Dari Mata Wartawan ke Jembatan Harapan: Irwan Manalu dan Kisah 20 Tahun Warga Bertaruh Nyawa

- Penulis

Minggu, 20 September 2026 - 22:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua SMSI Kota Medan Irwan Manalu bersama warga dan sejumlah pihak dalam momentum hadirnya Jembatan Perintis di Kelurahan Mangga, Medan Tuntungan, setelah hampir 20 tahun warga menghadapi keterbatasan akses dan risiko saat menyeberangi sungai.

MEDAN I LIBAS86.COM – Selama hampir dua dekade, bagi warga Jalan Sawit I dan Gang Sejuk, Kelurahan Mangga, Kecamatan Medan Tuntungan, sungai bukan sekadar aliran air. Ia menjadi batas antara rumah dan sekolah, antara aktivitas sehari-hari dan rasa takut. Setiap kali hujan deras turun, para orang tua kembali dihadapkan pada pilihan sulit: menyeberangi arus yang deras demi mengantar anak ke sekolah atau mengambil jalan memutar yang jauh. Tak jarang, anak-anak harus digendong agar bisa melewati sungai dengan selamat.

Baca Juga :  Henry Pakpahan SH Siap Kawal Kasus Dugaan Pengeroyokan Ongku Permohonan Harahap di Paluta, Desak Polisi Bertindak Tegas

Di tengah persoalan yang berlangsung bertahun-tahun itu, Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Medan, Irwan Manalu, melihat sesuatu yang mungkin bagi sebagian orang hanya dianggap sebagai persoalan biasa. Bersama rekan-rekan wartawan, Irwan mengetahui kesulitan warga dan kemudian menyampaikan informasi tersebut kepada Ketua Umum Yayasan Lansia Merdeka Indonesia (YLMI), Hartono Tjandra. Dari situlah cerita panjang warga mulai menemukan jalan keluar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apa yang dilakukan Irwan sebenarnya sederhana: mendengar suara warga, melihat persoalan mereka, kemudian menyampaikannya kepada pihak yang memiliki kepedulian dan kemampuan untuk membantu. Namun informasi itu ternyata tidak berhenti sebagai sebuah cerita. Hartono Tjandra bersama YLMI dan sejumlah donatur kemudian bergerak hingga lahirlah Jembatan Perintis yang kini menjadi akses penting bagi masyarakat.

Baca Juga :  Haru Perpisahan Dr. Harli Siregar, Kejati Sumut Antar ke Tugas Baru di Kejaksaan Agung

Saat peresmian Jembatan Perintis pada 14 September 2026, di tengah guyuran hujan, Hartono Tjandra secara terbuka menyebut nama Irwan Manalu. Ia mengatakan aspirasi warga tersebut diperoleh dari Irwan selaku Ketua SMSI Kota Medan dan rekan-rekan wartawan, serta menyebut pembangunan jembatan itu berawal dari informasi yang disampaikan mereka.

Bagi warga, jembatan itu jauh lebih besar maknanya daripada sekadar konstruksi beton. Di atas jembatan itu ada langkah kaki anak-anak menuju sekolah, ada kecemasan para ibu yang akhirnya berubah menjadi rasa lega, dan ada harapan keluarga yang selama bertahun-tahun hidup berdampingan dengan risiko. Kini, ketika hujan turun dan air sungai meninggi, orang tua tidak lagi harus menggendong anaknya menyeberangi arus seperti yang selama ini mereka lakukan.

Baca Juga :  KPK Perkuat Tata Kelola Berintegritas di Asahan, Kawal Capaian Kabupaten Ber-Aksi dan Desa Antikorupsi 2026

Kisah Jembatan Perintis akhirnya menjadi pengingat bahwa kerja jurnalistik tidak selalu berhenti pada berita yang terbit di halaman media. Dalam kasus ini, sebuah informasi yang disampaikan Ketua SMSI Kota Medan Irwan Manalu menjadi titik awal lahirnya kepedulian, gotong royong dan sebuah fasilitas yang langsung dirasakan masyarakat. Dua puluh tahun warga menunggu, dan kini anak-anak itu memiliki jalan yang lebih aman untuk mengejar masa depan. Sebuah jembatan berdiri, tetapi yang sesungguhnya sedang dibangun adalah harapan.

Penulis : LBS86/ RYANT GOBEL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jaksa Sahabat Pendidik Diluncurkan, Kajati Sumut Muhibuddin Siap Kawal Kepala Sekolah hingga PPK
Disorot Media, Pekerja Proyek Drainase Rp235,9 Juta Mendadak Lengkap APD: K3 atau Sekadar “Panggung Sandiwara”?
Laporan Penipuan Jual Beli Tanah Mandek di Polsek Medan Tembung, Korban Klaim Diminta Rp700 Ribu untuk Gelar Perkara
Tender SDA Sumut Rp30 Miliar Disorot: 19 Perusahaan Mendaftar, Hanya Satu Menawar, Status SBU Jadi Pertanyaan
Jelajah Wisata Budaya ke-4 di Medan: Rico Waas Dorong Destinasi Multikultur Jadi Penggerak Pariwisata dan Ekonomi
Haru Nurhayani Usai 8 Tahun Menanti, Rumah Hampir Rubuh Kini Jadi Hunian Layak
Rico Waas Pantau 111 Rumah Tak Layak Huni di Medan: Minta Rehab Tuntas dan Siap Dihuni
Diduga Bangun Perumahan Mewah Tanpa PBG, Proyek The Sasmaya Persatuan Tetap Jalan; Wali Kota Medan Diminta Bertindak Tegas
Berita ini 0 kali dibaca
Ketua SMSI Kota Medan Irwan Manalu menjadi bagian penting dalam perjuangan menghadirkan Jembatan Perintis bagi warga Jalan Sawit I dan Gang Sejuk, Kelurahan Mangga, Kecamatan Medan Tuntungan. Informasi mengenai kondisi warga yang selama hampir 20 tahun menghadapi risiko saat menyeberangi sungai kemudian mendapat perhatian hingga berujung pada pembangunan jembatan yang kini menjadi akses aman bagi masyarakat dan anak-anak sekolah.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:47 WIB

Jaksa Sahabat Pendidik Diluncurkan, Kajati Sumut Muhibuddin Siap Kawal Kepala Sekolah hingga PPK

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Disorot Media, Pekerja Proyek Drainase Rp235,9 Juta Mendadak Lengkap APD: K3 atau Sekadar “Panggung Sandiwara”?

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Laporan Penipuan Jual Beli Tanah Mandek di Polsek Medan Tembung, Korban Klaim Diminta Rp700 Ribu untuk Gelar Perkara

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Tender SDA Sumut Rp30 Miliar Disorot: 19 Perusahaan Mendaftar, Hanya Satu Menawar, Status SBU Jadi Pertanyaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:52 WIB

Jelajah Wisata Budaya ke-4 di Medan: Rico Waas Dorong Destinasi Multikultur Jadi Penggerak Pariwisata dan Ekonomi

Berita Terbaru