Maut di Lubang PETI Batang Natal, Dua Pekerja Tewas Tertimbun, Penyelidikan Berlanjut

- Penulis

Kamis, 26 Maret 2026 - 20:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MADINA, LIBAS86.COM – Peristiwa longsor di lokasi pertambangan emas tanpa izin (PETI) kembali memakan korban jiwa di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara. Dua pekerja dilaporkan meninggal dunia dalam insiden di wilayah Tanoman, Desa Simanguntong, Kecamatan Batang Natal.

Peristiwa tragis itu terjadi pada Rabu (18/3/2026) sore, saat para pekerja tengah melakukan aktivitas penambangan menggunakan mesin dompeng. Secara tiba-tiba, material tanah longsor dan menimbun para pekerja yang berada di dalam lubang tambang.

Baca Juga :  Pasca Kejadian, TNI–Polri Bersinergi Pulihkan Polsek Muara Batang Gadis Kapolres Madina: Pelayanan Segera Normal

Dua korban meninggal dunia masing-masing bernama Martaon (40), warga Desa Simanguntong, dan Amri (46), warga Desa Ampung Padang. Selain itu, satu pekerja dilaporkan selamat, sementara satu korban lainnya, Kholidin, mengalami luka berat dan masih menjalani perawatan intensif.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres Mandailing Natal, AKBP Bagus Priyandi, S.I.K., M.Si., mengatakan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait insiden tersebut.

Baca Juga :  Dua Siswa MIN 12 Medan Melaju ke Final Nasional KOMPAC 2025

“Kasus ini masih dalam penanganan Polsek Batang Natal dan Sat Reskrim Polres Madina,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (26/3/2026).

Ia menegaskan, proses penanganan difokuskan pada pemeriksaan saksi serta pengumpulan barang bukti di lokasi kejadian.

“Saat ini kami melakukan pemeriksaan saksi dan pengumpulan barang bukti,” tambahnya.

Sementara itu, Camat Batang Natal, Wahyu Siregar, membenarkan kejadian longsor di lokasi tambang ilegal tersebut. Ia menyebutkan, selain dua korban meninggal dunia, terdapat korban lain yang masih dalam perawatan.

Baca Juga :  Kapolres Mandailing Natal Tegaskan Disiplin dan Pelayanan Prima Saat Kunjungan Kerja ke Polsek Jajaran

“Benar, terjadi longsor di lokasi PETI Desa Simanguntong. Dua orang meninggal dunia dan satu korban masih dirawat,” ujarnya.

Peristiwa ini kembali menjadi perhatian serius terkait maraknya aktivitas pertambangan ilegal di wilayah Batang Natal. Selain berisiko tinggi terhadap keselamatan pekerja, aktivitas PETI juga berdampak buruk terhadap lingkungan.

Penulis : LBS86/SP

Editor : REDAKSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Lembaga Peduli Suara Rakyat Desak Percepatan Proses Laporan Dugaan Keterlibatan Oknum TNI dalam Aktivitas PETI di Kecamatan Batang Natal
Sikap Ksatria Kajati Sumut Minta Maaf di DPR RI Tuai Apresiasi, Riza Usty Siregar: Ini Contoh Pemimpin Berintegritas
Operasi Gabungan TNI AL dan Imigrasi Gagalkan Penyelundupan 6 PMI Ilegal dari Malaysia di Perairan Asahan
Halal Bihalal PKS Medan, Wali Kota Rico Waas Serukan Akhiri Polarisasi Politik dan Perkuat Sinergi Pembangunan
LBH Medan Bongkar Dugaan Pelanggaran HAM di Kasus Amsal Sitepu, Desak Jaksa Agung Copot Kajari Karo
Rico Waas Genjot Penataan Trotoar Medan: Konsep Humanis, Estetis, dan Tahan Lama Jadi Standar Baru
Entry Meeting LKPD 2025 Dimulai, Pemko Tanjungbalai Tegaskan Komitmen Transparansi Keuangan di Hadapan BPK RI
Wali Kota Medan Rico Waas Tegaskan Transparansi Keuangan Pemda, BPK Gunakan Big Data Audit LKPD 2025
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 12:57 WIB

Lembaga Peduli Suara Rakyat Desak Percepatan Proses Laporan Dugaan Keterlibatan Oknum TNI dalam Aktivitas PETI di Kecamatan Batang Natal

Minggu, 5 April 2026 - 11:35 WIB

Sikap Ksatria Kajati Sumut Minta Maaf di DPR RI Tuai Apresiasi, Riza Usty Siregar: Ini Contoh Pemimpin Berintegritas

Sabtu, 4 April 2026 - 17:01 WIB

Operasi Gabungan TNI AL dan Imigrasi Gagalkan Penyelundupan 6 PMI Ilegal dari Malaysia di Perairan Asahan

Sabtu, 4 April 2026 - 16:37 WIB

Halal Bihalal PKS Medan, Wali Kota Rico Waas Serukan Akhiri Polarisasi Politik dan Perkuat Sinergi Pembangunan

Sabtu, 4 April 2026 - 15:17 WIB

LBH Medan Bongkar Dugaan Pelanggaran HAM di Kasus Amsal Sitepu, Desak Jaksa Agung Copot Kajari Karo

Berita Terbaru