LSM Kebenaran Keadilan dan Korban Ancam Demo di Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara–Polda Sumatera Utara, Desak Usut Tuntas Dugaan Pengancaman Senjata oleh Oknum Jaksa

- Penulis

Minggu, 12 April 2026 - 01:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, LIBAS86.COM — Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kebenaran Keadilan DPC Kota Medan bersama korban dugaan tindak pidana pengancaman berencana menggelar aksi unjuk rasa di kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dan Polda Sumatera Utara pada Selasa, 14 April 2026. Aksi ini digelar sebagai bentuk protes atas lambannya penanganan perkara dugaan pengancaman dengan senjata api yang disebut melibatkan oknum jaksa.

Ketua LSM Kebenaran Keadilan DPC Kota Medan sekaligus koordinator aksi, Muhammad Habibillah Alfath, mengatakan pihaknya telah memasukkan surat pemberitahuan aksi demonstrasi ke Intelkam Polda Sumatera Utara pada Jumat (10/4/2026). Menurutnya, aksi tersebut bertujuan mendesak aparat penegak hukum agar serius menangani laporan dugaan tindak pidana pengancaman serta memeriksa dugaan pelanggaran etik dan disiplin yang menyeret nama seorang jaksa.

Baca Juga :  Diduga Rawan Korupsi! Revitalisasi Sekolah Rp14 Triliun Disorot, Pengelolaan Dana oleh Kepala Sekolah Jadi Sorotan Nasional

“Kasus ini sudah menjadi perhatian publik dan ramai diberitakan. Kami meminta aparat tidak tebang pilih dalam penegakan hukum. Siapa pun yang diduga terlibat harus diperiksa secara transparan dan profesional,” tegas Habibillah. Ia juga meminta Kapolda Sumut, Whisnu Hermawan Februanto, segera mengambil langkah tegas agar perkara ini tidak berlarut-larut.

Kasus ini bermula dari laporan Ayatullah Komeni Pulungan, seorang petugas keamanan pergudangan di kawasan Amplas, Medan, yang mengaku mengalami pengancaman saat sedang bertugas. Korban menyebut insiden tersebut berdampak serius terhadap kondisi psikologisnya hingga membuatnya memilih mengundurkan diri dari pekerjaannya karena merasa keselamatannya terancam.

Kuasa hukum korban, Risnawati Nasution, SH, MH, CPM, menegaskan bahwa aksi damai tersebut merupakan bentuk dorongan moral kepada aparat agar proses hukum berjalan adil dan tanpa intervensi. Menurutnya, semua warga negara memiliki kedudukan yang sama di hadapan hukum, termasuk aparat penegak hukum yang diduga melakukan pelanggaran.

Baca Juga :  Dirut RSU T. Mansyur Pemko Tanjungbalai Ucapkan Selamat Kepada P3K Paroh Waktu Yang Baru Saja Dilantik

Rencana aksi ini diperkirakan akan menjadi sorotan publik di Medan. Massa mendesak agar penanganan kasus dugaan pengancaman tersebut dilakukan secara terbuka, akuntabel, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku, demi menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum

Penulis : LBS86/ REL

Editor : REDAKSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jaksa Sahabat Pendidik Diluncurkan, Kajati Sumut Muhibuddin Siap Kawal Kepala Sekolah hingga PPK
Disorot Media, Pekerja Proyek Drainase Rp235,9 Juta Mendadak Lengkap APD: K3 atau Sekadar “Panggung Sandiwara”?
Laporan Penipuan Jual Beli Tanah Mandek di Polsek Medan Tembung, Korban Klaim Diminta Rp700 Ribu untuk Gelar Perkara
Tender SDA Sumut Rp30 Miliar Disorot: 19 Perusahaan Mendaftar, Hanya Satu Menawar, Status SBU Jadi Pertanyaan
Jelajah Wisata Budaya ke-4 di Medan: Rico Waas Dorong Destinasi Multikultur Jadi Penggerak Pariwisata dan Ekonomi
Haru Nurhayani Usai 8 Tahun Menanti, Rumah Hampir Rubuh Kini Jadi Hunian Layak
Rico Waas Pantau 111 Rumah Tak Layak Huni di Medan: Minta Rehab Tuntas dan Siap Dihuni
Diduga Bangun Perumahan Mewah Tanpa PBG, Proyek The Sasmaya Persatuan Tetap Jalan; Wali Kota Medan Diminta Bertindak Tegas
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:47 WIB

Jaksa Sahabat Pendidik Diluncurkan, Kajati Sumut Muhibuddin Siap Kawal Kepala Sekolah hingga PPK

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Disorot Media, Pekerja Proyek Drainase Rp235,9 Juta Mendadak Lengkap APD: K3 atau Sekadar “Panggung Sandiwara”?

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Laporan Penipuan Jual Beli Tanah Mandek di Polsek Medan Tembung, Korban Klaim Diminta Rp700 Ribu untuk Gelar Perkara

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Tender SDA Sumut Rp30 Miliar Disorot: 19 Perusahaan Mendaftar, Hanya Satu Menawar, Status SBU Jadi Pertanyaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:52 WIB

Jelajah Wisata Budaya ke-4 di Medan: Rico Waas Dorong Destinasi Multikultur Jadi Penggerak Pariwisata dan Ekonomi

Berita Terbaru