Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Sugiat Santoso, dalam kegiatan Literasi Digital Berbasis Moderasi yang diselenggarakan BNPT bersama FKPT Sumatera Utara di Medan, 20–21 Oktober 2026. Kegiatan ini diikuti lebih dari 250 peserta untuk memperkuat peran guru dalam mencegah penyebaran paham radikalisme dan kekerasan di kalangan pelajar.
MEDAN I LIBAS86.COM – Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Dr. H. Sugiat Santoso, S.E., S.H., M.SP., menegaskan pentingnya penguatan tiga ranah pendidikan, yakni afektif, kognitif, dan psikomotorik, untuk membentuk generasi muda yang cerdas, terampil, berkarakter, serta mampu menangkal penyebaran paham radikalisme di era digital.
Penegasan tersebut disampaikan Sugiat dalam kegiatan Literasi Digital Berbasis Moderasi yang diselenggarakan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) bersama Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Sumatera Utara di Andaliman Hall, Medan, Selasa (20/10/2026). Menurutnya, derasnya arus informasi di internet dan media sosial menuntut generasi muda tidak sekadar mahir menggunakan teknologi, tetapi juga mampu berpikir kritis, memverifikasi informasi, dan bertanggung jawab dalam beraktivitas di ruang digital.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sugiat menjelaskan, ranah kognitif berperan membangun kemampuan berpikir kritis untuk membedakan fakta, hoaks, dan konten ekstremisme. Ranah afektif berkaitan dengan pembentukan karakter, toleransi, serta sikap moderat. Sementara itu, ranah psikomotorik mencakup keterampilan memanfaatkan teknologi secara produktif, termasuk menghasilkan konten digital yang edukatif dan bermanfaat bagi masyarakat. Sekretaris DPD Partai Gerindra Sumatera Utara itu juga menekankan bahwa pembentukan mental dan karakter harus menjadi perhatian utama dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan masa depan.
Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, 20–21 Oktober 2026, tersebut diikuti lebih dari 250 peserta yang terdiri atas guru SMP, MTs, SMA, MA, serta ustaz dan ustazah pondok pesantren di Sumatera Utara. Forum ini berfokus pada penguatan peran pendidik dalam mencegah penyebaran paham kekerasan, intoleransi, ujaran kebencian, dan propaganda ekstremisme yang berpotensi memengaruhi pelajar melalui platform digital.
Deputi Bidang Pencegahan, Perlindungan dan Deradikalisasi BNPT, Irjen Pol. Wawan Ridwan, menilai guru memiliki posisi strategis dalam membentuk karakter, menanamkan nilai kebangsaan, serta menjadi teladan bagi peserta didik. Senada dengan itu, Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Sumatera Utara melalui Kabid Wawasan Kebangsaan dan Penanganan Konflik, Emir Mahbob Lubis, mengapresiasi pelaksanaan literasi digital berbasis moderasi sebagai upaya memperkuat wawasan kebangsaan di tengah tantangan penyebaran paham radikal di ruang digital.
Ketua FKPT Sumatera Utara, Prof. Arifuddin Muda Harahap, M.Hum., berharap keterlibatan para guru mampu memperkuat upaya pencegahan kekerasan dan ekstremisme di lingkungan pendidikan. Sugiat pun menegaskan bahwa kecakapan digital harus berjalan beriringan dengan penguatan karakter, moderasi, dan penghormatan terhadap perbedaan. Dengan demikian, ruang digital diharapkan menjadi sarana edukasi, kreativitas, dan penguatan persatuan bangsa, bukan tempat berkembangnya kebencian maupun propaganda ekstremisme.
Penulis : LBS86/ REL
Editor : REDAKSI

































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































