Kasus Kematian Anak 4 Tahun di Madina Masih Didalami, Polisi Periksa Sejumlah Saksi

- Penulis

Kamis, 27 Agustus 2026 - 21:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mandailing Natal, LIBAS86.COM – Kasus meninggalnya FF, seorang anak berusia empat tahun yang ditemukan tidak bernyawa di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), hingga kini masih dalam proses pendalaman Satreskrim Polres Mandailing Natal.

Peristiwa tersebut terjadi pada 15 Juni 2026. Perkara kembali menjadi perhatian setelah keluarga korban menunjuk Pusat Bantuan Hukum (PBH) Anak Bangsa Tabagsel sebagai penasihat hukum untuk memberikan pendampingan serta mendorong proses penanganan perkara berjalan secara transparan.

Kasat Reskrim Polres Mandailing Natal AKP Tri Boy Alvin Siahaan, S.Tr.K., S.I.K., M.H., mengatakan pihaknya masih melakukan serangkaian pemeriksaan guna mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa terkait meninggalnya korban.

Menurut Tri Boy, penyidik masih memanggil dan memeriksa sejumlah saksi. Polisi juga masih menunggu hasil pemeriksaan dokter ahli serta pemeriksaan lain yang diperlukan dalam penanganan perkara tersebut.

“Kami masih terus melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap saksi-saksi. Kami juga masih menunggu hasil pemeriksaan dari dokter ahli dan pemeriksaan lainnya yang diperlukan dalam perkara ini,” ujar Tri Boy.

Ia menegaskan, proses penanganan perkara dilakukan secara cermat dan tidak dapat dilakukan secara terburu-buru. Setiap keterangan saksi dan hasil pemeriksaan akan didalami serta dikaitkan dengan alat bukti yang diperoleh penyidik.

“Apalagi ini menyangkut perkara yang menjadi perhatian kami di Reskrim Polres Madina. Jadi, tentu harus kami dalami dengan cermat. Kami ingin perkara ini terang dan setiap langkah yang diambil berdasarkan fakta serta alat bukti yang ada,” katanya.

Baca Juga :  Kapolres dan Bupati Madina Sidak Pos PAM II Natal, Pastikan Pengamanan dan Pelayanan Maksimal

Tri Boy menjelaskan, pemeriksaan terhadap saksi dan penantian hasil pemeriksaan dokter ahli merupakan bagian dari proses untuk memperoleh gambaran yang lebih lengkap mengenai perkara tersebut.

Hasil pemeriksaan nantinya akan menjadi bahan bagi penyidik dalam menentukan langkah hukum selanjutnya.

Sementara itu, Ketua Umum PBH Anak Bangsa Tabagsel, RHa Hasibuan, menyampaikan bahwa pihaknya menerima informasi dan permintaan pendampingan dari keluarga korban.

Menurutnya, terdapat sejumlah hal dalam perkara tersebut yang dinilai perlu didalami lebih lanjut. PBH Anak Bangsa Tabagsel berharap kepolisian menangani perkara secara profesional dan transparan sehingga fakta terkait meninggalnya FF dapat terungkap secara menyeluruh.

Baca Juga :  Tak Ada Ruang Bagi Narkoba, Polres Madina Ungkap Dua Kasus Peredaran narkotika di Natal dan Panyabungan

Pihak keluarga juga berharap proses hukum dapat memberikan kepastian mengenai penyebab meninggalnya FF sekaligus menjawab berbagai pertanyaan yang masih muncul di tengah masyarakat.

Hingga kini, Satreskrim Polres Mandailing Natal masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi dan menunggu hasil pemeriksaan dokter ahli sebelum menentukan langkah hukum selanjutnya.

Polisi memastikan penanganan perkara masih berjalan dan seluruh proses dilakukan berdasarkan keterangan, fakta, serta alat bukti yang diperoleh selama penyelidikan.

Penulis : LBS86/ SP

Editor : REDAKSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

KODRAT Medan Bidik Juara Umum Porprovsu XII 2026, 18 Atlet Siap Tempur!
Julis Amitra-Taufik Juara Kelas B Turnamen PB Mitra Sporty Medan 2026, Kadispora dan KONI Siap Dukung Pembinaan Atlet
Keluhan Pegawai RSUD CAM Bekasi Disorot, Direktur dan Wali Kota Belum Beri Tanggapan
GANN Medan Desak Bandar Penyelundupan 1,16 Ton Ketamine Dihukum Maksimal, Jaringan Internasional Harus Dibongkar!
LBH FORWAKA Sumut Desak Isu Aswas Kejati Sumut Diamankan Kejagung Dilaporkan ke Polisi, Dugaan Serangan Balik Disorot
Cuaca Ekstrem 23–25 Oktober, BPBD Medan Siagakan 53 Personel TRC, Warga Diminta Waspada Banjir
Isu Aswas Kejati Sumut Diamankan Kejagung Dibantah, Forwaka: Jangan Rusak Karakter Pejabat dengan Informasi Belum Terverifikasi
Jelang Porprovsu XII 2026, Persiapan Kontingen Medan Disorot, Bobby Zulkarnain Minta Dispora Bertindak
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:32 WIB

KODRAT Medan Bidik Juara Umum Porprovsu XII 2026, 18 Atlet Siap Tempur!

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:35 WIB

Julis Amitra-Taufik Juara Kelas B Turnamen PB Mitra Sporty Medan 2026, Kadispora dan KONI Siap Dukung Pembinaan Atlet

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:56 WIB

Keluhan Pegawai RSUD CAM Bekasi Disorot, Direktur dan Wali Kota Belum Beri Tanggapan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:37 WIB

GANN Medan Desak Bandar Penyelundupan 1,16 Ton Ketamine Dihukum Maksimal, Jaringan Internasional Harus Dibongkar!

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:13 WIB

LBH FORWAKA Sumut Desak Isu Aswas Kejati Sumut Diamankan Kejagung Dilaporkan ke Polisi, Dugaan Serangan Balik Disorot

Berita Terbaru