MEDAN, LIBAS86.COM – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Generasi Anti Narkotika Nasional (GANN) Kota Medan menerima kunjungan silaturahmi dari Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Graha Kirana dalam rangka membahas solusi terhadap stigma negatif di lingkungan kampus, seperti kasus pelecehan seksual, perundungan (bullying), hingga penyalahgunaan narkoba. Pertemuan tersebut berlangsung hangat di Kantor GANN Kota Medan, Selasa (19/5/2026) lalu.
Ketua DPC GANN Kota Medan, Syoekri Latief Pinem, didampingi sejumlah pengurus di antaranya Ray Pitty Siregar selaku Sekretaris, Fery Situmeang sebagai Bendahara, serta Wakil Ketua Depin Tanto Ginting, menyambut langsung kedatangan rombongan dari STIH Graha Kirana. Delegasi kampus dipimpin oleh pihak Program Studi Hukum, Sulthan Agung, yang hadir bersama dua mahasiswa untuk membahas peluang kerja sama edukatif antara dunia pendidikan dan lembaga anti narkotika.
Dalam pertemuan tersebut, Sulthan Agung menyampaikan perkembangan yang terjadi di lingkungan kampus dan menyambut baik rencana kolaborasi dengan GANN Kota Medan. Bentuk kerja sama yang dibahas meliputi kuliah umum, seminar edukasi, penyuluhan hukum, sosialisasi bahaya narkoba, pencegahan pelecehan seksual, serta edukasi anti-perundungan di lingkungan mahasiswa. Langkah ini dinilai penting untuk membangun atmosfer akademik yang aman, sehat, dan produktif.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ketua DPC GANN Kota Medan, Syoekri Latief Pinem, menegaskan pihaknya siap mendukung penuh program edukasi tersebut tanpa memprioritaskan keuntungan finansial. Menurutnya, upaya penyelamatan generasi muda, khususnya mahasiswa, harus menjadi tanggung jawab bersama. Sementara itu, Bendahara GANN Kota Medan, Fery Situmeang, menambahkan bahwa pelaksanaan tes urine berkala bagi mahasiswa baru maupun mahasiswa senior, termasuk staf dan dosen, menjadi salah satu langkah strategis untuk menciptakan lingkungan kampus yang bebas dari narkoba.
“Dengan adanya keberanian kampus melakukan tes urine secara terbuka, STIH Graha Kirana dapat menjadi kampus yang diperhitungkan dan menyandang predikat Kampus BERSINAR (Bersih dari Narkoba),” tegas Fery Situmeang. Program tersebut diharapkan mampu menjadi contoh bagi perguruan tinggi lain di Kota Medan dalam menciptakan sistem pendidikan yang sehat dan bebas dari ancaman narkotika.
Di sisi lain, Wakil Ketua Depin Tanto Ginting mengapresiasi komitmen STIH Graha Kirana yang berencana menggelar kegiatan sosialisasi dan penyuluhan sebanyak dua hingga tiga kali dalam setahun dengan melibatkan GANN Kota Medan. Hasil pembahasan tersebut nantinya akan dituangkan secara resmi melalui Memorandum of Understanding (MoU) sebagai bentuk keseriusan kedua belah pihak. Pertemuan penuh semangat itu kemudian ditutup dengan sesi foto bersama dan yel-yel penuh antusias: “TOLAK NARKOBA… HHUUHHHAAAAA!”
Penulis : LBS86/ RG
Editor : REDAKSI
































































































































































































































































































































































































































































































































































































































