7 Warga Mendapat Perawatan Saat Antre BBM, Satu Dirujuk Ke RSUD Panyabungan.

- Penulis

Rabu, 3 Desember 2025 - 21:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MADINA, LIBAS86.COM – Antrean panjang BBM di sejumlah SPBU di Kabupaten Mandailing Natal menyebabkan tujuh warga mengalami gangguan kesehatan dan harus mendapatkan perawatan dari tim medis Puskesmas Panyabungan, Rabu (3/12/2025).

Menurut keterangan tenaga kesehatan, penanganan pertama dilakukan oleh rekan kami pada shift pagi, dengan total 1 laki-laki dan 3 perempuan yang mengalami keluhan pusing, lemas, dan sesak ringan akibat lama menunggu dalam antrean.

Baca Juga :  Warga Geger! Pria 23 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Rumah Kontrakan, Polisi Selidiki Penyebabnya

Pada shift siang, petugas kembali menangani 2 laki-laki dan 1 perempuan dengan kondisi serupa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari seluruh pasien, satu orang terpaksa dirujuk ke RSUD Panyabungan. Dokter Melina Fitri menjelaskan bahwa rujukan dilakukan karena kondisi medis khusus yang dimiliki pasien tersebut.

Baca Juga :  Usai Beraksi, Pelaku Penganiayaan di Kayu Jati Panyabungan Langsung Diciduk Tim Quick Response Polres Madina

“Yang kami rujuk hanya satu orang, dan itu karena beliau memiliki penyakit penyerta. Ada riwayat sakit bawaan, dan usianya sekitar 50 tahun. Sebenarnya kondisinya tidak memungkinkan untuk ikut antre, tapi tetap dipaksakan tadi,” ujar dr. Melina.

Petugas kesehatan dan aparat lapangan masih disiagakan di sejumlah SPBU untuk mencegah kejadian serupa selama kelangkaan BBM akibat bencana masih berlangsung.

Baca Juga :  Situasi Kondusif, Polres Madina Amankan Dua Tersangka Baru Pasca Penetapan Tiga Pelaku Sebelumnya

Dalam dua hari terakhir, total 14 warga jatuh sakit saat mengantre. Sebanyak 11 orang tumbang di SPBU Aek Galoga, sementara 3 warga lainnya mengalami hal serupa di SPBU Pasar Baru.

Penulis : LBS86/ MBS/ SP

Editor : REDAKSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

DPD MOSI Sumut Geruduk Kantor Bupati Deli Serdang, Desak Pembongkaran Pabrik Kasur Diduga Ilegal di Desa Sampali
Gotong Royong Warga Helvetia Tengah, Lurah The Morrid Brainds Manik: Kebersamaan Adalah Kunci Mewujudkan Lingkungan Bersih dan Sehat
Diduga Terjadi Sabotase Aliran Listrik, Jamaah Masjid Al-Ikhlas Datangi Kantor PLN Medan Timur, Minta Gangguan Segera Dituntaskan
Diduga Korupsi Proyek RSJ Sumut Rp9,1 Miliar, PB ALAMP AKSI Laporkan ke Kejati: Gedung Mangkrak, Ribuan Pasien Terancam
Usai Unggah Video Dugaan Tambang Emas Ilegal, Kreator TikTok Malik Nasty Mengaku Ditegur
Hampir Setahun Mandek, Ratusan Anggota Laskar Merah Putih Geruduk Polres Tanah Karo, Desak Pengusutan Tuntas Kasus Penyerangan Sekretariat
Surat Keberatan Warga Diduga Tak Ditindaklanjuti, PKL dan Parkir Depan Rumah di Padangsidimpuan Jadi Sorotan
Aksi MOSI dan Mahasiswa Ricuh di Balai Kota Medan, Desak Wali Kota Copot Kadis DLH Terkait Dugaan Pencemaran Lingkungan PT IPI
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:52 WIB

DPD MOSI Sumut Geruduk Kantor Bupati Deli Serdang, Desak Pembongkaran Pabrik Kasur Diduga Ilegal di Desa Sampali

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:21 WIB

Gotong Royong Warga Helvetia Tengah, Lurah The Morrid Brainds Manik: Kebersamaan Adalah Kunci Mewujudkan Lingkungan Bersih dan Sehat

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:33 WIB

Diduga Terjadi Sabotase Aliran Listrik, Jamaah Masjid Al-Ikhlas Datangi Kantor PLN Medan Timur, Minta Gangguan Segera Dituntaskan

Jumat, 3 Juli 2026 - 07:08 WIB

Diduga Korupsi Proyek RSJ Sumut Rp9,1 Miliar, PB ALAMP AKSI Laporkan ke Kejati: Gedung Mangkrak, Ribuan Pasien Terancam

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:29 WIB

Usai Unggah Video Dugaan Tambang Emas Ilegal, Kreator TikTok Malik Nasty Mengaku Ditegur

Berita Terbaru