Dari Pesantren untuk Ketahanan Pangan, Al Hidayah Sei Mencirim Tanam Bawang Merah, Sugiat Santoso: Ini Bagian dari Tugas Negara

- Penulis

Sabtu, 12 September 2026 - 20:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Dr H Sugiat Santoso SE SH MSP saat memberikan kata sambutan pada acara launching penanaman Bawang Merah di Pesantren Al Hidayah. (ist)

DELISERDANG I LIBAS86.COM — Di tengah cita-cita besar membangun ketahanan pangan nasional, sebuah langkah sederhana namun penuh makna lahir dari lingkungan Pondok Pesantren Al Hidayah, Dusun IV, Desa Sei Mencirim, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang. Bukan hanya mengajarkan ilmu agama, pesantren di bawah asuhan Ustaz Khairul Ghazali itu mulai mengubah lahan menjadi ladang kehidupan melalui program penanaman bawang merah.

Langkah tersebut mendapat apresiasi dari Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Dr. H. Sugiat Santoso, SE., SH., MSP., saat menghadiri launching penanaman bawang merah, Sabtu (12/9/2026). Bagi Sugiat, apa yang dilakukan Al Hidayah bukan sekadar kegiatan bercocok tanam, tetapi ikhtiar nyata untuk menghidupkan semangat kemandirian pangan sekaligus mengajarkan kepada para santri bahwa menjaga kehidupan dan kemaslahatan masyarakat juga merupakan bagian dari pengabdian.

“Saya sangat kagum dan mengapresiasi apa yang sudah dilakukan Pesantren Al Hidayah di bawah pimpinan Ustaz Khairul Ghazali. Launching penanaman bawang merah ini merupakan program yang sangat strategis agar Indonesia memiliki ketahanan pangan yang tangguh,” ujar Sugiat.

Harapan besar pun disematkan pada lahan pesantren tersebut. Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, menyampaikan bahwa lahan yang saat ini dikerjakan sekitar 5 hektare direncanakan terus dikembangkan hingga mencapai tambahan 20 hektare. Rencana itu disambut tepuk tangan para hadirin, seolah menjadi tanda bahwa dari tanah pesantren tersebut sedang ditanam bukan hanya bawang merah, tetapi juga harapan untuk masa depan santri dan masyarakat.

Baca Juga :  Komisi XIII DPR RI Kawal Pengembalian 83,26 Hektare Lahan Padang Halaban, Sugiat Santoso Tegaskan Negara Harus Hadir

Sugiat menilai keterlibatan pesantren dalam sektor pertanian memiliki nilai yang jauh lebih luas. Pesantren dapat menjadi tempat pendidikan, pusat pemberdayaan ekonomi, sekaligus ruang untuk menanamkan nilai Islam tentang pentingnya bekerja, menjaga amanah terhadap tanah yang diberikan Allah SWT dan menghadirkan manfaat bagi sesama. Ia berharap gerakan seperti ini terus tumbuh sehingga pesantren tidak hanya mencetak generasi yang berilmu dan berakhlak, tetapi juga generasi yang mandiri serta mampu memberi solusi bagi persoalan bangsa.

Baca Juga :  Ketua Forwaka Sumut Irfandi Tegaskan Komitmen Ukhuwah dan Kepedulian dalam Safari Ramadhan 1447 H

“Cita-cita besar Presiden Prabowo salah satunya adalah agar Indonesia memiliki ketahanan pangan yang sangat tangguh. Karena itu, langkah seperti yang dilakukan Pesantren Al Hidayah harus kita dukung dan kembangkan,” pungkas Sugiat.

Launching tersebut turut dihadiri Kasatgas Densus 88 Anti Teror Polri Kombes Pol Kurnia Hadi, Anggota DPRD Kota Binjai Rounggur Simorangkir, Kadis Pertanian Deli Serdang, Camat Kutalimbaru, ulama KH Zulfikar Hajar, serta sejumlah mantan narapidana terorisme. Di bawah langit Sei Mencirim, bibit-bibit bawang merah itu pun ditanam—menjadi simbol bahwa tanah yang dirawat dengan ikhtiar, ilmu dan keikhlasan dapat tumbuh menjadi keberkahan bagi banyak orang.

Penulis : LBS86/ REL

Editor : REDAKSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Laporan Penipuan Jual Beli Tanah Mandek di Polsek Medan Tembung, Korban Klaim Diminta Rp700 Ribu untuk Gelar Perkara
Tender SDA Sumut Rp30 Miliar Disorot: 19 Perusahaan Mendaftar, Hanya Satu Menawar, Status SBU Jadi Pertanyaan
Jelajah Wisata Budaya ke-4 di Medan: Rico Waas Dorong Destinasi Multikultur Jadi Penggerak Pariwisata dan Ekonomi
Haru Nurhayani Usai 8 Tahun Menanti, Rumah Hampir Rubuh Kini Jadi Hunian Layak
Rico Waas Pantau 111 Rumah Tak Layak Huni di Medan: Minta Rehab Tuntas dan Siap Dihuni
Diduga Bangun Perumahan Mewah Tanpa PBG, Proyek The Sasmaya Persatuan Tetap Jalan; Wali Kota Medan Diminta Bertindak Tegas
Satlantas Polres Asahan Intensifkan Blue Light Patrol di Jalinsum, Arus Lalin Malam Hari Dipastikan Aman dan Lancar
Video Dugaan Pungli Urus SIM Viral, Kasat Lantas Polres Binjai Tegas: “Calo Harus Diberantas, Jangan Ada Masyarakat Jadi Korban”
Berita ini 0 kali dibaca
Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso mengapresiasi Pondok Pesantren Al Hidayah Sei Mencirim, Deli Serdang, yang mengembangkan pertanian bawang merah sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional. Program yang saat ini dikerjakan di lahan sekitar 5 hektare tersebut direncanakan terus diperluas hingga 20 hektare.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Laporan Penipuan Jual Beli Tanah Mandek di Polsek Medan Tembung, Korban Klaim Diminta Rp700 Ribu untuk Gelar Perkara

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Tender SDA Sumut Rp30 Miliar Disorot: 19 Perusahaan Mendaftar, Hanya Satu Menawar, Status SBU Jadi Pertanyaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:52 WIB

Jelajah Wisata Budaya ke-4 di Medan: Rico Waas Dorong Destinasi Multikultur Jadi Penggerak Pariwisata dan Ekonomi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:30 WIB

Haru Nurhayani Usai 8 Tahun Menanti, Rumah Hampir Rubuh Kini Jadi Hunian Layak

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:11 WIB

Rico Waas Pantau 111 Rumah Tak Layak Huni di Medan: Minta Rehab Tuntas dan Siap Dihuni

Berita Terbaru