Wali Kota Medan Resmikan Digitalisasi Pasar Petisah, Akhiri Sistem Tunai dan Perkuat Transparansi Pengelolaan Pasar

- Penulis

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas didampingi Direktur Utama PUD Pasar Kota Medan Anggia Ramadhan memperlihatkan bukti transaksi pembayaran kontribusi pedagang secara digital usai peluncuran Sistem Pembayaran Kontribusi dan Digitalisasi Pasar di Pasar Petisah, Medan, Kamis (25/6/2026). Program ini menjadi langkah strategis Pemko Medan dalam mewujudkan tata kelola pasar tradisional yang modern, transparan, akuntabel, dan bebas dari kebocoran pendapatan.

MEDAN I LIBAS86.COM – Pemerintah Kota Medan resmi memulai babak baru transformasi pasar tradisional. Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meluncurkan Sistem Pembayaran Kontribusi dan Digitalisasi Pasar di Pasar Petisah, Kamis (25/6/2026), sebagai langkah strategis membangun tata kelola pasar yang modern, transparan, profesional, dan akuntabel. Program ini sekaligus menjadi upaya konkret menghapus potensi kebocoran pendapatan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada pedagang dan masyarakat.

Baca Juga :  Timnas Indonesia U-19 Bungkam Myanmar 3-0, Kekompakan Rico Waas–Zakiyuddin Jadi Sorotan di Stadion Utama Sumut

Dalam sambutannya, Rico Waas menegaskan bahwa pasar tradisional tidak boleh tertinggal di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan perubahan perilaku konsumen. Menurutnya, masyarakat kini semakin mengutamakan kenyamanan, kecepatan, dan kemudahan dalam berbelanja sehingga pengelolaan pasar harus bertransformasi agar tetap mampu bersaing dengan ritel modern maupun platform perdagangan elektronik (e-commerce).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Disrupsi teknologi tidak bisa dihindari. Kita harus mampu beradaptasi agar pasar tradisional menjadi lebih profesional, tertib, dan memberikan rasa nyaman bagi masyarakat. Perubahan ini merupakan langkah penting untuk menjaga eksistensi pasar tradisional sebagai pusat ekonomi rakyat,” ujar Rico Waas.

Baca Juga :  Diduga Terjadi Sabotase Aliran Listrik, Jamaah Masjid Al-Ikhlas Datangi Kantor PLN Medan Timur, Minta Gangguan Segera Dituntaskan

Salah satu terobosan utama dalam program tersebut adalah penerapan sistem pembayaran kontribusi pedagang secara non-tunai melalui kerja sama dengan Bank Mandiri. Dengan sistem digital tersebut, seluruh pembayaran akan langsung masuk ke rekening PUD Pasar Kota Medan tanpa melalui perantara sehingga setiap transaksi dapat dipantau secara real time. Langkah ini diyakini mampu memperkuat transparansi, meningkatkan akuntabilitas keuangan, sekaligus menutup celah terjadinya kebocoran pendapatan yang selama ini menjadi perhatian berbagai pihak.

Rico Waas menegaskan digitalisasi bukan sekadar perubahan sistem pembayaran, tetapi merupakan reformasi tata kelola pasar secara menyeluruh. Ia mengajak seluruh pedagang untuk mendukung transformasi tersebut demi menciptakan pasar yang lebih bersih, aman, tertib, nyaman, dan mampu menjadi pilihan utama masyarakat. Menurutnya, Pasar Petisah diharapkan menjadi proyek percontohan sebelum diterapkan di seluruh pasar yang dikelola PUD Pasar Kota Medan.

Baca Juga :  MPLS Global Prima Medan Semarak, DPC GANN Kota Medan Tanamkan Semangat Tolak Narkoba kepada 260 Siswa Baru

Direktur Utama PUD Pasar Kota Medan, Anggia Ramadhan, mengatakan digitalisasi menjadi fondasi utama dalam mewujudkan BUMD yang bersih, transparan, dan profesional. Menurutnya, perubahan pola konsumsi masyarakat, pesatnya perkembangan teknologi digital, serta meningkatnya persaingan dengan pusat perbelanjaan modern dan e-commerce menuntut pasar tradisional untuk terus berinovasi. Karena itu, digitalisasi bukan lagi sebuah pilihan, melainkan kebutuhan agar pasar tradisional tetap menjadi penggerak ekonomi kerakyatan sekaligus mampu bersaing di era digital.

Penulis : LBS86/ REL

Editor : REDAKSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

KODRAT Medan Bidik Juara Umum Porprovsu XII 2026, 18 Atlet Siap Tempur!
Julis Amitra-Taufik Juara Kelas B Turnamen PB Mitra Sporty Medan 2026, Kadispora dan KONI Siap Dukung Pembinaan Atlet
Keluhan Pegawai RSUD CAM Bekasi Disorot, Direktur dan Wali Kota Belum Beri Tanggapan
GANN Medan Desak Bandar Penyelundupan 1,16 Ton Ketamine Dihukum Maksimal, Jaringan Internasional Harus Dibongkar!
LBH FORWAKA Sumut Desak Isu Aswas Kejati Sumut Diamankan Kejagung Dilaporkan ke Polisi, Dugaan Serangan Balik Disorot
Cuaca Ekstrem 23–25 Oktober, BPBD Medan Siagakan 53 Personel TRC, Warga Diminta Waspada Banjir
Isu Aswas Kejati Sumut Diamankan Kejagung Dibantah, Forwaka: Jangan Rusak Karakter Pejabat dengan Informasi Belum Terverifikasi
Jelang Porprovsu XII 2026, Persiapan Kontingen Medan Disorot, Bobby Zulkarnain Minta Dispora Bertindak
Berita ini 0 kali dibaca
Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meresmikan Sistem Pembayaran Kontribusi dan Digitalisasi Pasar di Pasar Petisah sebagai langkah mewujudkan pasar tradisional modern, transparan, dan berbasis teknologi digital.

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:32 WIB

KODRAT Medan Bidik Juara Umum Porprovsu XII 2026, 18 Atlet Siap Tempur!

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:35 WIB

Julis Amitra-Taufik Juara Kelas B Turnamen PB Mitra Sporty Medan 2026, Kadispora dan KONI Siap Dukung Pembinaan Atlet

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:56 WIB

Keluhan Pegawai RSUD CAM Bekasi Disorot, Direktur dan Wali Kota Belum Beri Tanggapan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 19:37 WIB

GANN Medan Desak Bandar Penyelundupan 1,16 Ton Ketamine Dihukum Maksimal, Jaringan Internasional Harus Dibongkar!

Jumat, 23 Oktober 2026 - 18:13 WIB

LBH FORWAKA Sumut Desak Isu Aswas Kejati Sumut Diamankan Kejagung Dilaporkan ke Polisi, Dugaan Serangan Balik Disorot

Berita Terbaru