
TANJUNGBALAI, LIBAS86.COM – Suasana di depan Mapolres Tanjungbalai mendadak memanas. Ratusan massa berbondong-bondong mendatangi markas kepolisian, Selasa (22/9/2026) malam sekitar pukul 21.30 WIB. Dengan suara pengeras suara yang menggema, massa mendesak polisi segera bertindak dan mengamankan ratusan balpres pakaian bekas yang mereka duga merupakan barang selundupan.
Teriakan dan desakan massa semakin kuat ketika mereka meminta aparat memastikan keberadaan balpres yang sebelumnya disebut dibongkar dari sebuah truk boks dan disimpan di sebuah gudang di kawasan Pasar 8, Kelurahan Sijambi, Kecamatan Datuk Bandar. Massa tidak ingin persoalan tersebut berhenti sebatas informasi. Mereka menuntut aparat turun langsung, mencari keberadaan barang dan memastikan apakah balpres tersebut memiliki dokumen resmi atau justru berasal dari aktivitas penyelundupan.
Ketegangan kemudian berlanjut ketika puluhan personel kepolisian bersama massa bergerak menuju gudang yang disebut-sebut menjadi lokasi penyimpanan. Namun, begitu lokasi disisir, ratusan balpres yang sebelumnya disebut berada di tempat tersebut justru tidak ditemukan. Kondisi itu sontak memunculkan tanda tanya di tengah kerumunan: ke mana ratusan balpres tersebut?
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Informasi mengenai hilangnya balpres dari lokasi itulah yang kemudian menjadi sorotan. Sejumlah warga sebelumnya mengaku melihat aktivitas bongkar muat sejak pagi, bahkan ada yang menyebut balpres sempat dimuat kembali ke sejumlah kendaraan pikap untuk dibawa menuju Pasar TPO. Namun, saat polisi dan massa tiba di gudang, barang yang dipersoalkan sudah tidak terlihat di lokasi.
Massa pun menyatakan akan terus mengawal persoalan tersebut. Mereka meminta aparat penegak hukum tidak membiarkan dugaan peredaran balpres ilegal berlalu begitu saja dan mendesak adanya penelusuran lebih lanjut terhadap asal-usul serta dokumen barang tersebut.
Sementara itu, saat dikonfirmasi LIBAS86.COM mengenai apakah ada balpres yang berhasil diamankan dalam kegiatan tersebut, Kapolres Tanjungbalai AKBP Welman Feri menjawab singkat, “Tidak ada Pak.” Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi mengenai keberadaan ratusan balpres yang dipersoalkan massa maupun pihak yang bertanggung jawab atas dugaan penyelundupan tersebut. LIBAS86.COM membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi seluruh pihak terkait.
Penulis : LBS86/ IS
Editor : REDAKSI






















































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































