Zakiyuddin: Pelatihan Vokasi BBPVP Medan Buka Peluang Kerja

- Penulis

Jumat, 17 Oktober 2025 - 18:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, LIBAS86.COM – Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap mengungkapkan, program pelatihan vokasi yang diselenggarakan Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Medan mampu membuka ratusan peluang kerja baru. Dalam setiap pelatihan, sekitar 300 orang ikut serta. Jika program ini berjalan konsisten, jumlah tenaga kerja yang tersiapkan akan meningkat signifikan.

Hal tersebut disampaikannya saat membuka Project Based Learning (PBL) dan Tailor Made Training (TMT) yang digelar oleh Kementerian Ketenagakerjaan RI melalui BBPVP Medan, bekerja sama dengan Pemerintah Kota Medan, Jumat (17/10/2025) di Gedung Serba Guna BBPVP Medan.

“Kegiatan seperti ini membuka peluang kerja yang besar, karena satu pelatihan ini saja ada 300-an lebih peserta. Kalau program ini berjalan terus, bayangkan berapa tenaga kerja yang akan kita siapkan lagi,” ujar Zakiyuddin.

Selain itu, lanjutnya, akan ada 132 MBG yang dibuka di Kota Medan. Saat ini baru sekitar 30-an MBG yang beroperasi. Jumlah ini akan terus bertambah dan diperkirakan dapat menyerap lebih banyak tenaga kerja. “Mudah-mudahan Medan bisa memenuhi target.”

Zakiyuddin juga berpesan kepada peserta agar mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh.

“Sayang kalau hanya ikut sekadar saja, karena ini bisa menjadi peluang kerja nyata. Perusahaan akan menerima peserta yang memiliki ilmu dan keterampilan seperti ini, dan pelatihan ini tidak dipungut biaya,” tegasnya.

Baca Juga :  Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap Terima Kunjungan Danyon 463 Pasgat, Perkuat Sinergi Pemko dan TNI di Momen Idulfitri 1447 H

Ia turut menyampaikan apresiasi atas sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan BBPVP Medan. Program pelatihan ini dinilainya sebagai langkah nyata dalam meningkatkan keterampilan tenaga kerja serta menekan angka pengangguran di Kota Medan.

“Atas nama Pemerintah Kota Medan, saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Kementerian Ketenagakerjaan, terutama BBPVP Medan. Program ini merupakan wujud sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan lembaga pelatihan dalam mempersiapkan tenaga kerja yang produktif dan berdaya saing,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala BBPVP Medan menjelaskan, pelatihan dilaksanakan melalui dua skema. Pertama, PBL, yaitu pelatihan berbasis proyek dengan pola satu bulan pelatihan di balai dan satu bulan on the job training (OJT) di industri. Skema ini dirancang sesuai kebutuhan industri sehingga peserta siap kerja.

Baca Juga :  Perkuat Layanan Kesehatan, Wakil Wali Kota Medan Bertemu Wamenkes, Bahas Penguatan RSUD Pirngadi

“Kedua, ada TMT yang disusun sesuai kebutuhan dunia usaha. TMT tidak dilaksanakan di balai, tetapi bekerja sama dengan pemerintah kota dan perusahaan. Misalnya pelatihan barista—ini langsung berdasarkan kebutuhan industri, jadi setelah pelatihan mereka benar-benar bekerja,” jelasnya.

Ia juga menambahkan, atas arahan Wali Kota dan Wakil Wali Kota, BBPVP tetap membuka pelatihan pada akhir pekan untuk memperluas kesempatan masyarakat.

“Kami tetap buka Sabtu–Minggu. Ada pelatihan digital marketing, AI, dan lain-lain. Informasinya kami sampaikan lewat media sosial,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jaksa Sahabat Pendidik Diluncurkan, Kajati Sumut Muhibuddin Siap Kawal Kepala Sekolah hingga PPK
Disorot Media, Pekerja Proyek Drainase Rp235,9 Juta Mendadak Lengkap APD: K3 atau Sekadar “Panggung Sandiwara”?
Laporan Penipuan Jual Beli Tanah Mandek di Polsek Medan Tembung, Korban Klaim Diminta Rp700 Ribu untuk Gelar Perkara
Tender SDA Sumut Rp30 Miliar Disorot: 19 Perusahaan Mendaftar, Hanya Satu Menawar, Status SBU Jadi Pertanyaan
Jelajah Wisata Budaya ke-4 di Medan: Rico Waas Dorong Destinasi Multikultur Jadi Penggerak Pariwisata dan Ekonomi
Haru Nurhayani Usai 8 Tahun Menanti, Rumah Hampir Rubuh Kini Jadi Hunian Layak
Rico Waas Pantau 111 Rumah Tak Layak Huni di Medan: Minta Rehab Tuntas dan Siap Dihuni
Diduga Bangun Perumahan Mewah Tanpa PBG, Proyek The Sasmaya Persatuan Tetap Jalan; Wali Kota Medan Diminta Bertindak Tegas
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:47 WIB

Jaksa Sahabat Pendidik Diluncurkan, Kajati Sumut Muhibuddin Siap Kawal Kepala Sekolah hingga PPK

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Disorot Media, Pekerja Proyek Drainase Rp235,9 Juta Mendadak Lengkap APD: K3 atau Sekadar “Panggung Sandiwara”?

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Laporan Penipuan Jual Beli Tanah Mandek di Polsek Medan Tembung, Korban Klaim Diminta Rp700 Ribu untuk Gelar Perkara

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Tender SDA Sumut Rp30 Miliar Disorot: 19 Perusahaan Mendaftar, Hanya Satu Menawar, Status SBU Jadi Pertanyaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:52 WIB

Jelajah Wisata Budaya ke-4 di Medan: Rico Waas Dorong Destinasi Multikultur Jadi Penggerak Pariwisata dan Ekonomi

Berita Terbaru