KPK Perkuat Tata Kelola Berintegritas di Asahan, Kawal Capaian Kabupaten Ber-Aksi dan Desa Antikorupsi 2026

- Penulis

Senin, 20 Juli 2026 - 17:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Direktorat Pembinaan Peran Serta Masyarakat (Permas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan arahan saat kegiatan monitoring dan bimbingan teknis Program Kabupaten Ber-Aksi serta calon Percontohan Desa Antikorupsi di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara. Kegiatan ini bertujuan memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berintegritas menuju penilaian nasional Tahun 2026.

SUMATERAUTARA I LIBAS86.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus memperkuat upaya pencegahan korupsi hingga ke tingkat daerah dan desa melalui monitoring pelaksanaan program Kabupaten Ber-Aksi (Berani Berantas Korupsi) dan Desa Antikorupsi. Pada 14–15 Juli 2026, KPK melalui Direktorat Pembinaan Peran Serta Masyarakat (Permas) melakukan monitoring ketiga di Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, sekaligus mendampingi Desa Ledong Barat sebagai calon Percontohan Desa Antikorupsi. Kegiatan tersebut bertujuan memastikan seluruh indikator penilaian berjalan sesuai tahapan menuju target evaluasi nasional pada akhir Oktober 2026.

Baca Juga :  BAMPERSU Desak Kejari Deli Serdang Usut Dugaan Korupsi Dana Hibah Pilkada 2024 Senilai Rp28 Miliar

Ketua Satuan Tugas (Satgas) 1 Direktorat Permas KPK, Firlana Ismayadin, menjelaskan bahwa monitoring tahap ketiga difokuskan pada pembuktian implementasi program di lapangan, termasuk penguatan dokumentasi, publikasi, monitoring, serta pelaporan. Kabupaten Asahan yang telah melalui proses observasi dan bimbingan teknis memperoleh skor sementara 58,3. Meski mengalami peningkatan dibanding tahap sebelumnya, KPK menilai masih terdapat sejumlah indikator yang perlu diperkuat agar memenuhi standar sebagai Kabupaten Ber-Aksi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menanggapi hasil tersebut, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menindaklanjuti seluruh rekomendasi KPK. Pemkab Asahan, kata dia, akan terus memperkuat kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan, meningkatkan kualitas dokumentasi program, serta mendorong digitalisasi tata kelola pemerintahan sebagai bagian dari penguatan transparansi, akuntabilitas, dan integritas pelayanan publik.

Baca Juga :  Tanggul Medan Labuhan Jebol di Tinjau Rico Waas, Langsung Perbaikan Dilakukan Sepanjang Satu Kilometer.

Selain melakukan evaluasi terhadap pemerintah kabupaten, KPK juga memberikan bimbingan teknis kepada Desa Ledong Barat sebagai calon Percontohan Desa Antikorupsi. Dalam kegiatan tersebut, KPK menekankan pentingnya tata kelola Dana Desa yang transparan mengingat besarnya anggaran yang dikelola pemerintah desa. Penguatan sistem pengawasan, penerapan 18 indikator Desa Antikorupsi, serta peningkatan kapasitas aparatur desa menjadi fokus utama untuk mencegah praktik korupsi sejak tingkat pemerintahan paling bawah.

Sekretaris Daerah Kabupaten Asahan, Zainal Aripin Sinaga, menyatakan bahwa keberhasilan membangun pemerintahan yang bersih membutuhkan komitmen seluruh elemen masyarakat, bukan hanya aparat penegak hukum. Ia mengajak seluruh perangkat daerah dan pemerintah desa menjadikan integritas sebagai budaya kerja dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, tim KPK juga meninjau langsung Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), pembangunan jalan, dan lapangan olahraga di Desa Ledong Barat guna memastikan implementasi program berjalan sesuai kondisi di lapangan.

Baca Juga :  AMPMSU Kecewa Surat Pemberitahuan Aksi Ditolak, Soroti Pelayanan Intelkam Polrestabes Medan

Melalui pendampingan berkelanjutan ini, KPK berharap Kabupaten Asahan mampu memenuhi seluruh indikator Kabupaten Ber-Aksi dan Desa Antikorupsi sebelum penilaian akhir pada Oktober 2026. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi nasional pencegahan korupsi untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel, dan berintegritas, sekaligus menjadi contoh bagi daerah lain dalam memperkuat budaya antikorupsi di Indonesia.

Penulis : LBS86/ REL

Editor : REDAKSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Komisi XIII DPR RI dan Kementerian Hukum Tegaskan Bahaya Main Hakim Sendiri di UIN Sumut, Sugiat Santoso: Indonesia Negara Hukum, Bukan Negara Massa
Kejari Mandailing Natal Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Melalui Komitmen Bersama Polda Sumut dan Kejati Sumut
DPD MOSI Sumut Geruduk Kantor Bupati Deli Serdang, Desak Pembongkaran Pabrik Kasur Diduga Ilegal di Desa Sampali
Sugiat Santoso Dorong Petani Tingkatkan Kapasitas dan Daya Saing, Tegaskan Ketahanan Pangan Dimulai dari SDM Pertanian
H. Sugiat Santoso Hadiri Peletakan Batu Pertama Ponpes Dai & Tahfiz Nur Asyqi di Deli Serdang, Tegaskan Komitmen Cetak Generasi Qurani
Wali Kota Tanjungbalai Percepat Sertifikasi Aset Daerah, Gandeng BPN Sumut Susun NPGT
PMII Madina Soroti Dugaan Aktivitas PETI, Minta Pangdam I/Bukit Barisan Cek Langsung ke Lokasi
Kepala dan Sekretaris Disdikbud Medan Bungkam, Dugaan Revitalisasi Sekolah Rp47,4 Miliar Kian Disorot, LSM Siapkan Laporan ke APH
Berita ini 0 kali dibaca
KPK terus memperkuat pencegahan korupsi melalui pendampingan Kabupaten Ber-Aksi dan Desa Antikorupsi. Kabupaten Asahan bersama Desa Ledong Barat menjadi salah satu daerah yang mendapat monitoring untuk memastikan tata kelola pemerintahan berjalan transparan, akuntabel, dan berintegritas.

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:41 WIB

Komisi XIII DPR RI dan Kementerian Hukum Tegaskan Bahaya Main Hakim Sendiri di UIN Sumut, Sugiat Santoso: Indonesia Negara Hukum, Bukan Negara Massa

Selasa, 28 Juli 2026 - 13:11 WIB

Kejari Mandailing Natal Perkuat Sinergi Penegakan Hukum Melalui Komitmen Bersama Polda Sumut dan Kejati Sumut

Selasa, 28 Juli 2026 - 07:52 WIB

DPD MOSI Sumut Geruduk Kantor Bupati Deli Serdang, Desak Pembongkaran Pabrik Kasur Diduga Ilegal di Desa Sampali

Senin, 27 Juli 2026 - 20:55 WIB

Sugiat Santoso Dorong Petani Tingkatkan Kapasitas dan Daya Saing, Tegaskan Ketahanan Pangan Dimulai dari SDM Pertanian

Senin, 27 Juli 2026 - 17:12 WIB

H. Sugiat Santoso Hadiri Peletakan Batu Pertama Ponpes Dai & Tahfiz Nur Asyqi di Deli Serdang, Tegaskan Komitmen Cetak Generasi Qurani

Berita Terbaru