Realisasi PAD Medan Capai 19,91 Persen, Rico Waas Genjot Pajak Daerah dan Tunggakan PBB

- Penulis

Rabu, 15 April 2026 - 22:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, LIBAS86.COM — Pemerintah Kota Medan mencatat capaian positif Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun Anggaran 2026. Hingga pertengahan April, realisasi PAD telah mencapai 19,91 persen atau sebesar Rp757,46 miliar dari target tahunan Rp3,80 triliun. Capaian ini menjadi sinyal optimisme terhadap kinerja fiskal daerah di awal kuartal kedua.

Capaian tersebut terungkap dalam rapat kerja evaluasi realisasi penerimaan PAD yang dipimpin Wali Kota Rico Tri Putra Bayu Waas di kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Rabu (15/4/2026). Dalam rapat itu, Rico menilai realisasi penerimaan pajak daerah sejauh ini masih berada dalam jalur yang baik, namun seluruh jajaran diminta tidak cepat berpuas diri.

Baca Juga :  AKTA Soroti Dugaan Izin Oknum F di Stadion Teladan, Minta Wali Kota Rico Waas Tak Dijadikan Sasaran Opini Negatif

Menurut Rico, capaian saat ini bukan alasan untuk melonggarkan kinerja. Ia menegaskan, optimalisasi pendapatan daerah harus terus dipacu agar target tahunan dapat tercapai. Apalagi, sebagian capaian awal tahun juga dipengaruhi faktor eksternal, termasuk dana transfer serta relaksasi kebijakan fiskal yang mendukung stabilitas penerimaan daerah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Kepala Bapenda M. Agha Novrian memaparkan bahwa target pajak daerah tahun ini mencapai Rp3,64 triliun, dengan realisasi hingga 14 April sebesar Rp735,67 miliar atau setara 20,16 persen. Di sisi lain, sektor retribusi daerah baru terealisasi Rp21,78 miliar dari target Rp154,31 miliar, atau sekitar 14,12 persen, sehingga masih membutuhkan percepatan.

Baca Juga :  Pemko Medan Dukung Tani Merdeka Indonesia Kembangkan Pertanian Modern di Perkotaan

Dalam evaluasi tersebut, Rico memberi perhatian serius terhadap rendahnya capaian Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Ia meminta Bapenda segera memetakan wajib pajak yang menunggak, khususnya tunggakan bernilai besar, agar langkah penagihan bisa dilakukan lebih cepat dan terukur. Selain itu, potensi pajak reklame juga diminta untuk dioptimalkan melalui pendataan ulang dan penertiban wajib pajak yang belum patuh.

Baca Juga :  Silaturahmi ke Kanwil DJP Sumut I, Wakil Wali Kota Medan Dorong Sinergi Pajak untuk Percepat Pembangunan

Rico juga mengapresiasi tren positif sektor pajak restoran dan perhotelan. Ia mendorong percepatan digitalisasi pembayaran melalui sistem QRIS guna meningkatkan transparansi, akurasi, dan efisiensi penerimaan daerah. Menurutnya, sinkronisasi antara pelaporan manual dan sistem digital menjadi langkah penting agar kebocoran PAD dapat ditekan, sekaligus memperkuat fondasi fiskal Medan ke depan.

Penulis : LBS86/ REL

Editor : REDAKSI

Sumber Berita: PEMKO MEDAN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Revitalisasi Rp1,25 Miliar di SMPN 38 Medan Jadi Sorotan, Aktivitas Belajar Berlangsung di Tengah Proyek Konstruksi
Warga Lingkungan XIV Terjun Mengeluh: Drainase Tersumbat, Jalan Tergenang, Perhatian Pemerintah Dinilai Minim
DPO Terpidana Penggelapan Albert A Hock Ditangkap Tim Kejatisu dan Kejari Tanjungbalai
Komisi XIII DPR RI Kawal Pengembalian 83,26 Hektare Lahan Padang Halaban, Sugiat Santoso Tegaskan Negara Harus Hadir
Resmi Pimpin Kejari Madina, Mohammad Nursaitias Tegaskan Komitmen Pelayanan dan Penegakan Hukum
FORWAKA Nias Selatan Audiensi dengan Bupati, Perkuat Sinergi Pers dan Pemerintah untuk Pembangunan Daerah
Gerindra Sebut Perombakan Pimpinan BGN Bukti Komitmen Presiden Prabowo Benahi Program MBG
Ketua DPD MOSI Apresiasi Respons Cepat Direksi KIM Bersihkan Tumpukan Sampah di Kawasan Industri Medan
Berita ini 0 kali dibaca
Rapat evaluasi PAD Kota Medan menunjukkan tren penerimaan daerah yang positif di awal 2026. Wali Kota Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan optimalisasi pajak daerah, penagihan tunggakan PBB, penertiban reklame, serta digitalisasi QRIS menjadi langkah strategis untuk mengejar target PAD Rp3,8 triliun tahun ini.

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:25 WIB

Revitalisasi Rp1,25 Miliar di SMPN 38 Medan Jadi Sorotan, Aktivitas Belajar Berlangsung di Tengah Proyek Konstruksi

Jumat, 5 Juni 2026 - 17:23 WIB

Warga Lingkungan XIV Terjun Mengeluh: Drainase Tersumbat, Jalan Tergenang, Perhatian Pemerintah Dinilai Minim

Jumat, 5 Juni 2026 - 16:11 WIB

DPO Terpidana Penggelapan Albert A Hock Ditangkap Tim Kejatisu dan Kejari Tanjungbalai

Jumat, 5 Juni 2026 - 04:52 WIB

Komisi XIII DPR RI Kawal Pengembalian 83,26 Hektare Lahan Padang Halaban, Sugiat Santoso Tegaskan Negara Harus Hadir

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:51 WIB

FORWAKA Nias Selatan Audiensi dengan Bupati, Perkuat Sinergi Pers dan Pemerintah untuk Pembangunan Daerah

Berita Terbaru