ULTIMATUM RICO WAAS ! Tak Ada Lagi Sampah Berserakan di Medan, SAPA KOTA Diperketat

- Penulis

Kamis, 19 Februari 2026 - 00:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, LIBAS86.COM – Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, akhirnya angkat suara dengan nada tinggi soal persoalan sampah yang masih terlihat berserakan di berbagai ruas jalan Kota Medan. Dalam rapat evaluasi program SAPA KOTA di Balai Kota, Rico melontarkan ultimatum terbuka kepada seluruh Camat: tidak ada lagi alasan.

“Mulai hari ini jangan ada sampah berserakan. Jangan banyak alasan,” tegas Rico di hadapan pimpinan OPD, Rabu (18/2/2026).

Pernyataan itu bukan sekadar retorika. Rico memastikan pengawasan diperketat melalui program SAPA KOTA, sistem pelaporan berbasis grup WhatsApp yang mewajibkan Camat dan perangkat daerah melaporkan kondisi wilayahnya setiap hari — dari sampah, lampu PJU mati, hingga jalan rusak.

🔎 Sorotan Serius: Jangan Hanya Bersih Saat Disorot

Rico menegaskan, kebersihan tidak boleh hanya reaktif atau musiman. Baik kawasan pinggiran maupun pusat kota harus bebas dari tumpukan sampah.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) diminta tidak hanya turun saat ada laporan viral, tetapi melakukan kontrol sebelum dan sesudah pembersihan agar persoalan tidak berulang.

“Ini tanggung jawab bersama. DLH sebagai induk lingkungan hidup harus mengontrol penuh,” tegasnya.

Baca Juga :  Terbukti Korupsi Dana Desa 2023, Tiga Perangkat Desa Tuhegeo II Divonis Penjara oleh Hakim Tipikor Medan

⚡ SAPA KOTA: Dari Grup WA Jadi Alat Kontrol

Program SAPA KOTA kini bukan lagi sekadar forum koordinasi, tetapi menjadi instrumen kontrol harian. Rico bahkan meminta Bappeda memberikan warning kepada OPD atau Camat yang tidak aktif melaporkan kondisi wilayah. Artinya, tidak ada lagi ruang untuk diam.

🏟 Stadion Teladan Ikut Disorot

Dalam rapat tersebut, Wakil Wali Kota Zakiyuddin Harahap turut menyoroti tumpukan sampah di sekitar Stadion Teladan.

Menurutnya, stadion yang tengah direvitalisasi sebagai ikon kota tidak boleh dikelilingi TPS liar yang merusak estetika dan citra Medan.

Baca Juga :  Tiba di Kuala Namu, Presiden Prabowo Kembali Tinjau Banjir dan Longsor Sumut dan Aceh.

“Kalau ini dibiarkan, bukan hanya merusak pemandangan, tapi merusak wajah kota,” tegasnya.

🚧 Infrastruktur Jadi Target Evaluasi

Selain sampah, Rico juga menyoroti;

– Lampu Penerangan

– Jalan Umum (PJU) Lampu lalu lintas

– Jalan rusak

– Infrastruktur publik lainnya

Ia meminta Dinas SDABMBK bergerak cepat berdasarkan laporan harian yang masuk. Perbaikan tidak boleh berulang di titik yang sama.

📌 Pesan Tegas

Rapat evaluasi ini menandai fase baru pengawasan kota. SAPA KOTA diposisikan sebagai alat disiplin birokrasi, bukan sekadar ruang komunikasi.Ultimatum sudah disampaikan. Kini publik menunggu pembuktiannya.

Penulis : LBS86/ REL

Editor : REDAKSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jaksa Sahabat Pendidik Diluncurkan, Kajati Sumut Muhibuddin Siap Kawal Kepala Sekolah hingga PPK
Disorot Media, Pekerja Proyek Drainase Rp235,9 Juta Mendadak Lengkap APD: K3 atau Sekadar “Panggung Sandiwara”?
Laporan Penipuan Jual Beli Tanah Mandek di Polsek Medan Tembung, Korban Klaim Diminta Rp700 Ribu untuk Gelar Perkara
Tender SDA Sumut Rp30 Miliar Disorot: 19 Perusahaan Mendaftar, Hanya Satu Menawar, Status SBU Jadi Pertanyaan
Jelajah Wisata Budaya ke-4 di Medan: Rico Waas Dorong Destinasi Multikultur Jadi Penggerak Pariwisata dan Ekonomi
Haru Nurhayani Usai 8 Tahun Menanti, Rumah Hampir Rubuh Kini Jadi Hunian Layak
Rico Waas Pantau 111 Rumah Tak Layak Huni di Medan: Minta Rehab Tuntas dan Siap Dihuni
Diduga Bangun Perumahan Mewah Tanpa PBG, Proyek The Sasmaya Persatuan Tetap Jalan; Wali Kota Medan Diminta Bertindak Tegas
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:47 WIB

Jaksa Sahabat Pendidik Diluncurkan, Kajati Sumut Muhibuddin Siap Kawal Kepala Sekolah hingga PPK

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Disorot Media, Pekerja Proyek Drainase Rp235,9 Juta Mendadak Lengkap APD: K3 atau Sekadar “Panggung Sandiwara”?

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Laporan Penipuan Jual Beli Tanah Mandek di Polsek Medan Tembung, Korban Klaim Diminta Rp700 Ribu untuk Gelar Perkara

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Tender SDA Sumut Rp30 Miliar Disorot: 19 Perusahaan Mendaftar, Hanya Satu Menawar, Status SBU Jadi Pertanyaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:52 WIB

Jelajah Wisata Budaya ke-4 di Medan: Rico Waas Dorong Destinasi Multikultur Jadi Penggerak Pariwisata dan Ekonomi

Berita Terbaru