Babak Baru Penguatan Ekonomi Kerakyatan, Rico Waas Lakukan Ground breaking Koperasi Kelurahan Merah Putih.

- Penulis

Kamis, 18 Desember 2025 - 20:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, LIBAS86.COM – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas secara resmi melakukan peletakan batu pertama (ground breaking) pembangunan Koperasi Kelurahan Merah Putih ( KKMP ) Kota Medan di jalan Lizardi Putra, Kelurahan Tanjung Selamat, Kecamatan Medan Tuntungan, Kamis (18/12/25). Selain menjadi penanda dimulainya pembangunan koperasi berbasis kelurahan yang ditargetkan hadir di seluruh wilayah Kota Medan, Pembangunan KKMP ini juga penanda dimulainya babak baru penguatan ekonomi kerakyatan yang tumbuh dari masyarakat dan untuk masyarakat.

Ground breaking ini dilakukan Rico Waas bersama Dandim 0201/ Medan Kolonel Inf M. Radhi Rusin dan Wakapolrestabes Medan AKBP Rudi Silaen. Hadir dalam kegiatan tersebut, Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman, Plt Kadis UKM Koperasi Perindag, Citra Effendi Capah dan para pengurus KKMP.

Dalam sambutannya, Rico Waas menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan tersebut dan menegaskan bahwa koperasi menjadi wadah gotong royong untuk membangun ekonomi yang berkelanjutan.

“Alhamdulillah, hari ini kita memulai sebuah sejarah baru. Peletakan batu pertama Koperasi Kelurahan Merah Putih ini adalah harapan besar kita semua agar niat baik Presiden tentang ekonomi kerakyatan benar-benar terbangun sampai ke pelosok,” Kata Rico Waas.

Dijelaskan Rico Waas, secara nasional pemerintah menargetkan terbentuknya 80 ribu koperasi kelurahan. Untuk Kota Medan sendiri, target yang diberikan adalah 151 koperasi, atau satu koperasi di setiap kelurahan.

“Ekonomi tidak boleh hanya dikuasai segelintir orang. Dengan hadirnya Koperasi Kelurahan Merah Putih kita ingin ekonomi itu berjalan bersama-sama, bergandengan tangan antara pemerintah dan masyarakat”, jelas Rico Waas.

Ditambahkan Rico Waas, kehadiran KKMP merupakan bagian dari program nasional yang memiliki dampak luas, sejalan dengan program-program strategis pemerintah seperti sekolah rakyat dan Makan Bergizi Gratis (MBG). Oleh karena itu KKMP juga diharapkan mampu mendukung berbagai program nasional seperti Sekolah Rakyat dan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang akan menciptakan efek berganda bagi perekonomian masyarakat.

Baca Juga :  Sinergi APH Madina, Plt Kajari Apresiasi Kinerja Ketua PN Mandailing Natal

“Dengan kebutuhan pangan yang besar, otomatis kita butuh suplai. Harapannya, koperasi Merah Putih ini ikut menjadi penggerak ekonomi dan penopang kebutuhan tersebut,” ujar Rico Waas.

Menurut Rico Waas, keberhasilan KKMP bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan peran aktif seluruh masyarakat.

“Keberhasilan koperasi Merah Putih ini bukan pemerintah Kota Medan saja, tapi kita semuanya. Masyarakat Kota Medan harus ikut menggerakkan, mempromosikan, dan memanfaatkan koperasi ini,” ucap Rico Waas.

Rico Waas pun optimistis, dengan semangat gotong royong dan kebersamaan, koperasi akan melahirkan pengusaha-pengusaha baru dan memperkuat ketahanan ekonomi daerah.

“Kuatnya kita bukan sendiri-sendiri, tapi bersama-sama. Dari pemerintah dengan masyarakat, bergandengan tangan. Inilah makna dari koperasi Merah Putih,” katanya.

Baca Juga :  Pemko Medan Adakan Job Fair Besar-Besaran, Komitmen Rico Waas Atasi Permasalahan Lapangan Pekerjaan

Sebelumnya, Plt Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kota Medan, Citra Effendi Capah, melaporkan bahwa pembangunan Gerai Koperasi Kelurahan Merah Putih merupakan tindak lanjut Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025 tentang percepatan pembangunan fisik koperasi desa dan kelurahan.hingga saat ini telah terbentuk 151 Koperasi Kelurahan Merah Putih di Kota Medan, sejalan dengan jumlah kelurahan yang ada.

“Koperasi Kelurahan Merah Putih ini merupakan instrumen strategis Pemko Medan untuk memperkuat kelembagaan ekonomi masyarakat di tingkat kelurahan. Pembangunan KKMP ini bertujuan agar koperasi dapat beroperasi secara nyata, produktif, dan berkelanjutan”, jelasnya

Dijelaskan Citra Effendi Capah, Gerai Koperasi yang dibangun berukuran 20 x 30 meter dan dikerjakan oleh PT Agrinas bersama Kodim 0201/Medan.

Selanjutnya dalam kegiatan tersebut, Rico Waas bersama Dandim 0201/ Medan dan Wakapolrestabes Medan, menyerahkan secara simbolis Akta pendirian Koperasi kepada pengurus KKMP di Kota Medan.

Penulis : LBS86/ RG

Editor : REDAKSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Calon Penumpang KM Kelud Meninggal di Pelabuhan Belawan, Pelindo Regional 1 Sampaikan Duka Mendalam
Forwaka Dairi Gandeng Kantor Hukum Jetra-Ira & Rekan, Perkuat Perlindungan Hukum Wartawan Saat Bertugas
Propam Mabes Polri Gelar Gaktibplin Senpi di Polres Madina, Tekankan Disiplin Personel
Laskar Prabowo 08 Sumut Apresiasi Satlantas Polrestabes Medan, Dinilai Humanis dan Responsif Layani Masyarakat
Ruko CBD Helvetia Tanpa PBG, Proses SHGB Eks HGU PTPN 2 Diminta Diusut
Realisasi PAD Medan Capai 19,91 Persen, Rico Waas Genjot Pajak Daerah dan Tunggakan PBB
DPC GANN Kota Medan Jalin Sinergi dengan LLDIKTI Wilayah I, Dorong Kampus Bersih Narkoba
LSM Kebenaran Keadilan Geruduk Polda Sumut, Desak Oknum Jaksa Penodong Senpi Segera Diproses Hukum
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 11:58 WIB

Calon Penumpang KM Kelud Meninggal di Pelabuhan Belawan, Pelindo Regional 1 Sampaikan Duka Mendalam

Kamis, 16 April 2026 - 16:53 WIB

Forwaka Dairi Gandeng Kantor Hukum Jetra-Ira & Rekan, Perkuat Perlindungan Hukum Wartawan Saat Bertugas

Kamis, 16 April 2026 - 15:27 WIB

Propam Mabes Polri Gelar Gaktibplin Senpi di Polres Madina, Tekankan Disiplin Personel

Kamis, 16 April 2026 - 14:44 WIB

Laskar Prabowo 08 Sumut Apresiasi Satlantas Polrestabes Medan, Dinilai Humanis dan Responsif Layani Masyarakat

Kamis, 16 April 2026 - 13:05 WIB

Ruko CBD Helvetia Tanpa PBG, Proses SHGB Eks HGU PTPN 2 Diminta Diusut

Berita Terbaru