Wali Kota Medan Resmikan Digitalisasi Pasar Petisah, Akhiri Sistem Tunai dan Perkuat Transparansi Pengelolaan Pasar

- Penulis

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas didampingi Direktur Utama PUD Pasar Kota Medan Anggia Ramadhan memperlihatkan bukti transaksi pembayaran kontribusi pedagang secara digital usai peluncuran Sistem Pembayaran Kontribusi dan Digitalisasi Pasar di Pasar Petisah, Medan, Kamis (25/6/2026). Program ini menjadi langkah strategis Pemko Medan dalam mewujudkan tata kelola pasar tradisional yang modern, transparan, akuntabel, dan bebas dari kebocoran pendapatan.

MEDAN I LIBAS86.COM – Pemerintah Kota Medan resmi memulai babak baru transformasi pasar tradisional. Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meluncurkan Sistem Pembayaran Kontribusi dan Digitalisasi Pasar di Pasar Petisah, Kamis (25/6/2026), sebagai langkah strategis membangun tata kelola pasar yang modern, transparan, profesional, dan akuntabel. Program ini sekaligus menjadi upaya konkret menghapus potensi kebocoran pendapatan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada pedagang dan masyarakat.

Baca Juga :  Direktur Pelaksana PT. Inalum di Tahan Penyidik Kejatisu, Diduga Terlibat Dugaan Korupsi Dalam Penjualan Aluminium Tahun 2018 Sampai Tahun 2024.

Dalam sambutannya, Rico Waas menegaskan bahwa pasar tradisional tidak boleh tertinggal di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan perubahan perilaku konsumen. Menurutnya, masyarakat kini semakin mengutamakan kenyamanan, kecepatan, dan kemudahan dalam berbelanja sehingga pengelolaan pasar harus bertransformasi agar tetap mampu bersaing dengan ritel modern maupun platform perdagangan elektronik (e-commerce).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Disrupsi teknologi tidak bisa dihindari. Kita harus mampu beradaptasi agar pasar tradisional menjadi lebih profesional, tertib, dan memberikan rasa nyaman bagi masyarakat. Perubahan ini merupakan langkah penting untuk menjaga eksistensi pasar tradisional sebagai pusat ekonomi rakyat,” ujar Rico Waas.

Baca Juga :  Warga Geger! Pria 23 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Rumah Kontrakan, Polisi Selidiki Penyebabnya

Salah satu terobosan utama dalam program tersebut adalah penerapan sistem pembayaran kontribusi pedagang secara non-tunai melalui kerja sama dengan Bank Mandiri. Dengan sistem digital tersebut, seluruh pembayaran akan langsung masuk ke rekening PUD Pasar Kota Medan tanpa melalui perantara sehingga setiap transaksi dapat dipantau secara real time. Langkah ini diyakini mampu memperkuat transparansi, meningkatkan akuntabilitas keuangan, sekaligus menutup celah terjadinya kebocoran pendapatan yang selama ini menjadi perhatian berbagai pihak.

Rico Waas menegaskan digitalisasi bukan sekadar perubahan sistem pembayaran, tetapi merupakan reformasi tata kelola pasar secara menyeluruh. Ia mengajak seluruh pedagang untuk mendukung transformasi tersebut demi menciptakan pasar yang lebih bersih, aman, tertib, nyaman, dan mampu menjadi pilihan utama masyarakat. Menurutnya, Pasar Petisah diharapkan menjadi proyek percontohan sebelum diterapkan di seluruh pasar yang dikelola PUD Pasar Kota Medan.

Baca Juga :  Perkuat Hubungan Serumpun, Pemko Medan dan DPUM Malaysia Jajaki Peluang Investasi

Direktur Utama PUD Pasar Kota Medan, Anggia Ramadhan, mengatakan digitalisasi menjadi fondasi utama dalam mewujudkan BUMD yang bersih, transparan, dan profesional. Menurutnya, perubahan pola konsumsi masyarakat, pesatnya perkembangan teknologi digital, serta meningkatnya persaingan dengan pusat perbelanjaan modern dan e-commerce menuntut pasar tradisional untuk terus berinovasi. Karena itu, digitalisasi bukan lagi sebuah pilihan, melainkan kebutuhan agar pasar tradisional tetap menjadi penggerak ekonomi kerakyatan sekaligus mampu bersaing di era digital.

Penulis : LBS86/ REL

Editor : REDAKSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Kejari Mandailing Natal Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Melalui Komitmen Bersama Polda Sumut dan Kejati Sumut
DPD MOSI Sumut Geruduk Kantor Bupati Deli Serdang, Desak Pembongkaran Pabrik Kasur Diduga Ilegal di Desa Sampali
Sugiat Santoso Dorong Petani Tingkatkan Kapasitas dan Daya Saing, Tegaskan Ketahanan Pangan Dimulai dari SDM Pertanian
H. Sugiat Santoso Hadiri Peletakan Batu Pertama Ponpes Dai & Tahfiz Nur Asyqi di Deli Serdang, Tegaskan Komitmen Cetak Generasi Qurani
Wali Kota Tanjungbalai Percepat Sertifikasi Aset Daerah, Gandeng BPN Sumut Susun NPGT
PMII Madina Soroti Dugaan Aktivitas PETI, Minta Pangdam I/Bukit Barisan Cek Langsung ke Lokasi
Kepala dan Sekretaris Disdikbud Medan Bungkam, Dugaan Revitalisasi Sekolah Rp47,4 Miliar Kian Disorot, LSM Siapkan Laporan ke APH
Dari Candaan “Tukang Parkir” di PRSU, Berlabuh di Balai Kota: Kisah Cinta Wakil Wali Kota Medan Diabadikan dalam Buku Biografi
Berita ini 0 kali dibaca
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meresmikan Sistem Pembayaran Kontribusi dan Digitalisasi Pasar di Pasar Petisah sebagai langkah mewujudkan pasar tradisional modern, transparan, dan berbasis teknologi digital.

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:11 WIB

Kejari Mandailing Natal Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Melalui Komitmen Bersama Polda Sumut dan Kejati Sumut

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:52 WIB

DPD MOSI Sumut Geruduk Kantor Bupati Deli Serdang, Desak Pembongkaran Pabrik Kasur Diduga Ilegal di Desa Sampali

Senin, 27 Juli 2026 - 20:55 WIB

Sugiat Santoso Dorong Petani Tingkatkan Kapasitas dan Daya Saing, Tegaskan Ketahanan Pangan Dimulai dari SDM Pertanian

Senin, 27 Juli 2026 - 17:12 WIB

H. Sugiat Santoso Hadiri Peletakan Batu Pertama Ponpes Dai & Tahfiz Nur Asyqi di Deli Serdang, Tegaskan Komitmen Cetak Generasi Qurani

Senin, 27 Juli 2026 - 16:52 WIB

Wali Kota Tanjungbalai Percepat Sertifikasi Aset Daerah, Gandeng BPN Sumut Susun NPGT

Berita Terbaru