Ketua Umum PBB Lambok F. Sihombing Serukan Etika Bermedia Sosial: Jangan Kejar Viral hingga Kehilangan Moral

- Penulis

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN I KIBAS86.COM — Ketua Umum Pemuda Batak Bersatu (PBB), Lambok F. Sihombing, S.Pd., MM, menyerukan pentingnya etika bermedia sosial di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital. Ia mengingatkan masyarakat, khususnya generasi muda, agar tidak menjadikan kebebasan berekspresi sebagai alasan untuk mengabaikan moral, sopan santun dan tanggung jawab dalam berkomunikasi di ruang publik.

Lambok menegaskan bahwa media sosial merupakan ruang publik sehingga setiap unggahan, komentar maupun pernyataan harus mempertimbangkan dampaknya terhadap orang lain. Menurutnya, kemudahan berkomunikasi melalui platform digital tidak boleh membuat seseorang merasa bebas menghina, mencaci, mempermalukan atau menyerang pihak lain. “Kebebasan berbicara harus tetap disertai dengan etika, tanggung jawab dan penghormatan terhadap sesama,” ujar Lambok.

Baca Juga :  Aksi Massa di Medan Desak Pembongkaran Menara PT Daya Mitra Telekomunikasi Tbk, Tuntut Kompensasi Warga.

Ia juga menyoroti pengaruh perilaku orang dewasa di media sosial terhadap pembentukan karakter anak dan generasi muda. Menurut Lambok, anak-anak belajar dari apa yang mereka lihat setiap hari, termasuk dari perilaku yang ditampilkan di ruang digital. Karena itu, kebiasaan menyebarkan ujaran kasar, mempermalukan orang lain maupun membagikan informasi yang belum terverifikasi dikhawatirkan dapat dianggap sebagai perilaku yang normal oleh generasi berikutnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Umum Pemuda Batak Bersatu tersebut menilai kemajuan teknologi harus berjalan seiring dengan kemajuan karakter manusia. Teknologi boleh semakin canggih, tetapi moral dan etika tidak boleh tertinggal. Ia mengajak generasi muda untuk memahami batas kepantasan dalam berkomunikasi, menghormati orang lain, menjaga perkataan serta bertanggung jawab atas setiap konten yang diunggah ke ruang publik.

Baca Juga :  Maut di Lubang PETI Batang Natal, Dua Pekerja Tewas Tertimbun, Penyelidikan Berlanjut

Lambok juga mengingatkan para orang tua agar tidak hanya memberikan akses teknologi kepada anak, tetapi turut memberikan pendidikan karakter dan pendampingan dalam penggunaan internet. Ia menilai pembentukan budaya digital yang sehat merupakan tanggung jawab bersama yang melibatkan keluarga, sekolah, pemerintah, tokoh agama, tokoh adat, organisasi masyarakat dan organisasi kepemudaan. Perbedaan pendapat dan kritik, katanya, merupakan bagian dari kehidupan demokratis, namun tidak harus disampaikan melalui penghinaan maupun serangan pribadi.

Baca Juga :  Gotong Royong di Sungai Deli: Sugiat Santoso Tegaskan Politik Harus Hadir dan Bekerja

“Jangan mengejar viral sampai kehilangan moral. Jangan mengejar perhatian sampai kehilangan harga diri. Tidak semua yang bisa dilakukan harus dilakukan, dan tidak semua yang bisa dikatakan harus diucapkan,” tegas Lambok. Ia mengajak seluruh kader Pemuda Batak Bersatu dan masyarakat luas menjadikan media sosial sebagai sarana edukasi, memperkuat persaudaraan, menyebarkan informasi positif serta menyampaikan kritik yang konstruktif. Menurutnya, bangsa yang besar bukan hanya bangsa yang maju secara teknologi, tetapi juga bangsa yang mampu menjaga moral, karakter, sopan santun dan martabat generasinya.

Penulis : LBS86/ REL

Editor : REDAKSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Laporan Penipuan Jual Beli Tanah Mandek di Polsek Medan Tembung, Korban Klaim Diminta Rp700 Ribu untuk Gelar Perkara
Tender SDA Sumut Rp30 Miliar Disorot: 19 Perusahaan Mendaftar, Hanya Satu Menawar, Status SBU Jadi Pertanyaan
Jelajah Wisata Budaya ke-4 di Medan: Rico Waas Dorong Destinasi Multikultur Jadi Penggerak Pariwisata dan Ekonomi
Haru Nurhayani Usai 8 Tahun Menanti, Rumah Hampir Rubuh Kini Jadi Hunian Layak
Rico Waas Pantau 111 Rumah Tak Layak Huni di Medan: Minta Rehab Tuntas dan Siap Dihuni
Diduga Bangun Perumahan Mewah Tanpa PBG, Proyek The Sasmaya Persatuan Tetap Jalan; Wali Kota Medan Diminta Bertindak Tegas
Satlantas Polres Asahan Intensifkan Blue Light Patrol di Jalinsum, Arus Lalin Malam Hari Dipastikan Aman dan Lancar
Video Dugaan Pungli Urus SIM Viral, Kasat Lantas Polres Binjai Tegas: “Calo Harus Diberantas, Jangan Ada Masyarakat Jadi Korban”
Berita ini 0 kali dibaca
Ketua Umum Pemuda Batak Bersatu (PBB) Lambok F. Sihombing mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, menggunakan media sosial secara bijak, santun dan bertanggung jawab. Ia mengingatkan agar perkembangan teknologi tidak mengikis moral, etika, sopan santun dan rasa hormat terhadap sesama.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Laporan Penipuan Jual Beli Tanah Mandek di Polsek Medan Tembung, Korban Klaim Diminta Rp700 Ribu untuk Gelar Perkara

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Tender SDA Sumut Rp30 Miliar Disorot: 19 Perusahaan Mendaftar, Hanya Satu Menawar, Status SBU Jadi Pertanyaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:52 WIB

Jelajah Wisata Budaya ke-4 di Medan: Rico Waas Dorong Destinasi Multikultur Jadi Penggerak Pariwisata dan Ekonomi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:30 WIB

Haru Nurhayani Usai 8 Tahun Menanti, Rumah Hampir Rubuh Kini Jadi Hunian Layak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:11 WIB

Rico Waas Pantau 111 Rumah Tak Layak Huni di Medan: Minta Rehab Tuntas dan Siap Dihuni

Berita Terbaru