Festival Fokus Pemulihan 2026 Sukses Digelar, Direktur FOKUS Rehabilitasi Narkotika Indonesia Sumut Miftah Fariz Boli Malakala Raih Apresiasi DPC GANN Medan

- Penulis

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, LIBAS86.COM – Komitmen dalam memperkuat gerakan pencegahan penyalahgunaan narkotika melalui pendekatan edukatif dan kreatif kembali ditunjukkan FOKUS Rehabilitasi Narkotika Indonesia. Dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026, lembaga tersebut sukses menyelenggarakan Festival Fokus Pemulihan 2026 yang diikuti peserta dari berbagai wilayah di Sumatera Utara hingga Pulau Jawa. Kegiatan ini menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk menunjukkan bakat sekaligus menyuarakan semangat Indonesia bebas narkoba.

Festival yang mengusung tema “Menuntun Langkah Mengukir Masa Depan” menghadirkan sejumlah kategori perlombaan, yakni vocal solo, modern dance, dan pidato/penyuluhan antinarkoba. Proses pendaftaran dan pengumpulan video berlangsung pada 18–30 Juni 2026, dilanjutkan pengumuman 10 besar pada 12 Juli 2026, serta babak final yang digelar pada hari yang sama. Tingginya antusiasme peserta menjadi bukti bahwa kampanye pencegahan narkotika dapat dikemas secara kreatif dan mampu menjangkau berbagai kalangan.

Baca Juga :  FORWAKA Medan Perkuat Sinergi dengan DKP3, Kepala Dinas Ahmad Untung Lubis Dukung Transparansi Program Ketahanan Pangan

Direktur FOKUS Rehabilitasi Narkotika Indonesia Sumatera Utara, Miftah Fariz Boli Malakala, menyampaikan bahwa Festival Fokus Pemulihan merupakan bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, agar menjauhi penyalahgunaan narkotika melalui kegiatan yang produktif, inspiratif, dan edukatif. Menurutnya, pelibatan anak muda dalam gerakan antinarkoba menjadi investasi penting untuk menciptakan generasi yang sehat, berprestasi, dan berdaya saing.

Kesuksesan penyelenggaraan festival ini juga tidak terlepas dari peran Brand Ambassador Putra Putri Pemulihan, Queena Rexa Somela, yang dipercaya sebagai panitia pelaksana. Pelajar SMA Negeri 1 Medan (SMANSA Medan) yang akrab disapa Queen tersebut dinilai mampu menggerakkan partisipasi generasi muda dalam kegiatan sosial yang bermanfaat. Bahkan, Queen telah merencanakan penyelenggaraan kompetisi serupa dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai lanjutan kampanye kreatif antinarkoba.

Apresiasi tinggi disampaikan Bendahara DPC Gerakan Anti Narkotika Nasional (GANN) Kota Medan, Fery Situmeang, SE, kepada Direktur FOKUS Rehabilitasi Narkotika Indonesia, Miftah Fariz Boli Malakala, atas dedikasi dan konsistensinya dalam mendukung upaya pencegahan serta penanggulangan penyalahgunaan narkotika di Sumatera Utara. Menurut Fery, keterlibatan Generasi Z melalui kegiatan seni, budaya, dan edukasi merupakan langkah strategis dalam membangun kesadaran kolektif terhadap bahaya narkotika sekaligus menciptakan ruang positif bagi pengembangan potensi generasi muda.

Baca Juga :  FORMABA Peduli Layangkan 8 Tuntutan Keras, Pemerintah Kecamatan Batahan Diminta Bertindak Nyata

Melalui Festival Fokus Pemulihan 2026, FOKUS Rehabilitasi Narkotika Indonesia berharap kolaborasi antara masyarakat, komunitas, lembaga pendidikan, dan organisasi kepemudaan semakin kuat dalam mendukung implementasi kebijakan pencegahan penyalahgunaan narkotika sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Kegiatan ini diharapkan menjadi agenda berkelanjutan yang mampu melahirkan duta-duta muda antinarkoba sekaligus memperkuat budaya hidup sehat, produktif, dan bebas narkoba di Indonesia.

Penulis : LBS86/ RPS

Editor : REDAKSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Disorot Media, Pekerja Proyek Drainase Rp235,9 Juta Mendadak Lengkap APD: K3 atau Sekadar “Panggung Sandiwara”?
Laporan Penipuan Jual Beli Tanah Mandek di Polsek Medan Tembung, Korban Klaim Diminta Rp700 Ribu untuk Gelar Perkara
Tender SDA Sumut Rp30 Miliar Disorot: 19 Perusahaan Mendaftar, Hanya Satu Menawar, Status SBU Jadi Pertanyaan
Jelajah Wisata Budaya ke-4 di Medan: Rico Waas Dorong Destinasi Multikultur Jadi Penggerak Pariwisata dan Ekonomi
Haru Nurhayani Usai 8 Tahun Menanti, Rumah Hampir Rubuh Kini Jadi Hunian Layak
Rico Waas Pantau 111 Rumah Tak Layak Huni di Medan: Minta Rehab Tuntas dan Siap Dihuni
Diduga Bangun Perumahan Mewah Tanpa PBG, Proyek The Sasmaya Persatuan Tetap Jalan; Wali Kota Medan Diminta Bertindak Tegas
Satlantas Polres Asahan Intensifkan Blue Light Patrol di Jalinsum, Arus Lalin Malam Hari Dipastikan Aman dan Lancar
Berita ini 0 kali dibaca
Festival Fokus Pemulihan 2026 menjadi bukti bahwa edukasi pencegahan narkotika dapat dikemas secara kreatif melalui seni, budaya, dan kompetisi yang melibatkan generasi muda. Kegiatan ini memperkuat kolaborasi berbagai elemen masyarakat dalam mendukung Indonesia yang sehat, produktif, dan bebas narkoba.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Disorot Media, Pekerja Proyek Drainase Rp235,9 Juta Mendadak Lengkap APD: K3 atau Sekadar “Panggung Sandiwara”?

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Laporan Penipuan Jual Beli Tanah Mandek di Polsek Medan Tembung, Korban Klaim Diminta Rp700 Ribu untuk Gelar Perkara

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Tender SDA Sumut Rp30 Miliar Disorot: 19 Perusahaan Mendaftar, Hanya Satu Menawar, Status SBU Jadi Pertanyaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:52 WIB

Jelajah Wisata Budaya ke-4 di Medan: Rico Waas Dorong Destinasi Multikultur Jadi Penggerak Pariwisata dan Ekonomi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:30 WIB

Haru Nurhayani Usai 8 Tahun Menanti, Rumah Hampir Rubuh Kini Jadi Hunian Layak

Berita Terbaru