Dugaan Mobil Rental Hilang, Pasutri Mabar Tunggu Kejelasan Penanganan POM Kodaeral I

- Penulis

Kamis, 24 September 2026 - 20:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sudirman dan Sutriani menunjukkan dokumen laporan terkait Toyota Rush BK 1872 AEF yang mereka laporkan ke POM Kodaeral I. Pasangan tersebut masih menunggu perkembangan penanganan laporan dan kejelasan keberadaan kendaraan.

MEDAN I LIBAS86.COM – Sepasang suami istri, Sudirman dan Sutriani, warga Mabar, Medan Deli, masih menunggu kejelasan terkait laporan mereka mengenai Toyota Rush BK 1872 AEF yang disebut diserahkan untuk disewa kepada seorang oknum anggota TNI AL berinisial Kopda MI sejak 22 Juli 2026. Kendaraan tersebut hingga kini, menurut keterangan keduanya, belum kembali sehingga berdampak terhadap usaha rental mobil yang menjadi sumber penghasilan keluarga.

Sutriani sebelumnya telah menyampaikan laporan kepada Polisi Militer (POM) Kodaeral I melalui STPL/04/VIII/2026 tertanggal 20 Agustus 2026. Dalam keterangannya kepada wartawan, Sutriani berharap proses penanganan laporan tersebut dapat memberikan kejelasan mengenai keberadaan kendaraan sekaligus status perkara yang dilaporkannya.

Baca Juga :  Proyek Gedung Kejati Sumut Disorot, Pengamat Minta Transparansi Sumber Dana dan Tata Kelola

Menurut Sudirman, kendaraan tersebut awalnya disewa selama lima hari dengan tarif sekitar Rp300 ribu per hari. Namun setelah masa sewa berakhir, kendaraan disebut belum dikembalikan. Pasangan tersebut mengaku telah berupaya mencari informasi mengenai keberadaan mobil dan menyebut pernah memperoleh informasi bahwa kendaraan berada di wilayah Binjai.

Persoalan tersebut disebut tidak hanya berdampak pada kerugian materi yang ditaksir sekitar Rp200 juta, tetapi juga membuat aktivitas usaha rental mobil yang menjadi sumber penghasilan mereka terganggu. Sutriani dan Sudirman juga mengaku telah mengikuti proses komunikasi dengan pihak terkait untuk mendapatkan penyelesaian atas persoalan tersebut.

Sebelumnya, pihak Kodaeral I melalui Kadispen Kolonel Wahyu Kurniawan menyampaikan bahwa laporan tersebut sedang diproses oleh POM Kodaeral I dan terlapor disebut masih dalam pencarian. Namun, hingga berita ini disusun, belum diperoleh keterangan terbaru dari Komandan POM Kodaeral I Kolonel Laut (PM) Triono Adi Susilo, M.Tr.Hanla., M.M., terkait perkembangan penanganan laporan tersebut.

Baca Juga :  Jaksa Sahabat Pendidik Diluncurkan, Kajati Sumut Muhibuddin Siap Kawal Kepala Sekolah hingga PPK

LIBAS86.COM telah berupaya meminta konfirmasi kepada Komandan POM Kodaeral I mengenai perkembangan penanganan laporan Sutriani dan Sudirman. Konfirmasi tersebut disampaikan untuk memperoleh penjelasan resmi dan memberikan ruang informasi dari pihak yang menangani laporan. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada tanggapan yang diterima redaksi. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi seluruh pihak terkait.

Penulis : LBS86/ TIM

Editor : REDAKSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jaksa Sahabat Pendidik Diluncurkan, Kajati Sumut Muhibuddin Siap Kawal Kepala Sekolah hingga PPK
Disorot Media, Pekerja Proyek Drainase Rp235,9 Juta Mendadak Lengkap APD: K3 atau Sekadar “Panggung Sandiwara”?
Laporan Penipuan Jual Beli Tanah Mandek di Polsek Medan Tembung, Korban Klaim Diminta Rp700 Ribu untuk Gelar Perkara
Tender SDA Sumut Rp30 Miliar Disorot: 19 Perusahaan Mendaftar, Hanya Satu Menawar, Status SBU Jadi Pertanyaan
Jelajah Wisata Budaya ke-4 di Medan: Rico Waas Dorong Destinasi Multikultur Jadi Penggerak Pariwisata dan Ekonomi
Haru Nurhayani Usai 8 Tahun Menanti, Rumah Hampir Rubuh Kini Jadi Hunian Layak
Rico Waas Pantau 111 Rumah Tak Layak Huni di Medan: Minta Rehab Tuntas dan Siap Dihuni
Diduga Bangun Perumahan Mewah Tanpa PBG, Proyek The Sasmaya Persatuan Tetap Jalan; Wali Kota Medan Diminta Bertindak Tegas
Berita ini 0 kali dibaca
Dugaan mobil rental hilang di Medan Deli menjadi perhatian setelah pasangan suami istri Sudirman dan Sutriani melaporkan persoalan Toyota Rush BK 1872 AEF ke POM Kodaeral I. Hingga berita ini diterbitkan, redaksi masih menunggu keterangan terbaru dari pihak POM Kodaeral I mengenai perkembangan penanganan laporan tersebut.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:47 WIB

Jaksa Sahabat Pendidik Diluncurkan, Kajati Sumut Muhibuddin Siap Kawal Kepala Sekolah hingga PPK

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Disorot Media, Pekerja Proyek Drainase Rp235,9 Juta Mendadak Lengkap APD: K3 atau Sekadar “Panggung Sandiwara”?

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Laporan Penipuan Jual Beli Tanah Mandek di Polsek Medan Tembung, Korban Klaim Diminta Rp700 Ribu untuk Gelar Perkara

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Tender SDA Sumut Rp30 Miliar Disorot: 19 Perusahaan Mendaftar, Hanya Satu Menawar, Status SBU Jadi Pertanyaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:52 WIB

Jelajah Wisata Budaya ke-4 di Medan: Rico Waas Dorong Destinasi Multikultur Jadi Penggerak Pariwisata dan Ekonomi

Berita Terbaru