Pujakesuma Desak Pembebasan Toni Aji Anggoro, Demo di Pengadilan Medan Berujung Blokade Jalan

- Penulis

Senin, 20 April 2026 - 22:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, LIBAS86.COM  — Ratusan massa dari Paguyuban Putra Jawa Kelahiran Sumatera (Pujakesuma) menggelar aksi unjuk rasa di Pengadilan Tipikor Medan dan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Senin (20/4/2026). Aksi ini menuntut pembebasan Toni Aji Anggoro, terpidana kasus korupsi proyek video profil dan website desa di Kabupaten Karo yang telah divonis satu tahun penjara serta denda subsider dua bulan.

Massa yang datang dari Kabupaten Karo, Kota Medan, dan Deliserdang tersebut menyuarakan dugaan ketidakadilan dalam penanganan perkara. Dalam orasinya, Sekretaris Pujakesuma Kabupaten Karo, Kopral Jono, menilai terdapat kejanggalan karena kasus yang menjerat Toni disebut memiliki kemiripan dengan perkara Amsal Christy Sitepu yang berujung vonis bebas.

Baca Juga :  KPK Perkuat Tata Kelola Berintegritas di Asahan, Kawal Capaian Kabupaten Ber-Aksi dan Desa Antikorupsi 2026

Menurut Jono, perbedaan putusan antara dua perkara yang dianggap serupa itu menimbulkan pertanyaan publik. Ia menegaskan bahwa Toni hanya berstatus sebagai pekerja, sementara dalam kasus pembanding, pihak yang memiliki peran lebih besar justru tidak dijatuhi hukuman. “Ini menjadi perhatian kami karena jaksanya sama, namun hasilnya berbeda,” ujarnya di tengah aksi.

Pujakesuma juga mengungkap adanya dugaan penyampaian kepada pihak keluarga Toni agar tidak mempublikasikan kasus tersebut dengan janji bantuan, namun kenyataannya proses hukum tetap berlanjut hingga vonis dijatuhkan. Saat ini, Toni Aji Anggoro disebut telah menjalani dua pertiga masa tahanan sejak Maret 2026 dan diperkirakan bebas pada Juli mendatang, namun massa tetap menuntut pembebasan lebih cepat serta pemulihan nama baik.

Aksi ini turut dihadiri Kompol (P) Trila Murni, tokoh perempuan Pujakesuma Medan yang merupakan pensiunan Polri, serta Ketua Umum DPP Pujakesuma Eko Mas Supianto SH. Selain itu, terlihat juga kehadiran Anggota Komisi III DPR RI, Hinca Panjaitan, meski belum diketahui keterkaitannya langsung dengan aksi tersebut.

Baca Juga :  Kuasa Hukum Desak Penahanan Terhadap Tersangka Pencabulan Anak 4,5 Tahun di Wilkum Polres Taput

Situasi sempat memanas ketika massa menggoyang pagar Pengadilan Medan dan mendesak Ketua Pengadilan untuk menemui mereka. Puncaknya, Jalan Pengadilan diblokir oleh demonstran sehingga arus lalu lintas dialihkan ke ruas jalan lain. Aksi ini menjadi sorotan publik dan diharapkan dapat membuka kembali perhatian terhadap penegakan hukum yang dinilai belum memenuhi rasa keadilan.

Penulis : LBS86/ REL

Editor : REDAKSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kejari Mandailing Natal Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Melalui Komitmen Bersama Polda Sumut dan Kejati Sumut
DPD MOSI Sumut Geruduk Kantor Bupati Deli Serdang, Desak Pembongkaran Pabrik Kasur Diduga Ilegal di Desa Sampali
Sugiat Santoso Dorong Petani Tingkatkan Kapasitas dan Daya Saing, Tegaskan Ketahanan Pangan Dimulai dari SDM Pertanian
H. Sugiat Santoso Hadiri Peletakan Batu Pertama Ponpes Dai & Tahfiz Nur Asyqi di Deli Serdang, Tegaskan Komitmen Cetak Generasi Qurani
Wali Kota Tanjungbalai Percepat Sertifikasi Aset Daerah, Gandeng BPN Sumut Susun NPGT
PMII Madina Soroti Dugaan Aktivitas PETI, Minta Pangdam I/Bukit Barisan Cek Langsung ke Lokasi
Kepala dan Sekretaris Disdikbud Medan Bungkam, Dugaan Revitalisasi Sekolah Rp47,4 Miliar Kian Disorot, LSM Siapkan Laporan ke APH
Dari Candaan “Tukang Parkir” di PRSU, Berlabuh di Balai Kota: Kisah Cinta Wakil Wali Kota Medan Diabadikan dalam Buku Biografi
Berita ini 0 kali dibaca
Aksi unjuk rasa yang digelar Pujakesuma di Medan menjadi perhatian publik setelah massa memblokir jalan dan menggoyang pagar pengadilan. Kasus Toni Aji Anggoro kembali mencuat seiring perbandingan dengan perkara lain yang dinilai serupa. Desakan keadilan ini membuka diskursus baru terkait konsistensi penegakan hukum di Indonesia, khususnya dalam kasus korupsi daerah.

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:11 WIB

Kejari Mandailing Natal Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Melalui Komitmen Bersama Polda Sumut dan Kejati Sumut

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:52 WIB

DPD MOSI Sumut Geruduk Kantor Bupati Deli Serdang, Desak Pembongkaran Pabrik Kasur Diduga Ilegal di Desa Sampali

Senin, 27 Juli 2026 - 20:55 WIB

Sugiat Santoso Dorong Petani Tingkatkan Kapasitas dan Daya Saing, Tegaskan Ketahanan Pangan Dimulai dari SDM Pertanian

Senin, 27 Juli 2026 - 17:12 WIB

H. Sugiat Santoso Hadiri Peletakan Batu Pertama Ponpes Dai & Tahfiz Nur Asyqi di Deli Serdang, Tegaskan Komitmen Cetak Generasi Qurani

Senin, 27 Juli 2026 - 16:52 WIB

Wali Kota Tanjungbalai Percepat Sertifikasi Aset Daerah, Gandeng BPN Sumut Susun NPGT

Berita Terbaru