Pemko Medan dan PT. BNCT Bersinergi Wujudkan Pembangunan Yang Berkelanjutan

- Penulis

Rabu, 22 Oktober 2025 - 17:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, LIBAS86.COM – Program CSR Tumbuh Bersama merupakan wujud nyata kepedulian dunia industri terhadap kehidupan sosial dan lingkungan sekitar. Sinergi yang terjalin dalam program ini menegaskan bahwa pembangunan yang berkelanjutan hanya dapat tercapai melalui sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat menghadiri Grand Lounching Program Keberlanjutan /CSR Tumbuh Bersama sekaligus Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Pemerintah dengan PT. Belawan New Container Terminal (BNCT), di Area Terminal A PT. BNCT, Jalan Gabion, Kec. Medan Belawan, Rabu (22/10/2025).

“Atas nama Pemko Medan, saya menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada PT. BNCT dan seluruh pihak yang terlibat. Kegiatan ini bukan sekadar penandatanganan dokumen melainkan langkah konkret dalam mewujudkan sinergi untuk pembangunan yang berkelanjutan. Semoga sinergi ini memberikan dampak nyata bagi masyarakat di Kecamatan Belawan dan seluruh warga Kota Medan,”kata Rico Waas.

Turut hadir dalam acara tersebut, Dankodaeral I Laksamana Muda TNI Deny Septiana, Kepala KSOP Utama Belawan Mukhlis Tohapaly, Direktur Utama PT.Pelabuhan Indonesia Arif Suhartono, CEO And Managing Director APAC Mr. Glen Hilton, Chief Financial Officer INA Mr. Edi Porwanto, dan President Director PT. BNCT Mr. Mohamed Suffian Bin Abdul Manaf.

Dalam sambutannya, Rico Waas menyatakan pembangunan yang berkelanjutan adalah kunci dalam mewujudkan masa depan Kota Medan yang lebih baik. Melalui program Tumbuh Bersama ini, terlihat bagaimana kegiatan korporasi tidak hanya memikirkan tentang profit atau keuntungan, namun juga memikirkan dampak sosial dan lingkungan secara berimbang.

Baca Juga :  Rico Waas Pantau 111 Rumah Tak Layak Huni di Medan: Minta Rehab Tuntas dan Siap Dihuni

“Kita dapat melihatnya dalam pelaksanaan proyek restorasi mangrove sebesar 22 hektar, pembangunan sekolah menengah pertama di Belawan, pusat kesehatan medis dan penyediaan ambulans, serta program pemberdayaan ekonomi nelayan di dua desa. Melalui proyek restorasi ini kita sedang menggambar sebuah masa depan yang lebih sehat, lebih cerdas, dan lebih sejahtera untuk masyarakat Belawan,”ujar Rico Waas.

Apalagi bilang Rico Waas, program ini juga sejalan dengan visi Pemko Medan yang menjadikan Medan sebagai kota yang bertuah, maju, dan berkelanjutan. Melalui misi pembangunan yang meliputi transformasi pendidikan, pelayanan kesehatan, keamanan, serta pemberdayaan sosial dan ekonomi.

Baca Juga :  Lembaga Peduli Suara Rakyat Desak Percepatan Proses Laporan Dugaan Keterlibatan Oknum TNI dalam Aktivitas PETI di Kecamatan Batang Natal

“Pemerintah terus berupaya menciptakan lingkungan yang ramah dan humanis dalam rencana program prioritas tahun 2025 – 2029. Kami telah berkomitmen untuk mengembangkan ruang terbuka hijau, mendorong digitalisasi pendidikan, serta membangun infrastruktur yang ramah lingkungan. Oleh karena itu, program CSR Tumbuh Bersama ini adalah bagian yang sangat relevan dengan arah pembangunan tersebut,”bilang Rico Waas.

Melalui program CSR Tumbuh Bersama ini, Rico Waas berharap semakin banyak perusahaan yang tergerak untuk turut berkontribusi dalam pembangunan Kota Medan yang lebih maju dan berkelanjutan.

“Kami hanya berharap usaha yang ada di Kota Medan ini bisa sedikit lebih peduli lagi terhadap masyarakat maupun lingkungan,”harap Rico Waas.

Penulis : RYANT GOBEL

Editor : REDAKSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jaksa Sahabat Pendidik Diluncurkan, Kajati Sumut Muhibuddin Siap Kawal Kepala Sekolah hingga PPK
Disorot Media, Pekerja Proyek Drainase Rp235,9 Juta Mendadak Lengkap APD: K3 atau Sekadar “Panggung Sandiwara”?
Laporan Penipuan Jual Beli Tanah Mandek di Polsek Medan Tembung, Korban Klaim Diminta Rp700 Ribu untuk Gelar Perkara
Tender SDA Sumut Rp30 Miliar Disorot: 19 Perusahaan Mendaftar, Hanya Satu Menawar, Status SBU Jadi Pertanyaan
Jelajah Wisata Budaya ke-4 di Medan: Rico Waas Dorong Destinasi Multikultur Jadi Penggerak Pariwisata dan Ekonomi
Haru Nurhayani Usai 8 Tahun Menanti, Rumah Hampir Rubuh Kini Jadi Hunian Layak
Rico Waas Pantau 111 Rumah Tak Layak Huni di Medan: Minta Rehab Tuntas dan Siap Dihuni
Diduga Bangun Perumahan Mewah Tanpa PBG, Proyek The Sasmaya Persatuan Tetap Jalan; Wali Kota Medan Diminta Bertindak Tegas
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:47 WIB

Jaksa Sahabat Pendidik Diluncurkan, Kajati Sumut Muhibuddin Siap Kawal Kepala Sekolah hingga PPK

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Disorot Media, Pekerja Proyek Drainase Rp235,9 Juta Mendadak Lengkap APD: K3 atau Sekadar “Panggung Sandiwara”?

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Laporan Penipuan Jual Beli Tanah Mandek di Polsek Medan Tembung, Korban Klaim Diminta Rp700 Ribu untuk Gelar Perkara

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Tender SDA Sumut Rp30 Miliar Disorot: 19 Perusahaan Mendaftar, Hanya Satu Menawar, Status SBU Jadi Pertanyaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:52 WIB

Jelajah Wisata Budaya ke-4 di Medan: Rico Waas Dorong Destinasi Multikultur Jadi Penggerak Pariwisata dan Ekonomi

Berita Terbaru