TNI Amankan Enam Ekskavator PETI di Batang Natal Pasca Operasi Polda Sumatera Utara

- Penulis

Rabu, 4 Maret 2026 - 21:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MADINA, LIBAS86.COM – Penegakan hukum terhadap aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) terus berlanjut secara terkoordinasi. Setelah operasi gabungan yang dilaksanakan Polda Sumatera Utara pada Senin (2/3/2026), aparat kembali melakukan penindakan di wilayah Pantai Barat.

Dalam operasi sebelumnya di kawasan Sungai Batang Gadis, perbatasan Tapanuli Selatan–Mandailing Natal, petugas berhasil mengamankan 12 unit alat berat jenis ekskavator dan 17 orang di lokasi tambang ilegal. Sejumlah barang bukti turut disita, antara lain bahan bakar minyak, perangkat komunikasi satelit (Starlink), serta mesin genset. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, satu titik tambang diperkirakan mampu menghasilkan sekitar 100 gram emas per hari.

Baca Juga :  Kapolda Sumut Pastikan Pemulihan Polsek Muara Batang Gadis Berjalan Optimal serta Keamanan Masyarakat Tetap Kondusif

Operasi tersebut turut dihadiri Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Yon Edi Winara, S.H., S.I.K., M.H., dan Kapolres Mandailing Natal AKBP Bagus Priandy, S.I.K., M.Si., sebagai bentuk sinergi penegakan hukum lintas wilayah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, berdasarkan informasi yang dihimpun awak media pada Rabu dini hari (4/3/2026), TNI kembali melakukan operasi di Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal. Penindakan dilakukan atas laporan masyarakat terkait maraknya aktivitas tambang ilegal yang berpotensi merusak lingkungan.

Baca Juga :  Maut di Lubang PETI Batang Natal, Dua Pekerja Tewas Tertimbun, Penyelidikan Berlanjut

Mayor Kav Boston Siregar selaku Pasi Intel Komando Resor Militer 023/Kawal Samudera (Korem 023/KS)  menegaskan bahwa penertiban tersebut merupakan bagian dari komitmen aparat dalam menjaga kelestarian alam.

“Penertiban ini merupakan bagian dari langkah tegas aparat dalam menjaga kelestarian lingkungan dan menindak aktivitas tambang ilegal yang dinilai berisiko tinggi terhadap kerusakan alam,” ujar Mayor Kav Boston Siregar kepada awak media.

Dalam operasi tersebut, tim mengamankan enam unit ekskavator yang sedang beroperasi di aliran sungai dan kawasan perbukitan. Selain itu, enam orang yang diduga terlibat dalam aktivitas PETI turut diamankan, masing-masing berinisial AA, IN, ES, SN, NP, dan AR.

Baca Juga :  Bawaslu Madina Raih Penghargaan dari KIP Sumut Kategori Penyelenggara Pemilu Informatif 

Para terduga pelaku saat ini menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk kepentingan penyidikan, termasuk pendalaman terhadap kemungkinan keterlibatan pihak lain yang diduga sebagai pemodal atau pengendali kegiatan.

Rangkaian operasi ini menegaskan komitmen aparat dalam menekan praktik pertambangan ilegal di Mandailing Natal. Selain penegakan hukum, langkah tersebut juga bertujuan menjaga kelestarian ekosistem sungai serta mencegah risiko bencana lingkungan akibat aktivitas tambang liar di wilayah Pantai Barat.

Penulis : LBS86/SP

Editor : REDAKSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Soroti Pengadaan PIN DPRD Tapsel Rp267 Juta, Mahasiswa Demo ke Kejari dan Polres
Kadispora Medan Lepas Smartfren Fun Run 2026, Car Free Day dan UMKM Lokal Ramaikan Lapangan Merdeka.
Kejari Medan Tolak Izin Pelantikan FORWAKA, Pernyataan Kasi Intel Picu Sorotan Regulasi dan Transparansi
Zakiyuddin Harahap Dorong Perlindungan Ojol di Medan: PKH Daerah, UHC, hingga Jaminan Kecelakaan Diperkuat
Muhammad Zulfahri Tanjung Desak Usut Tuntas Dugaan Kredit Fiktif di Bank Rakyat Indonesia Unit Cemara.
PWI dan JMSI Sumut Apresiasi Kinerja Kajati Harli Siregar: Prestasi Gemilang, Penegakan Hukum Makin Tajam.
Kejari Gunungsitoli Bantah Isu “Kotak-kotakan” Wartawan, Forwaka Tegaskan Pertemuan Hanya Bahas Pelantikan.
Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim Lantik 11 Pejabat Eselon II, Tegaskan Reformasi Birokrasi dan Percepatan Visi Tanjungbalai EMAS.
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 14:03 WIB

Soroti Pengadaan PIN DPRD Tapsel Rp267 Juta, Mahasiswa Demo ke Kejari dan Polres

Minggu, 19 April 2026 - 11:37 WIB

Kadispora Medan Lepas Smartfren Fun Run 2026, Car Free Day dan UMKM Lokal Ramaikan Lapangan Merdeka.

Sabtu, 18 April 2026 - 21:34 WIB

Kejari Medan Tolak Izin Pelantikan FORWAKA, Pernyataan Kasi Intel Picu Sorotan Regulasi dan Transparansi

Sabtu, 18 April 2026 - 20:53 WIB

Zakiyuddin Harahap Dorong Perlindungan Ojol di Medan: PKH Daerah, UHC, hingga Jaminan Kecelakaan Diperkuat

Sabtu, 18 April 2026 - 14:28 WIB

Muhammad Zulfahri Tanjung Desak Usut Tuntas Dugaan Kredit Fiktif di Bank Rakyat Indonesia Unit Cemara.

Berita Terbaru