
MEDAN I LIBAS86.COM – Sepasang suami istri, Sudirman dan Sutriani, warga Mabar, Medan Deli, masih menunggu kejelasan terkait laporan mereka mengenai Toyota Rush BK 1872 AEF yang disebut diserahkan untuk disewa kepada seorang oknum anggota TNI AL berinisial Kopda MI sejak 22 Juli 2026. Kendaraan tersebut hingga kini, menurut keterangan keduanya, belum kembali sehingga berdampak terhadap usaha rental mobil yang menjadi sumber penghasilan keluarga.
Sutriani sebelumnya telah menyampaikan laporan kepada Polisi Militer (POM) Kodaeral I melalui STPL/04/VIII/2026 tertanggal 20 Agustus 2026. Dalam keterangannya kepada wartawan, Sutriani berharap proses penanganan laporan tersebut dapat memberikan kejelasan mengenai keberadaan kendaraan sekaligus status perkara yang dilaporkannya.
Menurut Sudirman, kendaraan tersebut awalnya disewa selama lima hari dengan tarif sekitar Rp300 ribu per hari. Namun setelah masa sewa berakhir, kendaraan disebut belum dikembalikan. Pasangan tersebut mengaku telah berupaya mencari informasi mengenai keberadaan mobil dan menyebut pernah memperoleh informasi bahwa kendaraan berada di wilayah Binjai.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Persoalan tersebut disebut tidak hanya berdampak pada kerugian materi yang ditaksir sekitar Rp200 juta, tetapi juga membuat aktivitas usaha rental mobil yang menjadi sumber penghasilan mereka terganggu. Sutriani dan Sudirman juga mengaku telah mengikuti proses komunikasi dengan pihak terkait untuk mendapatkan penyelesaian atas persoalan tersebut.
Sebelumnya, pihak Kodaeral I melalui Kadispen Kolonel Wahyu Kurniawan menyampaikan bahwa laporan tersebut sedang diproses oleh POM Kodaeral I dan terlapor disebut masih dalam pencarian. Namun, hingga berita ini disusun, belum diperoleh keterangan terbaru dari Komandan POM Kodaeral I Kolonel Laut (PM) Triono Adi Susilo, M.Tr.Hanla., M.M., terkait perkembangan penanganan laporan tersebut.
LIBAS86.COM telah berupaya meminta konfirmasi kepada Komandan POM Kodaeral I mengenai perkembangan penanganan laporan Sutriani dan Sudirman. Konfirmasi tersebut disampaikan untuk memperoleh penjelasan resmi dan memberikan ruang informasi dari pihak yang menangani laporan. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan yang diterima redaksi. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi seluruh pihak terkait.
Penulis : LBS86/ TIM
Editor : REDAKSI






















































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































