Pantau Hilal di OIF UMSU, Rico Waas Ajak Warga Medan Hormati Perbedaan Awal Ramadan 1447 H

- Penulis

Rabu, 18 Februari 2026 - 08:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, LIBAS86.COM – Menjelang bulan suci Ramadan 1447 H/2026 M, Pemerintah Kota Medan bersama Observatorium Ilmu Falak UMSU menggelar rukyatul hilal di lantai 7 Laboratorium OIF UMSU, Jalan Denai, Selasa (17/2/2026). Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas memimpin langsung pemantauan hilal bersama tokoh agama dan alim ulama Kota Medan.

Dalam sambutannya, Rico Waas menegaskan bahwa potensi perbedaan penetapan awal puasa tidak boleh menjadi sumber perpecahan di tengah masyarakat. Ia mengingatkan, perbedaan metode penentuan awal Ramadan merupakan bagian dari dinamika fikih yang telah berlangsung lama di Indonesia.

Baca Juga :  Sekolah Rusak dan Parit Jadi Kolam, Rico Waas Turun Langsung Cari Solusi Bersama Warga

“Kita sudah berpuluh-puluh tahun hidup dalam saling pengertian. Mau mulainya barengan atau berbeda, kita tetap saling menghormati sebagai satu bangsa Indonesia yang saling menyayangi dan menguatkan,” ujar Rico Waas.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak menghabiskan energi untuk memperdebatkan persoalan teknis penanggalan. Menurutnya, fokus utama umat Islam seharusnya tertuju pada kesiapan mental dan spiritual dalam menyambut Ramadan, sehingga kualitas ibadah tetap terjaga dan semakin meningkat.

Sementara itu, berdasarkan sidang isbat yang digelar Kementerian Agama Republik Indonesia, pemerintah menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Penetapan tersebut berbeda dengan keputusan PP Muhammadiyah yang menetapkan 1 Ramadan pada 18 Februari 2026 menggunakan sistem Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). Perbedaan ini kembali menjadi pengingat pentingnya sikap saling menghormati dalam kehidupan beragama.

Baca Juga :  Warga Desa Singkuang Datangi Mapolsek Muara Batang Gadis, Soroti Dugaan Praktik Tangkap-Lepas pengedar Narkoba

Rico Waas turut memberikan apresiasi terhadap fasilitas OIF UMSU yang dinilai memiliki standar observatorium modern dan menjadi kebanggaan warga Medan dalam pengembangan ilmu falak. Ia berharap, kolaborasi antara pemerintah daerah, akademisi, dan tokoh agama terus diperkuat guna menjaga harmoni sosial sekaligus meningkatkan literasi keagamaan berbasis sains di Kota Medan.

Penulis : LBS86/ REL

Editor : REDAKSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Soroti Pengadaan PIN DPRD Tapsel Rp267 Juta, Mahasiswa Demo ke Kejari dan Polres
Kadispora Medan Lepas Smartfren Fun Run 2026, Car Free Day dan UMKM Lokal Ramaikan Lapangan Merdeka.
Kejari Medan Tolak Izin Pelantikan FORWAKA, Pernyataan Kasi Intel Picu Sorotan Regulasi dan Transparansi
Zakiyuddin Harahap Dorong Perlindungan Ojol di Medan: PKH Daerah, UHC, hingga Jaminan Kecelakaan Diperkuat
Muhammad Zulfahri Tanjung Desak Usut Tuntas Dugaan Kredit Fiktif di Bank Rakyat Indonesia Unit Cemara.
PWI dan JMSI Sumut Apresiasi Kinerja Kajati Harli Siregar: Prestasi Gemilang, Penegakan Hukum Makin Tajam.
Kejari Gunungsitoli Bantah Isu “Kotak-kotakan” Wartawan, Forwaka Tegaskan Pertemuan Hanya Bahas Pelantikan.
Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim Lantik 11 Pejabat Eselon II, Tegaskan Reformasi Birokrasi dan Percepatan Visi Tanjungbalai EMAS.
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 14:03 WIB

Soroti Pengadaan PIN DPRD Tapsel Rp267 Juta, Mahasiswa Demo ke Kejari dan Polres

Minggu, 19 April 2026 - 11:37 WIB

Kadispora Medan Lepas Smartfren Fun Run 2026, Car Free Day dan UMKM Lokal Ramaikan Lapangan Merdeka.

Sabtu, 18 April 2026 - 21:34 WIB

Kejari Medan Tolak Izin Pelantikan FORWAKA, Pernyataan Kasi Intel Picu Sorotan Regulasi dan Transparansi

Sabtu, 18 April 2026 - 20:53 WIB

Zakiyuddin Harahap Dorong Perlindungan Ojol di Medan: PKH Daerah, UHC, hingga Jaminan Kecelakaan Diperkuat

Sabtu, 18 April 2026 - 14:28 WIB

Muhammad Zulfahri Tanjung Desak Usut Tuntas Dugaan Kredit Fiktif di Bank Rakyat Indonesia Unit Cemara.

Berita Terbaru