Proyek Sekolah Rakyat Medan Dikebut, Wakil Wali Kota Warning Soal Drainase dan Bongkar Ulang Jalan

- Penulis

Senin, 30 Maret 2026 - 21:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, LIBAS86.COM  – Pemerintah Kota Medan mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat di Jalan Flamboyan II, Kecamatan Medan Tuntungan. Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap turun langsung ke lokasi, Senin (30/3/2026), sekaligus memberi peringatan keras terkait potensi pemborosan akibat lemahnya koordinasi lintas sektor.

Dalam peninjauan tersebut, Zakiyuddin menegaskan bahwa proyek Sekolah Rakyat bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan program strategis yang harus selesai tepat waktu dan tanpa kesalahan perencanaan. Ia menuntut seluruh organisasi perangkat daerah dan instansi terkait bergerak cepat dan terintegrasi.

“Ini tugas prioritas. Tidak boleh lambat, tidak boleh ada miskomunikasi. Semua harus satu komando dalam percepatan pembangunan,” tegas Zakiyuddin di hadapan jajaran teknis.

Sorotan utama diarahkan pada minimnya infrastruktur pendukung, khususnya drainase dan penerangan jalan. Zakiyuddin menyebut kondisi tersebut tidak hanya menghambat proyek, tetapi juga mencerminkan lemahnya perencanaan kawasan. Ia secara tegas menyatakan jalan tanpa drainase tidak layak untuk lingkungan pendidikan.

Lebih jauh, Zakiyuddin mengingatkan praktik lama yang kerap terjadi, yakni pembongkaran ulang jalan yang sudah diaspal akibat pemasangan utilitas seperti pipa dan kabel. Ia menilai hal tersebut sebagai bentuk pemborosan anggaran dan kegagalan koordinasi.

Baca Juga :  Donor Darah dan Cek Kesehatan Gratis Sambut Natal 2025, Kajatisu: " Sebaik- baik Manusia Adalah Yang Bermanfaat Bagi Orang Lain".

“Kita tidak mau lagi jalan yang sudah jadi dibongkar ulang. Ini buang waktu, buang biaya, dan hasilnya tidak maksimal. Semua harus dikerjakan terpadu dari awal,” ujarnya.

Di sisi lain, pemerintah pusat melalui Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum mengungkapkan bahwa progres pembangunan Sekolah Rakyat Medan termasuk yang tercepat secara nasional. Hingga saat ini, capaian fisik telah menyentuh 28 persen, dengan 13 bangunan utama rampung pada tahap struktur.

Dengan target penyelesaian 30 Juni 2026 dan operasional pada 30 Juli 2026, proyek ini masih dihadapkan pada tantangan serius, terutama kesiapan lingkungan sekitar. Infrastruktur dasar seperti drainase, jalan akses, dan lampu penerangan menjadi faktor krusial yang harus segera dituntaskan agar proyek tidak tersendat di tahap akhir.

Baca Juga :  Rico Waas Dan Zakiyuddin Harahap Olahraga bersama DPK IKAPTK Kota Medan, Perkuatan Sinergitas Untuk Membangun Kota

Pemko Medan menargetkan Sekolah Rakyat ini tidak hanya menjadi fasilitas pendidikan baru, tetapi juga simbol keberhasilan kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah. Namun, tanpa koordinasi kuat dan eksekusi terpadu, percepatan yang dicanangkan berpotensi terhambat oleh persoalan klasik di lapangan.

Penulis : LBS86/ REL

Editor : REDAKSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Tender SDA Sumut Rp30 Miliar Disorot: 19 Perusahaan Mendaftar, Hanya Satu Menawar, Status SBU Jadi Pertanyaan
Jelajah Wisata Budaya ke-4 di Medan: Rico Waas Dorong Destinasi Multikultur Jadi Penggerak Pariwisata dan Ekonomi
Haru Nurhayani Usai 8 Tahun Menanti, Rumah Hampir Rubuh Kini Jadi Hunian Layak
Rico Waas Pantau 111 Rumah Tak Layak Huni di Medan: Minta Rehab Tuntas dan Siap Dihuni
Diduga Bangun Perumahan Mewah Tanpa PBG, Proyek The Sasmaya Persatuan Tetap Jalan; Wali Kota Medan Diminta Bertindak Tegas
Satlantas Polres Asahan Intensifkan Blue Light Patrol di Jalinsum, Arus Lalin Malam Hari Dipastikan Aman dan Lancar
Video Dugaan Pungli Urus SIM Viral, Kasat Lantas Polres Binjai Tegas: “Calo Harus Diberantas, Jangan Ada Masyarakat Jadi Korban”
FORWAKA Samosir Siap Jadi Mitra Strategis Kejari, Kajari Akwan Annas: Kami Sangat Terbuka
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Tender SDA Sumut Rp30 Miliar Disorot: 19 Perusahaan Mendaftar, Hanya Satu Menawar, Status SBU Jadi Pertanyaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:52 WIB

Jelajah Wisata Budaya ke-4 di Medan: Rico Waas Dorong Destinasi Multikultur Jadi Penggerak Pariwisata dan Ekonomi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:30 WIB

Haru Nurhayani Usai 8 Tahun Menanti, Rumah Hampir Rubuh Kini Jadi Hunian Layak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:11 WIB

Rico Waas Pantau 111 Rumah Tak Layak Huni di Medan: Minta Rehab Tuntas dan Siap Dihuni

Senin, 5 Oktober 2026 - 23:07 WIB

Diduga Bangun Perumahan Mewah Tanpa PBG, Proyek The Sasmaya Persatuan Tetap Jalan; Wali Kota Medan Diminta Bertindak Tegas

Berita Terbaru