Rico Waas Susuri Sungai Batuan, Temukan Penyempitan Pemicu Banjir.

- Penulis

Selasa, 9 Desember 2025 - 19:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, LIBAS86.COM – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menyusuri pinggiran Sungai Batuan yang dipenuhi pecahan keramik, sampah, dan semak belukar saat meninjau aliran sungai di Jalan Sumber Amal, Kelurahan Harjosari II, Kecamatan Medan Amplas, Selasa (9/12/2025). Dalam peninjauan itu, ia melihat langsung terjadinya penyempitan aliran yang dinilai menjadi salah satu penyebab banjir di kawasan tersebut.

“Dulu lebar sungai ini 6,5 meter, lalu menyempit menjadi 4,5 meter, dan kini tinggal sekitar 2,5 meter. Ini akan kita lebarkan kembali minimal 4,5 meter,” ujarnya usai melakukan pemeriksaan di lokasi.

Rico Waas menekankan agat perbaiikan segera dilakukan untuk mencegah banjir akibat luapan air sungai.

“Saya tidak mau kawasan ini banjir lagi,” ucapnya.

Peninjauan kemudian berlanjut ke kawasan Green Park STM Ujung di Jalan Inspeksi Kanal Medan Johor, wilayah yang berbatasan langsung dengan Medan Amplas. Di titik ini terdapat pintu air yang diduga mempersempit ruang aliran air menuju kanal.

“Kita minta rekan-rekan BWS mempelajari kembali apa persoalannya. Ada percabangan aliran antara yang menuju kanal dan yang mengarah ke Sungai Batuan. Kemungkinan ada sedimentasi atau jalur air yang mati setelah melewati talang. Ini harus diperiksa supaya kita tahu apa yang menyebabkan backwater hingga air kembali ke Harjosari II,” jelasnya.

Baca Juga :  Rico Waas Prioritaskan 4 Aset Untuk Profit, Pemko Medan Dorong Kebangkitan PUD Pembangunan

Rico Waas menegaskan bahwa evaluasi sistem pembuangan air di seluruh kota harus dilakukan secara menyeluruh dan tidak menunggu banjir terjadi. “Semua drainase dan pembuangan air harus dipelajari. Jangan sampai ada yang tersumbat atau mati. Kami minta BWS aktif mencari permasalahannya agar Pemko bisa segera melakukan perbaikan.”

Ia juga mengingatkan adanya peringatan BMKG terkait potensi cuaca ekstrem pada 8–15 Desember. “Mudah-mudahan tidak terjadi, tetapi kita tetap harus bersiap terhadap kemungkinan hujan lebat dan genangan.”

Saat ditanya mengenai tiga daerah aliran sungai yang paling krusial, Rico Waas menegaskan, seluruh sungai besar di Medan membutuhkan normalisasi. “Sungai Belawan, Sungai Deli, Sungai Badera, termasuk Sungai Kera di kawasan KIM, semuanya harus dibenahi. Setelah kejadian 27 November, fokus kerja kita tahun depan memang penanganan banjir dan mitigasi, termasuk penguatan BPBD.”

Baca Juga :  Rekam Jejak dan Carut-Marut Disdik Medan, Publik Desak Wali Kota Selektif Tunjuk Plt Kadis

Untuk langkah cepat, ia memastikan seluruh temuan lapangan langsung dikerjakan. “Ini menjadi evaluasi untuk penanganan banjir yang lebih baik. Mulai dari evakuasi, logistik makanan, kesehatan masyarakat, pembersihan lingkungan, hingga penyiapan peralatan dan pembentukan relawan.”

Dalam peninjauan ini, Wali Kota turut didampingi Plt. Kepala Dinas SDA Bina Marga Bina Konstruksi Gibson Panjaitan serta Plt. Camat Medan Amplas Fernanda.

Penulis : LBS86/ RG

Editor : REDAKSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Budi Yanto SH Resmi Pimpin FORWAKA Belawan, FORWAKA Sumut Dorong Profesionalisme Wartawan, LBH dan Koperasi untuk Kesejahteraan Anggota
Kuasa Hukum Ongku Parmohonan Harahap Resmi Laporkan Kasat Reskrim dan Kanit Tipidter Polres Tapanuli Selatan ke Propam Polda Sumut
Dari Saksi Jadi Tersangka, AML: Kita Buka yang Tertutup
Kejari Mandailing Natal Tetapkan Mantan Plt. Kadis PMD sebagai Tersangka Korupsi Smart Village Dana Desa 2023
Terbukti Korupsi Dana Desa 2023, Tiga Perangkat Desa Tuhegeo II Divonis Penjara oleh Hakim Tipikor Medan
Diduga Tolak Konfirmasi Dana BOS, Sikap Kepala SMPN 6 Percut Sei Tuan Disorot; DPD MOSI Minta Audit dan Klarifikasi
Henry Pakpahan SH Siap Kawal Kasus Dugaan Pengeroyokan Ongku Permohonan Harahap di Paluta, Desak Polisi Bertindak Tegas
Komisi XIII DPR RI dan Kementerian Hukum Tegaskan Bahaya Main Hakim Sendiri di UIN Sumut, Sugiat Santoso: Indonesia Negara Hukum, Bukan Negara Massa
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 07:07 WIB

Budi Yanto SH Resmi Pimpin FORWAKA Belawan, FORWAKA Sumut Dorong Profesionalisme Wartawan, LBH dan Koperasi untuk Kesejahteraan Anggota

Kamis, 30 Juli 2026 - 07:00 WIB

Kuasa Hukum Ongku Parmohonan Harahap Resmi Laporkan Kasat Reskrim dan Kanit Tipidter Polres Tapanuli Selatan ke Propam Polda Sumut

Kamis, 30 Juli 2026 - 02:43 WIB

Dari Saksi Jadi Tersangka, AML: Kita Buka yang Tertutup

Rabu, 29 Juli 2026 - 18:26 WIB

Kejari Mandailing Natal Tetapkan Mantan Plt. Kadis PMD sebagai Tersangka Korupsi Smart Village Dana Desa 2023

Rabu, 29 Juli 2026 - 07:54 WIB

Terbukti Korupsi Dana Desa 2023, Tiga Perangkat Desa Tuhegeo II Divonis Penjara oleh Hakim Tipikor Medan

Berita Terbaru

Hukum & Kriminal

Dari Saksi Jadi Tersangka, AML: Kita Buka yang Tertutup

Kamis, 30 Jul 2026 - 02:43 WIB