Pergantian Anggota Paskibraka Kota Binjai Disorot, Kesbangpol Tegaskan Bukan Diskriminasi

- Penulis

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah anggota Paskibraka Kota Binjai bersama pembina saat mengikuti kegiatan persiapan menjelang pelaksanaan upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Pergantian anggota Paskibraka Kota Binjai menjadi sorotan dan mendapat penjelasan dari pihak Kesbangpol terkait proses penilaian dan pemeriksaan kesehatan peserta.

BINJAI, LIBAS86.COM — Pergantian anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Binjai menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi perhatian publik. Pemerintah Kota Binjai melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menegaskan bahwa perubahan komposisi anggota tersebut bukan dilakukan karena faktor diskriminasi, melainkan berdasarkan hasil penilaian dan pemeriksaan kesehatan peserta.

Baca Juga :  Kuasa Hukum Ongku Parmohonan Harahap Resmi Laporkan Kasat Reskrim dan Kanit Tipidter Polres Tapanuli Selatan ke Propam Polda Sumut

Kepala Kesbangpol Kota Binjai, Drs. Ruslianto, M.Pd., menjelaskan bahwa proses penentuan anggota Paskibraka harus mengikuti ketentuan dan hasil tahapan seleksi yang telah ditetapkan. Penilaian kesehatan menjadi salah satu aspek penting karena para anggota Paskibraka dituntut memiliki kesiapan fisik dan mental untuk menjalankan tugas kenegaraan pada momentum peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pergantian tersebut menjadi sorotan karena Paskibraka bukan sekadar bagian dari seremoni pengibaran bendera, tetapi merupakan program pembinaan generasi muda yang menanamkan disiplin, nasionalisme, tanggung jawab dan karakter kebangsaan. Secara nasional, proses seleksi Paskibraka 2026 juga menempatkan aspek kesehatan, kemampuan, serta kesiapan peserta sebagai bagian dari tahapan penting sebelum seseorang ditetapkan sebagai anggota Paskibraka.

Baca Juga :  Wali Kota Mahyaruddin Salim Lantik 13 Pejabat Administrator dan 11 Pejabat Pengawas di Lingkungan Pemko Tanjungbalai 

Dalam pelaksanaannya, proses seleksi Paskibraka memang mencakup sejumlah tahapan, mulai dari administrasi, wawasan kebangsaan, pemeriksaan kesehatan, postur, kesamaptaan, Peraturan Baris-Berbaris (PBB), hingga penilaian kepribadian dan wawancara. Pola tersebut juga diterapkan di berbagai daerah sebagai bagian dari upaya memastikan peserta yang terpilih benar-benar memenuhi standar yang telah ditentukan.

Kesbangpol Kota Binjai pada prinsipnya menekankan bahwa keputusan terkait pergantian anggota harus ditempatkan dalam kerangka objektivitas hasil seleksi. Penjelasan tersebut penting agar tidak muncul persepsi bahwa pergantian peserta dilakukan berdasarkan latar belakang pribadi, identitas maupun faktor di luar parameter seleksi. Transparansi mengenai dasar penilaian juga menjadi bagian penting untuk menjaga kepercayaan peserta, orang tua, sekolah dan masyarakat.

Baca Juga :  Kejati Sumut Perkuat Peran Penegakan Hukum Humanis, DPD Demokrat Sumut Datang Audiensi Bangun Sinergi Strategis

Dengan demikian, polemik pergantian anggota Paskibraka Kota Binjai diharapkan dapat dilihat secara proporsional berdasarkan fakta dan mekanisme seleksi yang berlaku. Paskibraka merupakan representasi generasi muda dalam momentum sakral peringatan Kemerdekaan RI, sehingga proses penetapannya harus menjunjung prinsip objektivitas, profesionalitas, kesehatan, kedisiplinan dan integritas agar para pelajar yang dipercaya mengemban tugas tersebut benar-benar siap menjalankan amanah negara.

Penulis : LBS86/ REL

Editor : REDAKSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Bunda Yin Menang Telak, 70 Persen Suara Antar Pimpin WALUBI Sumut 2026–2031
2.788 Pohon Terdampak BRT Mebidang, 61.170 Pohon Pengganti Ditanam di Medan
PP GPA Desak Jaksa Agung Transparan Bongkar Asal-usul Emas 74 Kg dan Uang Rp476 Miliar dalam Kasus Febrie Adriansyah
PROLANIS Puskesmas Mustikasari Dampingi 35 Pasien Hipertensi dan Diabetes, Sehat Tak Cukup Hanya Saat Sakit
Plt Kadisnaker Medan Ramadan: IPSM Harus Hadir dan Berdampak Nyata bagi Warga
Dua Periode Memimpin Satgas GM FKPPI Sumut, Dedi Rizaldi Buktikan Loyalitas Dibalas Kepercayaan
LBH Medan Duga Kematian Winda Lorenza Gowasa Bukan Bunuh Diri, Desak Kapolda Sumut Ambil Alih Penanganan Kasus
Wali Kota Tanjungbalai Gandeng BPN Sumut Percepat NPGT dan Sertifikasi Aset Daerah, Pulau-Pulau Milik Pemko Ditata Ulang
Berita ini 0 kali dibaca
Pergantian anggota Paskibraka Kota Binjai menjelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi sorotan. Kesbangpol Kota Binjai menegaskan pergantian tersebut berkaitan dengan hasil penilaian dan pemeriksaan kesehatan peserta, bukan karena diskriminasi.

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:09 WIB

Bunda Yin Menang Telak, 70 Persen Suara Antar Pimpin WALUBI Sumut 2026–2031

Selasa, 11 Agustus 2026 - 18:45 WIB

2.788 Pohon Terdampak BRT Mebidang, 61.170 Pohon Pengganti Ditanam di Medan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 13:21 WIB

Pergantian Anggota Paskibraka Kota Binjai Disorot, Kesbangpol Tegaskan Bukan Diskriminasi

Selasa, 11 Agustus 2026 - 10:12 WIB

PP GPA Desak Jaksa Agung Transparan Bongkar Asal-usul Emas 74 Kg dan Uang Rp476 Miliar dalam Kasus Febrie Adriansyah

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:25 WIB

PROLANIS Puskesmas Mustikasari Dampingi 35 Pasien Hipertensi dan Diabetes, Sehat Tak Cukup Hanya Saat Sakit

Berita Terbaru