editor : REDAKSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Laporan Penipuan Jual Beli Tanah Mandek di Polsek Medan Tembung, Korban Klaim Diminta Rp700 Ribu untuk Gelar Perkara
Tender SDA Sumut Rp30 Miliar Disorot: 19 Perusahaan Mendaftar, Hanya Satu Menawar, Status SBU Jadi Pertanyaan
Jelajah Wisata Budaya ke-4 di Medan: Rico Waas Dorong Destinasi Multikultur Jadi Penggerak Pariwisata dan Ekonomi
Haru Nurhayani Usai 8 Tahun Menanti, Rumah Hampir Rubuh Kini Jadi Hunian Layak
Rico Waas Pantau 111 Rumah Tak Layak Huni di Medan: Minta Rehab Tuntas dan Siap Dihuni
Diduga Bangun Perumahan Mewah Tanpa PBG, Proyek The Sasmaya Persatuan Tetap Jalan; Wali Kota Medan Diminta Bertindak Tegas
Satlantas Polres Asahan Intensifkan Blue Light Patrol di Jalinsum, Arus Lalin Malam Hari Dipastikan Aman dan Lancar
Video Dugaan Pungli Urus SIM Viral, Kasat Lantas Polres Binjai Tegas: “Calo Harus Diberantas, Jangan Ada Masyarakat Jadi Korban”
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Laporan Penipuan Jual Beli Tanah Mandek di Polsek Medan Tembung, Korban Klaim Diminta Rp700 Ribu untuk Gelar Perkara

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Tender SDA Sumut Rp30 Miliar Disorot: 19 Perusahaan Mendaftar, Hanya Satu Menawar, Status SBU Jadi Pertanyaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:52 WIB

Jelajah Wisata Budaya ke-4 di Medan: Rico Waas Dorong Destinasi Multikultur Jadi Penggerak Pariwisata dan Ekonomi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:30 WIB

Haru Nurhayani Usai 8 Tahun Menanti, Rumah Hampir Rubuh Kini Jadi Hunian Layak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:11 WIB

Rico Waas Pantau 111 Rumah Tak Layak Huni di Medan: Minta Rehab Tuntas dan Siap Dihuni

Berita Terbaru