Sekjen DPN HKTI H. Abdul Kadir Karding bersama Ketua DPD HKTI Sumut H. Gus Irawan Pasaribu dan jajaran pengurus berfoto bersama dalam kegiatan FGD dan Rakerda DPD HKTI Sumatera Utara di Kampus Polbangtan Medan, Rabu (28/10/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat konsolidasi organisasi serta mendorong produktivitas dan kesejahteraan petani.
MEDAN I LIBAS86.COM– Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Nasional Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (DPN HKTI), H. Abdul Kadir Karding, membuka kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD HKTI Provinsi Sumatera Utara di Kampus Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Medan, Rabu (28/10/2026). Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus merumuskan program nyata guna meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani di Sumatera Utara.
Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Gubernur Sumatera Utara melalui Kepala Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Utara, Ketua DPD HKTI Sumut H. Gus Irawan Pasaribu, S.E., Ak., M.M., CA, Sekretaris DPD HKTI Sumut Muhammad Syah, jajaran pengurus DPD HKTI, serta pengurus DPC HKTI kabupaten dan kota se-Sumatera Utara. Pertemuan ini menjadi forum koordinasi antara pengurus organisasi di tingkat pusat dan daerah untuk menyelaraskan arah kebijakan serta program kerja pertanian.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam forum FGD, sejumlah persoalan strategis sektor pertanian menjadi perhatian, mulai dari ketersediaan sarana produksi, akses pembiayaan bagi petani, penguatan kelembagaan, hingga stabilitas harga hasil pertanian. Selain itu, perluasan akses pasar, pengembangan hilirisasi komoditas, serta peningkatan daya saing produk pertanian turut menjadi pembahasan penting dalam mendorong kemajuan sektor pertanian di Sumatera Utara.
Kehadiran Sekjen DPN HKTI Abdul Kadir Karding diharapkan dapat memperkuat sinergi antara organisasi petani, pemerintah daerah, perguruan tinggi, lembaga keuangan, dan dunia usaha. Kolaborasi lintas sektor dinilai penting untuk menjawab berbagai tantangan pertanian, termasuk meningkatkan nilai tambah komoditas, memperluas peluang pemasaran, serta memperkuat posisi petani dalam rantai pasok pangan.
Ketua DPD HKTI Sumut H. Gus Irawan Pasaribu menempatkan Rakerda sebagai momentum konsolidasi organisasi untuk menyelaraskan program kerja dengan kebutuhan nyata petani di lapangan. Melalui koordinasi pengurus di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota, HKTI Sumut diharapkan mampu memperkuat pendampingan petani, membangun kemitraan pemasaran, dan mendorong penerapan sistem pertanian berkelanjutan.
Melalui FGD dan Rakerda tersebut, DPD HKTI Sumut berkomitmen memperkuat peran organisasi sebagai mitra strategis pemerintah sekaligus wadah perjuangan kepentingan petani. Program kerja yang dirumuskan diharapkan dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan produktivitas, daya saing komoditas, dan kesejahteraan petani, sehingga sektor pertanian Sumatera Utara semakin maju, mandiri, dan berkelanjutan.
Penulis : LBS86/ REL
Editor : REDAKSI







































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































