MEDAN, LIBAS86.COM – Upaya menekan aksi kriminalitas, khususnya begal, terus diperkuat oleh Pemerintah Kecamatan Medan Deli melalui peningkatan patroli malam dan pengaktifan pos keamanan lingkungan (poskamling). Langkah ini menjadi bagian dari strategi menjaga ketentraman dan ketertiban umum (Trantibum) di wilayah tersebut.
Camat Medan Deli, M. Aidiel Putra Pratama, menegaskan bahwa patroli Trantibum dilaksanakan secara rutin setiap malam bersama unsur tiga pilar, yakni kecamatan, TNI, dan Polri. Patroli dimulai pukul 22.00 hingga 05.00 WIB dengan menyasar titik-titik yang berpotensi rawan gangguan keamanan.
Dalam pelaksanaannya, petugas tidak hanya berkeliling memantau situasi, tetapi juga melakukan tindakan preventif seperti membubarkan kelompok pemuda yang berkumpul di pinggir jalan. Langkah ini dinilai efektif untuk mencegah potensi tawuran, geng motor, hingga tindak kriminal seperti begal yang kerap terjadi pada malam hari.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain patroli, pihak kecamatan juga telah melakukan pemetaan wilayah rawan kejahatan. Sejumlah titik strategis direncanakan akan dipasangi kamera pengawas (CCTV) guna memperkuat sistem keamanan berbasis teknologi. Keberadaan CCTV diharapkan mampu memberikan efek jera bagi pelaku kejahatan sekaligus meningkatkan rasa aman masyarakat.
Meski demikian, Aidiel menyebutkan bahwa tingkat kasus begal di wilayahnya masih relatif terkendali. Dalam dua bulan terakhir, tercatat hanya satu kejadian yang terjadi di kawasan Titi Papan. Namun, potensi gangguan keamanan lain seperti konflik antarwarga dan geng motor tetap menjadi perhatian serius pemerintah setempat.
Sebagai langkah preventif jangka panjang, masyarakat juga didorong untuk aktif menghidupkan kembali poskamling di setiap lingkungan. Selain berfungsi menjaga keamanan, poskamling dinilai mampu memperkuat solidaritas sosial dan menjadi sarana pertukaran informasi antarwarga dalam menciptakan lingkungan yang lebih aman dan kondusif.
Penulis : LBS86/ REL
Editor : REDAKSI
















