MEDAN, LIBAS86.COM – Komitmen dalam memperkuat gerakan pencegahan penyalahgunaan narkotika melalui pendekatan edukatif dan kreatif kembali ditunjukkan FOKUS Rehabilitasi Narkotika Indonesia. Dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2026, lembaga tersebut sukses menyelenggarakan Festival Fokus Pemulihan 2026 yang diikuti peserta dari berbagai wilayah di Sumatera Utara hingga Pulau Jawa. Kegiatan ini menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk menunjukkan bakat sekaligus menyuarakan semangat Indonesia bebas narkoba.
Festival yang mengusung tema “Menuntun Langkah Mengukir Masa Depan” menghadirkan sejumlah kategori perlombaan, yakni vocal solo, modern dance, dan pidato/penyuluhan antinarkoba. Proses pendaftaran dan pengumpulan video berlangsung pada 18–30 Juni 2026, dilanjutkan pengumuman 10 besar pada 12 Juli 2026, serta babak final yang digelar pada hari yang sama. Tingginya antusiasme peserta menjadi bukti bahwa kampanye pencegahan narkotika dapat dikemas secara kreatif dan mampu menjangkau berbagai kalangan.
Direktur FOKUS Rehabilitasi Narkotika Indonesia Sumatera Utara, Miftah Fariz Boli Malakala, menyampaikan bahwa Festival Fokus Pemulihan merupakan bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, agar menjauhi penyalahgunaan narkotika melalui kegiatan yang produktif, inspiratif, dan edukatif. Menurutnya, pelibatan anak muda dalam gerakan antinarkoba menjadi investasi penting untuk menciptakan generasi yang sehat, berprestasi, dan berdaya saing.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kesuksesan penyelenggaraan festival ini juga tidak terlepas dari peran Brand Ambassador Putra Putri Pemulihan, Queena Rexa Somela, yang dipercaya sebagai panitia pelaksana. Pelajar SMA Negeri 1 Medan (SMANSA Medan) yang akrab disapa Queen tersebut dinilai mampu menggerakkan partisipasi generasi muda dalam kegiatan sosial yang bermanfaat. Bahkan, Queen telah merencanakan penyelenggaraan kompetisi serupa dalam rangka menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai lanjutan kampanye kreatif antinarkoba.
Apresiasi tinggi disampaikan Bendahara DPC Gerakan Anti Narkotika Nasional (GANN) Kota Medan, Fery Situmeang, SE, kepada Direktur FOKUS Rehabilitasi Narkotika Indonesia, Miftah Fariz Boli Malakala, atas dedikasi dan konsistensinya dalam mendukung upaya pencegahan serta penanggulangan penyalahgunaan narkotika di Sumatera Utara. Menurut Fery, keterlibatan Generasi Z melalui kegiatan seni, budaya, dan edukasi merupakan langkah strategis dalam membangun kesadaran kolektif terhadap bahaya narkotika sekaligus menciptakan ruang positif bagi pengembangan potensi generasi muda.
Melalui Festival Fokus Pemulihan 2026, FOKUS Rehabilitasi Narkotika Indonesia berharap kolaborasi antara masyarakat, komunitas, lembaga pendidikan, dan organisasi kepemudaan semakin kuat dalam mendukung implementasi kebijakan pencegahan penyalahgunaan narkotika sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Kegiatan ini diharapkan menjadi agenda berkelanjutan yang mampu melahirkan duta-duta muda antinarkoba sekaligus memperkuat budaya hidup sehat, produktif, dan bebas narkoba di Indonesia.
Penulis : LBS86/ RPS
Editor : REDAKSI






























































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































































