Medan Utara “Mosi Tidak Percaya” Pemko Medan: Gagal Bangun, Rakyat Minta Dicabut dan Dijadikan DOB

- Penulis

Rabu, 7 Januari 2026 - 01:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, LIBAS86.COM – Gelombang perlawanan warga Medan Utara terhadap Pemerintah Kota Medan kian menguat. Masyarakat dari Kecamatan Medan Marelan, Medan Deli, Medan Labuhan, dan Medan Belawan secara terbuka menyatakan “mosi tidak percaya” terhadap kepemimpinan Pemko Medan yang dinilai gagal mewujudkan keadilan pembangunan. Warga mendesak Pemerintah Pusat mencabut kewenangan pengelolaan wilayah tersebut dan membentuk Daerah Otonom Baru (DOB).

Ultimatum keras itu disampaikan dalam forum silaturahmi masyarakat lintas elemen bersama Tokoh Masyarakat Sumatera Utara, H Syarifudin Siba SH MHum, Senin (6/1/2026), di Medan Marelan. Forum tersebut menjadi penegasan bahwa ketimpangan pembangunan di Medan Utara bukan lagi isu teknis, melainkan krisis tata kelola yang berlangsung puluhan tahun tanpa koreksi berarti dari Pemko Medan.

Baca Juga :  Bapenda Medan Pastikan Insentif Kepling Tetap Dibayar, Terkendala Target PBB Triwulan I Belum Tercapai

Bendahara Ikatan Pelajar dan Mahasiswa Deli (IPMD), H Zulkifli Sunara, menyebut kegagalan Pemko Medan paling nyata terlihat saat bencana banjir berulang sejak November 2025. “Negara absen. Bantuan hampir tidak ada. Warga dipaksa bertahan dengan solidaritas sesama. Jika ini yang disebut pelayanan, maka Medan Utara tidak lagi layak dikelola dari Balai Kota,” tegasnya.

Sekretaris LPM Medan Marelan, Andi Emsa, menilai luas wilayah administrasi Kota Medan menjadi dalih klasik yang justru menguatkan alasan pemekaran. Dengan 21 kecamatan yang harus dilayani, Medan Utara disebut selalu terpinggirkan dari prioritas pembangunan. “Jika Pemko Medan tak sanggup mengurus wilayahnya sendiri, maka jalan konstitusionalnya jelas: bentuk daerah baru agar rakyat tak terus jadi korban,” ujarnya.

Tokoh masyarakat Sumut H Syarifudin Siba menegaskan bahwa tuntutan DOB bukan ancaman politik, melainkan sinyal darurat tata kelola. Ia mengungkapkan telah menyiapkan konsep pembangunan kawasan pesisir berbasis Wisata Maritim Pantai Timur Sumatera Utara yang selama ini gagal ditangkap Pemko Medan. Menurutnya, Medan Utara memiliki posisi strategis nasional yang tak boleh terus dikorbankan oleh ketimpangan kebijakan.

Baca Juga :  Rico Waas Lantik Empat Pejabat Tinggi Pratama Pemko Medan, Tekankan Integritas dan Pelayanan Publik

Forum tersebut menyepakati langkah konsolidasi lanjutan berupa penyusunan kajian akademik dan peta jalan pemekaran Medan Utara untuk diajukan ke Pemerintah Pusat dan DPR RI. Masyarakat menegaskan, jika Pemko Medan tetap menutup mata dan tak menunjukkan perubahan kebijakan yang nyata, maka perjuangan pembentukan Daerah Otonom Baru akan digerakkan secara nasional hingga tuntas.

Penulis : LBS86/ TIM

Editor : REDAKSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jaksa Sahabat Pendidik Diluncurkan, Kajati Sumut Muhibuddin Siap Kawal Kepala Sekolah hingga PPK
Disorot Media, Pekerja Proyek Drainase Rp235,9 Juta Mendadak Lengkap APD: K3 atau Sekadar “Panggung Sandiwara”?
Laporan Penipuan Jual Beli Tanah Mandek di Polsek Medan Tembung, Korban Klaim Diminta Rp700 Ribu untuk Gelar Perkara
Tender SDA Sumut Rp30 Miliar Disorot: 19 Perusahaan Mendaftar, Hanya Satu Menawar, Status SBU Jadi Pertanyaan
Jelajah Wisata Budaya ke-4 di Medan: Rico Waas Dorong Destinasi Multikultur Jadi Penggerak Pariwisata dan Ekonomi
Haru Nurhayani Usai 8 Tahun Menanti, Rumah Hampir Rubuh Kini Jadi Hunian Layak
Rico Waas Pantau 111 Rumah Tak Layak Huni di Medan: Minta Rehab Tuntas dan Siap Dihuni
Diduga Bangun Perumahan Mewah Tanpa PBG, Proyek The Sasmaya Persatuan Tetap Jalan; Wali Kota Medan Diminta Bertindak Tegas
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:47 WIB

Jaksa Sahabat Pendidik Diluncurkan, Kajati Sumut Muhibuddin Siap Kawal Kepala Sekolah hingga PPK

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Disorot Media, Pekerja Proyek Drainase Rp235,9 Juta Mendadak Lengkap APD: K3 atau Sekadar “Panggung Sandiwara”?

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Laporan Penipuan Jual Beli Tanah Mandek di Polsek Medan Tembung, Korban Klaim Diminta Rp700 Ribu untuk Gelar Perkara

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Tender SDA Sumut Rp30 Miliar Disorot: 19 Perusahaan Mendaftar, Hanya Satu Menawar, Status SBU Jadi Pertanyaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:52 WIB

Jelajah Wisata Budaya ke-4 di Medan: Rico Waas Dorong Destinasi Multikultur Jadi Penggerak Pariwisata dan Ekonomi

Berita Terbaru