GMPM Madina Sukses Gelar Turnamen Esport PS3, Diikuti 64 Peserta dari Berbagai Daerah

- Penulis

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MADINA, LIBAS86.COM – Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Mandailing Natal (GMPM Madina) sukses menggelar kompetisi esport sepak bola bertajuk “GMPM Cup PlayStation 3 Competition” di A PS Lintas Timur, Panyabungan, Sabtu (18/7/2026).

Turnamen tersebut mendapat sambutan antusias dari para pecinta esport. Sebanyak 64 peserta dari berbagai daerah turut ambil bagian, mulai dari Kabupaten Mandailing Natal, Tapanuli Selatan, Kota Padangsidimpuan, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, hingga Rantau Prapat.

Kompetisi ini diikuti oleh berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, pemuda, hingga orang tua. Tingginya partisipasi peserta menunjukkan bahwa perkembangan esport, khususnya gim sepak bola PlayStation 3, semakin diminati masyarakat.

Sepanjang pertandingan, para peserta menampilkan kemampuan terbaik dengan strategi dan permainan yang kompetitif. Atmosfer pertandingan berlangsung meriah namun tetap menjunjung tinggi sportivitas, sehingga memberikan hiburan sekaligus mempererat silaturahmi antarpeserta.

Pada akhir kompetisi, Farhan asal Rantau Prapat berhasil keluar sebagai Juara I. Farhan dikenal sebagai pemain yang telah beberapa kali menorehkan prestasi pada berbagai turnamen esport sepak bola PS3 di Pulau Sumatera.

Sementara itu, posisi Juara II diraih oleh Nasrad asal Batunadua, Kota Padangsidimpuan, yang juga dikenal sebagai juara bertahan di wilayahnya. Adapun Juara III dan Juara IV masing-masing diraih oleh Mukhlis Hasibuan dan Hidayat dari Kabupaten Mandailing Natal.

Baca Juga :  PMII Madina Soroti Dugaan Aktivitas Tong Emas Ilegal Jelang HUT Bhayangkara, Akan Surati Kapolda Sumut

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Mandailing Natal, Drs. Parlin Lubis, AP., M.Si., yang hadir langsung menyerahkan hadiah kepada para pemenang, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya turnamen tersebut.

“Dispora tentunya mengapresiasi kegiatan esport yang telah dilaksanakan. Selain menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk menyalurkan minat dan bakat, kegiatan seperti ini juga menjadi bagian penting dalam menjaring potensi atlet esport di Mandailing Natal. Harapan kami, pembinaan olahraga membutuhkan sinergi dari berbagai pihak agar berjalan secara berjenjang, terarah, dan berkesinambungan. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada panitia serta para sponsor yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan ini,” ujarnya.

Baca Juga :  Operasi Lilin Toba 2025 Resmi Digelar, Polres Madina Antisipasi Lonjakan Arus Mudik dan Potensi Bencana

Sementara itu, Ketua Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Mandailing Natal (GMPM), Ahmad Hidayat Batubara, S.Pd., mengatakan bahwa esport kini telah menjadi bagian penting dari perkembangan olahraga sekaligus industri ekonomi kreatif di Indonesia.

“Di era modern ini, esport telah menjadi salah satu pilar penting dalam dunia olahraga dan ekonomi kreatif nasional. Ke depan, kami berharap Mandailing Natal mampu melahirkan atlet-atlet esport yang berprestasi dan mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional bahkan internasional. Tentu hal tersebut hanya dapat terwujud melalui kolaborasi yang baik dari seluruh pihak, terutama pemerintah, dalam menyediakan ruang dan wadah bagi para pecinta esport,” pungkasnya.

Penulis : LBS86/ SP

Editor : REDAKSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Disorot Media, Pekerja Proyek Drainase Rp235,9 Juta Mendadak Lengkap APD: K3 atau Sekadar “Panggung Sandiwara”?
Laporan Penipuan Jual Beli Tanah Mandek di Polsek Medan Tembung, Korban Klaim Diminta Rp700 Ribu untuk Gelar Perkara
Tender SDA Sumut Rp30 Miliar Disorot: 19 Perusahaan Mendaftar, Hanya Satu Menawar, Status SBU Jadi Pertanyaan
Jelajah Wisata Budaya ke-4 di Medan: Rico Waas Dorong Destinasi Multikultur Jadi Penggerak Pariwisata dan Ekonomi
Haru Nurhayani Usai 8 Tahun Menanti, Rumah Hampir Rubuh Kini Jadi Hunian Layak
Rico Waas Pantau 111 Rumah Tak Layak Huni di Medan: Minta Rehab Tuntas dan Siap Dihuni
Diduga Bangun Perumahan Mewah Tanpa PBG, Proyek The Sasmaya Persatuan Tetap Jalan; Wali Kota Medan Diminta Bertindak Tegas
Satlantas Polres Asahan Intensifkan Blue Light Patrol di Jalinsum, Arus Lalin Malam Hari Dipastikan Aman dan Lancar
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Disorot Media, Pekerja Proyek Drainase Rp235,9 Juta Mendadak Lengkap APD: K3 atau Sekadar “Panggung Sandiwara”?

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Laporan Penipuan Jual Beli Tanah Mandek di Polsek Medan Tembung, Korban Klaim Diminta Rp700 Ribu untuk Gelar Perkara

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Tender SDA Sumut Rp30 Miliar Disorot: 19 Perusahaan Mendaftar, Hanya Satu Menawar, Status SBU Jadi Pertanyaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:52 WIB

Jelajah Wisata Budaya ke-4 di Medan: Rico Waas Dorong Destinasi Multikultur Jadi Penggerak Pariwisata dan Ekonomi

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:30 WIB

Haru Nurhayani Usai 8 Tahun Menanti, Rumah Hampir Rubuh Kini Jadi Hunian Layak

Berita Terbaru