Soroti Pengadaan PIN DPRD Tapsel Rp267 Juta, Mahasiswa Demo ke Kejari dan Polres

- Penulis

Minggu, 19 April 2026 - 14:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAPANULI SELATAN, LIBAS86.COM  – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Bersatu Pembela Keadilan Sumatera Utara (AMBPK-SU) menggelar aksi unjuk rasa di Polres Tapanuli Selatan dan Kejaksaan Negeri Tapanuli Selatan, Selasa (15/04/2026).

Dalam aksinya, massa menyoroti dugaan kejanggalan anggaran pengadaan PIN untuk 35 anggota DPRD Tapanuli Selatan yang mencapai Rp267.400.000. Selain itu, mereka juga mempertanyakan pengadaan pakaian dinas DPRD dengan nilai mencapai Rp713.000.000.

Mahasiswa mendesak Kapolres Tapanuli Selatan dan Kepala Kejaksaan Negeri Tapanuli Selatan untuk segera memanggil serta memeriksa Kepala Bagian Administrasi Kesekretariatan, Perencanaan Program, dan Keuangan Sekretariat DPRD Tapanuli Selatan.

Menurut massa aksi, pengadaan tersebut tercantum dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) LKPP Tahun 2025 dan dinilai tidak rasional.

Koordinator aksi, Yuanda Permata Lubis, menyebut anggaran pengadaan PIN tersebut sebagai indikasi dugaan praktik korupsi yang serius.

Baca Juga :  Kajati Sumut Hadiri Milad ke-79 HMI, Tegaskan Mahasiswa sebagai Mitra Kritis Penguatan Budaya Hukum

“Pengadaan PIN untuk 35 anggota DPRD yang menghabiskan anggaran hingga Rp267 juta patut diduga sebagai praktik korupsi besar di tubuh Sekretariat DPRD Tapsel. Begitu juga dengan pengadaan pakaian dinas yang mencapai Rp713 juta, yang kami nilai sarat dengan dugaan mark-up di tengah kondisi ekonomi yang sulit,” ujarnya.

Ia menegaskan, sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial, mahasiswa meminta aparat penegak hukum segera bertindak.

Baca Juga :  Sidokkes Polres Madina Pastikan Makanan Bergizi Gratis Aman, Seluruh Menu Lolos Uji Kesehatan

“Kami mendesak Kapolres dan Kajari Tapsel untuk memanggil dan memeriksa pihak terkait. Bagaimana mungkin pengadaan PIN bisa mencapai ratusan juta rupiah hanya untuk 35 orang. Jika tidak ada tindak lanjut, kami akan terus melakukan aksi hingga tuntutan kami dipenuhi,” tegasnya.

Selain itu, massa aksi juga mengaku telah melayangkan laporan pengaduan masyarakat (dumas) ke Kejaksaan Negeri Tapanuli Selatan sebagai bentuk keseriusan mereka dalam mengawal kasus tersebut.

Penulis : LBS86/ SP

Editor : REDAKSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Halal Bihalal IKBS di Medan, Tokoh Sumut Serukan Penguatan Silaturahmi dan Soliditas Perantau
Perumda Tirtanadi Gandeng Kejati Sumut, Perkuat Mitigasi Risiko Hukum di Sektor BUMD
Pujakesuma Desak Pembebasan Toni Aji Anggoro, Demo di Pengadilan Medan Berujung Blokade Jalan
Imigrasi Tanjungbalai-Asahan Tindak Tegas Kasus Penyelundupan 6 PMI Non Prosedural, 3 ABK Terancam 15 Tahun Penjara
Aksi Massa di Medan Desak Pembongkaran Menara PT Daya Mitra Telekomunikasi Tbk, Tuntut Kompensasi Warga.
Dugaan Korupsi Atribut Sekolah Rp16 Miliar di Medan Dihentikan, Kejari: Tidak Ditemukan Kerugian Negara
Kadispora Medan Lepas Smartfren Fun Run 2026, Car Free Day dan UMKM Lokal Ramaikan Lapangan Merdeka.
Kejari Medan Tolak Izin Pelantikan FORWAKA, Pernyataan Kasi Intel Picu Sorotan Regulasi dan Transparansi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 15:10 WIB

Halal Bihalal IKBS di Medan, Tokoh Sumut Serukan Penguatan Silaturahmi dan Soliditas Perantau

Selasa, 21 April 2026 - 14:31 WIB

Perumda Tirtanadi Gandeng Kejati Sumut, Perkuat Mitigasi Risiko Hukum di Sektor BUMD

Senin, 20 April 2026 - 22:33 WIB

Pujakesuma Desak Pembebasan Toni Aji Anggoro, Demo di Pengadilan Medan Berujung Blokade Jalan

Senin, 20 April 2026 - 21:02 WIB

Imigrasi Tanjungbalai-Asahan Tindak Tegas Kasus Penyelundupan 6 PMI Non Prosedural, 3 ABK Terancam 15 Tahun Penjara

Senin, 20 April 2026 - 17:17 WIB

Aksi Massa di Medan Desak Pembongkaran Menara PT Daya Mitra Telekomunikasi Tbk, Tuntut Kompensasi Warga.

Berita Terbaru