Mandailing Natal,LIBAS86.COM –Semangat mencintai Al-Qur’an begitu terasa di lingkungan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Mandailing Natal saat Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) menggelar IQTAFFEST I (Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Festival I), Sabtu (13/6/2026). Kegiatan perdana ini mempertemukan pelajar Madrasah Aliyah (MA), Sekolah Menengah Atas (SMA), dan pondok pesantren dari berbagai wilayah di Kabupaten Mandailing Natal dalam suasana kompetitif, edukatif, dan penuh nilai keislaman.
Sejak pagi, antusiasme peserta dan guru pendamping terlihat mewarnai jalannya kegiatan. Tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, IQTAFFEST I hadir sebagai ruang bagi generasi muda untuk semakin dekat dengan Al-Qur’an, menggali potensi diri, serta menumbuhkan semangat belajar dan berprestasi.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Ketua STAIN Mandailing Natal, Dr. Mara Samin Lubis, M.Ed. Dalam sambutannya, beliau mengajak para pelajar untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai sahabat dalam kehidupan sehari-hari sekaligus sumber inspirasi dalam menata masa depan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Generasi muda hari ini adalah pemimpin masa depan. Karena itu, kedekatan dengan Al-Qur’an harus terus dirawat agar melahirkan pribadi yang berkarakter, berilmu, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Melalui IQTAFFEST I, STAIN MADINA ingin menunjukkan bahwa mencintai dan mempelajari Al-Qur’an dapat dilakukan dengan cara yang menarik, kreatif, dan relevan dengan perkembangan zaman. Kegiatan ini juga menjadi wujud komitmen Program Studi IAT dalam menghadirkan ruang pembinaan bagi generasi Qurani yang unggul, berprestasi, dan berdaya saing.
Sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras dan prestasi peserta, Ketua STAIN MADINA memberikan Golden Ticket kepada para juara. Penghargaan tersebut menjadi kesempatan istimewa bagi para pemenang untuk melanjutkan pendidikan di Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir (IAT) STAIN MADINA tanpa melalui tes seleksi.
Ketua Program Studi IAT, Amiruddin, M.Th., menyampaikan bahwa IQTAFFEST I merupakan langkah awal dalam membangun tradisi akademik yang dekat dengan nilai-nilai Al-Qur’an di kalangan pelajar. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, mahasiswa, dosen pendamping, serta berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Sementara itu, Sekretaris Program Studi IAT, Nugraha Andri Afriza, M.Ag., mengungkapkan rasa syukur atas tingginya partisipasi peserta dan dukungan dari berbagai pihak. Menurutnya, antusiasme tersebut menjadi motivasi untuk terus menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi generasi muda Mandailing Natal.
Penyelenggaraan perdana IQTAFFEST I menjadi bukti bahwa semangat Al-Qur’an terus tumbuh dan berkembang di kalangan generasi muda. Melalui kegiatan ini, STAIN MADINA menegaskan komitmennya untuk terus mencetak generasi Qurani yang unggul dalam prestasi, kuat dalam karakter, serta mampu mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan, pendidikan, dan pengabdian kepada masyarakat.
Penulis : LBS86/ SP
Editor : REDAKSI






















































































































































































































































































































































































































































































































































































































































