PMII Madina Soroti Dugaan Aktivitas PETI, Minta Pangdam I/Bukit Barisan Cek Langsung ke Lokasi

- Penulis

Senin, 27 Juli 2026 - 16:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MADINA, LIBAS86.COM – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Mandailing Natal meminta Panglima Kodam I/Bukit Barisan untuk turun langsung ke Kecamatan Batang Natal dan Muara Batang Gadis guna meninjau kondisi di lapangan terkait dugaan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang disebut masih berlangsung.

Ketua PC PMII Madina mengatakan, peninjauan langsung dinilai penting agar Pangdam memperoleh gambaran yang objektif mengenai kondisi di lapangan. Menurutnya, apabila dugaan aktivitas PETI tersebut terbukti masih beroperasi, maka aparat penegak hukum bersama instansi terkait harus mengambil langkah tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Baca Juga :  Dugaan Korupsi Listrik Ilegal Pasar Baru Panyabungan Masuk Tahap Penyelidikan Polres Madina

Selain itu, PMII Madina juga menyoroti informasi yang berkembang di tengah masyarakat mengenai dugaan keterlibatan seorang berinisial J yang disebut sebagai pemasok bahan bakar minyak (BBM) jenis solar yang diduga digunakan untuk menunjang aktivitas PETI di kawasan tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan informasi yang dihimpun PMII dari masyarakat, pasokan solar diduga masih mengalir ke sejumlah titik lokasi pertambangan sehingga aktivitas PETI diduga tetap berlangsung. Namun, hingga berita ini diterbitkan, informasi tersebut masih berupa dugaan dan belum terdapat keterangan resmi dari aparat penegak hukum maupun klarifikasi dari pihak yang disebut.

Baca Juga :  " Mari Kita Kembali Kampanyekan Pengurangan Penggunaan Plastik Untuk Merawat Bumi", Pesan Rico Waas Saat Peringatan Hari Lingkungan Hidup.

“Kami mengajak Pangdam I/Bukit Barisan untuk turun langsung ke Batang Natal dan Muara Batang Gadis agar melihat kondisi di lapangan secara objektif. Jika ditemukan adanya pelanggaran hukum, maka harus diproses sesuai aturan yang berlaku tanpa pandang bulu,” ujar Ketua PC PMII Madina.

PMII Madina berharap adanya sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, serta instansi terkait dalam memperkuat pengawasan terhadap dugaan aktivitas pertambangan tanpa izin sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Menurut PMII, pengawasan yang dilakukan secara konsisten dan transparan menjadi langkah penting agar setiap laporan masyarakat dapat diverifikasi secara profesional serta ditindaklanjuti sesuai mekanisme hukum yang berlaku.

Baca Juga :  Harga Ayam Tembus Rp50 Ribu, Pemko Medan Siapkan Intervensi Harga dan Perkuat Pasokan Pangan

Melalui pernyataan tersebut, PMII Madina mendorong seluruh pihak yang memiliki kewenangan untuk segera melakukan verifikasi di lapangan. Apabila ditemukan adanya pelanggaran hukum, PMII meminta agar penegakan hukum dilakukan secara profesional, transparan, dan tanpa pandang bulu.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak yang disebut berinisial J belum memberikan keterangan atau klarifikasi terkait informasi tersebut. Redaksi membuka ruang hak jawab sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.

Penulis : LBS86/ SP

Editor : REDAKSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jaksa Sahabat Pendidik Diluncurkan, Kajati Sumut Muhibuddin Siap Kawal Kepala Sekolah hingga PPK
Disorot Media, Pekerja Proyek Drainase Rp235,9 Juta Mendadak Lengkap APD: K3 atau Sekadar “Panggung Sandiwara”?
Laporan Penipuan Jual Beli Tanah Mandek di Polsek Medan Tembung, Korban Klaim Diminta Rp700 Ribu untuk Gelar Perkara
Tender SDA Sumut Rp30 Miliar Disorot: 19 Perusahaan Mendaftar, Hanya Satu Menawar, Status SBU Jadi Pertanyaan
Jelajah Wisata Budaya ke-4 di Medan: Rico Waas Dorong Destinasi Multikultur Jadi Penggerak Pariwisata dan Ekonomi
Haru Nurhayani Usai 8 Tahun Menanti, Rumah Hampir Rubuh Kini Jadi Hunian Layak
Rico Waas Pantau 111 Rumah Tak Layak Huni di Medan: Minta Rehab Tuntas dan Siap Dihuni
Diduga Bangun Perumahan Mewah Tanpa PBG, Proyek The Sasmaya Persatuan Tetap Jalan; Wali Kota Medan Diminta Bertindak Tegas
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:47 WIB

Jaksa Sahabat Pendidik Diluncurkan, Kajati Sumut Muhibuddin Siap Kawal Kepala Sekolah hingga PPK

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Disorot Media, Pekerja Proyek Drainase Rp235,9 Juta Mendadak Lengkap APD: K3 atau Sekadar “Panggung Sandiwara”?

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Laporan Penipuan Jual Beli Tanah Mandek di Polsek Medan Tembung, Korban Klaim Diminta Rp700 Ribu untuk Gelar Perkara

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Tender SDA Sumut Rp30 Miliar Disorot: 19 Perusahaan Mendaftar, Hanya Satu Menawar, Status SBU Jadi Pertanyaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:52 WIB

Jelajah Wisata Budaya ke-4 di Medan: Rico Waas Dorong Destinasi Multikultur Jadi Penggerak Pariwisata dan Ekonomi

Berita Terbaru