MEDAN, LIBAS86.COM – Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al Washliyah kembali menunjukkan komitmennya dalam memerangi penyalahgunaan narkoba di lingkungan pendidikan. Bekerja sama dengan DPC Gerakan Anti Narkotika Nasional (GANN) Kota Medan, kampus UMN Al Washliyah Muhammad Arsyad Thalib Lubis menggelar tes urine bagi seluruh staf, pegawai, dan petugas keamanan (security) pada Rabu (1/7/2026) mulai pukul 10.00 WIB di Kampus UMN Al Washliyah, Jalan Garu II No. 93, Kota Medan.
Sebanyak 29 peserta mengikuti pemeriksaan urine yang menjadi bagian dari upaya preventif untuk menciptakan lingkungan kampus yang bebas dari penyalahgunaan narkotika. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Rektor UMN Al Washliyah Prof. Dr. H. Firmansyah, M.Si, didampingi Wakil Rektor I Prof. Dr. Anwar Sadat Harahap, M.Hum, Wakil Rektor II Dr. Dedy Julindri Panjaitan, M.Si, Kepala Biro Administrasi Rektor Muslim Asahan, S.Pd, serta Kepala Tata Usaha UMN Julianto, SE. Kehadiran jajaran pimpinan kampus menjadi bukti keseriusan institusi dalam membangun budaya akademik yang sehat dan bebas narkoba.
Dari pihak DPC GANN Kota Medan, kegiatan dipimpin langsung oleh Ketua Syoekri Latief Pinem, didampingi Sekretaris Ray Pitty Siregar, ST, Bendahara Fery Situmeang, SE, serta Wakil Ketua Depin Tanto Ginting. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan organisasi anti narkotika ini dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat pengawasan sekaligus memberikan edukasi kepada seluruh sivitas akademika mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Rektor UMN Al Washliyah menegaskan bahwa pelaksanaan tes urine bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan telah menjadi kebutuhan dan kewajiban bagi seluruh pegawai di lingkungan kampus. Bahkan, program serupa direncanakan akan diperluas kepada mahasiswa aktif maupun mahasiswa baru sebagai bagian dari upaya menciptakan generasi akademisi yang sehat, berintegritas, dan terbebas dari pengaruh narkotika.
Dalam arahannya, Rektor juga menekankan bahwa apabila terdapat staf atau pegawai yang terbukti positif menggunakan narkoba, pihak universitas akan mengambil langkah tegas sesuai ketentuan yang berlaku. Selain pemberian sanksi, pihak kampus juga membuka ruang pembinaan, edukasi, hingga rehabilitasi, dengan mekanisme yang akan disesuaikan berdasarkan kebijakan pimpinan universitas. Pendekatan tersebut diharapkan mampu memberikan efek jera sekaligus kesempatan bagi yang bersangkutan untuk kembali menjalani kehidupan yang lebih baik.
Melalui kerja sama antara UMN Al Washliyah dan DPC GANN Kota Medan ini, diharapkan lahir budaya kampus yang semakin disiplin, sehat, dan berkarakter. Langkah nyata tersebut sekaligus menjadi pesan kuat bahwa perang melawan narkoba harus dimulai dari lingkungan pendidikan sebagai benteng utama dalam mencetak sumber daya manusia unggul menuju Indonesia yang bebas narkoba.
Penulis : LBS86/ RPS
Editor : REDAKSI
















































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































