Fasilitas Mewah Bak Apartemen di Lapas Cibinong Bikin Geger, Ombudsman Bongkar Dugaan “Surga” di Balik Tembok Penjara

- Penulis

Sabtu, 26 September 2026 - 15:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOGOR I LIBAS86.COM — Temuan Ombudsman Republik Indonesia mengenai bangunan berfasilitas mewah di belakang Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, memantik sorotan publik. Di saat narapidana pada umumnya menjalani kehidupan serba terbatas di balik jeruji, Ombudsman justru menemukan klaster bangunan yang disebut memiliki fasilitas layaknya apartemen, lengkap dengan ruang tidur, televisi, sofa, pendingin ruangan hingga lingkungan yang disebut menyerupai hunian eksklusif.

Temuan tersebut terungkap saat Ombudsman melakukan inspeksi mendadak pada Rabu, 23 September 2026. Anggota Ombudsman RI Syafrida Rachmawati menyebut pihaknya menemukan sejumlah orang di dalam bangunan tersebut dan salah satunya mengakui sebagai warga binaan. Anggota Ombudsman lainnya, Fikri Yasin, bahkan menyoroti keberadaan kendaraan mewah seperti Toyota Alphard dan Fortuner di sekitar lokasi. Kondisi itu dinilai menimbulkan pertanyaan serius: siapa yang sebenarnya dapat menikmati fasilitas semewah itu di lingkungan lapas?

Baca Juga :  Kapolres dan Bupati Madina Sidak Pos PAM II Natal, Pastikan Pengamanan dan Pelayanan Maksimal

Sorotan semakin tajam setelah Ombudsman mengungkap dugaan adanya bangunan di luar blok hunian warga binaan yang digunakan secara tidak semestinya. Ombudsman kemudian merekomendasikan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) untuk mengembalikan warga binaan ke blok tahanan, menindak apabila terdapat petugas yang menghalangi kerja Ombudsman, serta membongkar bangunan yang dinilai tidak semestinya berada di kawasan lapas. Temuan ini tentu memunculkan pertanyaan publik mengenai pengawasan, integritas petugas, serta kemungkinan adanya perlakuan istimewa terhadap warga binaan tertentu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menteri Imipas Agus Andrianto pun turun langsung melakukan sidak ke Lapas Cibinong pada Jumat, 25 September 2026, bersama Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) Aris Marsudiyanto. Dalam pemeriksaan tersebut, Direktur Jenderal Pemasyarakatan Mashudi menyampaikan bahwa tim internal telah dibentuk untuk melakukan pemeriksaan dan investigasi. Menteri meminta kepastian waktu penyelesaian pemeriksaan tersebut, sementara Mashudi menyebut investigasi dapat diselesaikan dalam tiga hari dan Menteri memberikan waktu hingga satu pekan untuk laporan hasil investigasi.

Baca Juga :  Kalapas IIB Padangsidimpuan Disorot Usai Temuan Ganja 6,8 Kg di Lapas, Kakanwil Ditjenpas Sumut Dukung Proses Hukum

Di tengah polemik tersebut, Kepala Kanwil Ditjenpas Jawa Barat Yudi Suseno mengaku tidak mengenal sosok warga binaan yang disebut-sebut menikmati fasilitas mewah tersebut. Ia mengatakan persoalan Lapas Cibinong saat ini sedang ditangani pemerintah pusat melalui pemeriksaan dan penelusuran mendalam. Dalam keterangan sebelumnya, Yudi juga menyebut pihaknya masih menunggu hasil pendalaman tim untuk memastikan kondisi faktual serta kebenaran temuan Ombudsman. Sementara itu, sosok bernama Jimmy yang terlihat dalam foto di salah satu bangunan disebut-sebut berkaitan dengan seorang terpidana kasus LPEI, namun identitas dan keterkaitannya dengan fasilitas tersebut masih memerlukan verifikasi resmi.

Baca Juga :  Pendekatan Humanis Digenjot, Odong-Odong Ditertibkan Demi Keselamatan Publik

Persoalan ini kini memasuki babak yang lebih serius. Komisi IX DPR RI dijadwalkan menggelar Rapat Dengar Pendapat pada Senin, 28 September 2026 dengan melibatkan Ombudsman RI, Kementerian Imipas dan pihak terkait Lapas Cibinong. Publik tentu menunggu satu hal sederhana tetapi sangat penting: siapa yang membangun, siapa yang menguasai, siapa yang mengizinkan, dan siapa yang selama ini membiarkan fasilitas mewah tersebut berada di lingkungan lapas? Jika benar fasilitas eksklusif itu dinikmati warga binaan tertentu, kasus ini bukan sekadar soal bangunan mewah, melainkan menyentuh serius persoalan keadilan, pengawasan dan integritas pemasyarakatan.

Penulis : LBS86/ REL

Editor : REDAKSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jaksa Sahabat Pendidik Diluncurkan, Kajati Sumut Muhibuddin Siap Kawal Kepala Sekolah hingga PPK
Disorot Media, Pekerja Proyek Drainase Rp235,9 Juta Mendadak Lengkap APD: K3 atau Sekadar “Panggung Sandiwara”?
Laporan Penipuan Jual Beli Tanah Mandek di Polsek Medan Tembung, Korban Klaim Diminta Rp700 Ribu untuk Gelar Perkara
Tender SDA Sumut Rp30 Miliar Disorot: 19 Perusahaan Mendaftar, Hanya Satu Menawar, Status SBU Jadi Pertanyaan
Jelajah Wisata Budaya ke-4 di Medan: Rico Waas Dorong Destinasi Multikultur Jadi Penggerak Pariwisata dan Ekonomi
Haru Nurhayani Usai 8 Tahun Menanti, Rumah Hampir Rubuh Kini Jadi Hunian Layak
Rico Waas Pantau 111 Rumah Tak Layak Huni di Medan: Minta Rehab Tuntas dan Siap Dihuni
Diduga Bangun Perumahan Mewah Tanpa PBG, Proyek The Sasmaya Persatuan Tetap Jalan; Wali Kota Medan Diminta Bertindak Tegas
Berita ini 0 kali dibaca
Ombudsman RI menemukan dugaan fasilitas mewah menyerupai apartemen di lingkungan Lapas Kelas IIA Cibinong. Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melakukan investigasi, sementara Komisi IX DPR RI menjadwalkan RDP untuk mengusut temuan tersebut.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:47 WIB

Jaksa Sahabat Pendidik Diluncurkan, Kajati Sumut Muhibuddin Siap Kawal Kepala Sekolah hingga PPK

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Disorot Media, Pekerja Proyek Drainase Rp235,9 Juta Mendadak Lengkap APD: K3 atau Sekadar “Panggung Sandiwara”?

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Laporan Penipuan Jual Beli Tanah Mandek di Polsek Medan Tembung, Korban Klaim Diminta Rp700 Ribu untuk Gelar Perkara

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Tender SDA Sumut Rp30 Miliar Disorot: 19 Perusahaan Mendaftar, Hanya Satu Menawar, Status SBU Jadi Pertanyaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:52 WIB

Jelajah Wisata Budaya ke-4 di Medan: Rico Waas Dorong Destinasi Multikultur Jadi Penggerak Pariwisata dan Ekonomi

Berita Terbaru