Dukung Ketahanan Pangan, Wali Kota Tanjungbalai Tanam Padi Perdana di Lahan 43 Hektare, Target Produksi 1.531 Ton

- Penulis

Selasa, 29 September 2026 - 16:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim bersama jajaran Forkopimda dan peserta kegiatan mengikuti rangkaian Gebyar Dinas Perikanan, Pertanian dan Pangan di Kelurahan Sei Raja, mulai dari tanam padi perdana hingga kegiatan pendukung ketahanan pangan.

TANJUNGBALAI, LIBAS86.COM – Pemerintah Kota Tanjungbalai terus memperkuat ketahanan pangan daerah melalui langkah konkret di sektor pertanian, perikanan dan peternakan. Komitmen tersebut ditandai dengan kegiatan Gebyar Dinas Perikanan, Pertanian dan Pangan berupa tanam padi perdana, restocking benih ikan serta vaksinasi hewan di Kelurahan Sei Raja, Senin (28/9/2026).

Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim mengatakan, kegiatan tersebut menjadi langkah strategis untuk mendorong kedaulatan pangan sekaligus memperkuat produksi pangan lokal. Pada sektor pertanian, Pemkot Tanjungbalai membuka lahan persawahan baru seluas 43 hektare serta mencanangkan pembukaan lahan jagung seluas 30 hektare. Dengan tambahan tersebut, luas lahan baku sawah di Kota Tanjungbalai kini mencapai 116 hektare.

“Dengan menggunakan indeks pertanaman 2 (IP 200), produksi padi domestik ke depannya diproyeksikan mencapai sekitar 1.531 ton padi dalam setahun,” ujar Mahyaruddin. Menurutnya, dengan asumsi jumlah penduduk Tanjungbalai sekitar 190.000 jiwa dan kebutuhan konsumsi langsung rumah tangga sedikitnya 16.500 ton beras per tahun, produksi tersebut berpotensi memenuhi sekitar 10 persen kebutuhan riil konsumsi langsung rumah tangga.

Baca Juga :  Dari Mata Wartawan ke Jembatan Harapan: Irwan Manalu dan Kisah 20 Tahun Warga Bertaruh Nyawa

Tak hanya sektor pertanian, Pemkot Tanjungbalai juga memperkuat sektor perikanan melalui program restocking 5.000 ekor benih ikan nila berukuran 1–3 inci. Langkah ini ditujukan untuk menjaga kelestarian ekosistem perairan sekaligus memperkuat ketersediaan sumber protein hewani bagi masyarakat. “Ketahanan pangan tidak akan lengkap jika kita tidak memperhatikan juga pilar lainnya, yakni sektor peternakan,” kata Mahyaruddin.

Di sektor peternakan, pemerintah daerah memberikan layanan vaksinasi untuk mencegah penyakit hewan menular. Sebanyak 100 dosis vaksin Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta 250 dosis vaksin rabies disiapkan dan didistribusikan ke enam kecamatan di Kota Tanjungbalai. Program tersebut mencakup vaksinasi terhadap hewan ternak maupun hewan peliharaan sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan hewan dan keamanan pangan masyarakat.

Baca Juga :  Bapas Kelas I Medan Laksanakan Penandatanganan Pakta Integritas WBK/WBBM

Dalam kegiatan tersebut, Mahyaruddin bersama Ketua TP-PKK Mashadayani Mahyaruddin, unsur Forkopimda dan jajaran pemerintah daerah turut melakukan tanam padi perdana, pelepasan benih ikan, serta penyerahan bantuan bahan pertanian dan Kartu BPJS Ketenagakerjaan. Wali Kota juga meminta Dinas Perikanan, Pertanian dan Pangan bersama para penyuluh lapangan terus mendampingi kelompok tani dan peternak agar teknologi pertanian dapat diterapkan secara optimal serta berbagai persoalan di lapangan segera mendapatkan solusi.

Penulis : LBS86/ IS

Editor : REDAKSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jaksa Sahabat Pendidik Diluncurkan, Kajati Sumut Muhibuddin Siap Kawal Kepala Sekolah hingga PPK
Disorot Media, Pekerja Proyek Drainase Rp235,9 Juta Mendadak Lengkap APD: K3 atau Sekadar “Panggung Sandiwara”?
Laporan Penipuan Jual Beli Tanah Mandek di Polsek Medan Tembung, Korban Klaim Diminta Rp700 Ribu untuk Gelar Perkara
Tender SDA Sumut Rp30 Miliar Disorot: 19 Perusahaan Mendaftar, Hanya Satu Menawar, Status SBU Jadi Pertanyaan
Jelajah Wisata Budaya ke-4 di Medan: Rico Waas Dorong Destinasi Multikultur Jadi Penggerak Pariwisata dan Ekonomi
Haru Nurhayani Usai 8 Tahun Menanti, Rumah Hampir Rubuh Kini Jadi Hunian Layak
Rico Waas Pantau 111 Rumah Tak Layak Huni di Medan: Minta Rehab Tuntas dan Siap Dihuni
Diduga Bangun Perumahan Mewah Tanpa PBG, Proyek The Sasmaya Persatuan Tetap Jalan; Wali Kota Medan Diminta Bertindak Tegas
Berita ini 0 kali dibaca
Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim memperkuat ketahanan pangan daerah melalui tanam padi perdana di lahan 43 hektare, restocking 5.000 benih ikan nila dan vaksinasi hewan di Kelurahan Sei Raja.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:47 WIB

Jaksa Sahabat Pendidik Diluncurkan, Kajati Sumut Muhibuddin Siap Kawal Kepala Sekolah hingga PPK

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Disorot Media, Pekerja Proyek Drainase Rp235,9 Juta Mendadak Lengkap APD: K3 atau Sekadar “Panggung Sandiwara”?

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Laporan Penipuan Jual Beli Tanah Mandek di Polsek Medan Tembung, Korban Klaim Diminta Rp700 Ribu untuk Gelar Perkara

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Tender SDA Sumut Rp30 Miliar Disorot: 19 Perusahaan Mendaftar, Hanya Satu Menawar, Status SBU Jadi Pertanyaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:52 WIB

Jelajah Wisata Budaya ke-4 di Medan: Rico Waas Dorong Destinasi Multikultur Jadi Penggerak Pariwisata dan Ekonomi

Berita Terbaru