DPD MOSI Desak Polda Sumut Ambil Alih Kasus Dugaan Penyalahgunaan BBM Bersubsidi di Padang Lawas Utara

- Penulis

Rabu, 8 Juli 2026 - 07:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perwakilan DPD Media Organisasi Siber Indonesia (MOSI) bersama elemen masyarakat menyampaikan aspirasi kepada perwakilan Polda Sumatera Utara saat menggelar aksi unjuk rasa di depan Mapolda Sumut, Medan, Selasa (7/7/2026). Massa mendesak Ditreskrimsus Polda Sumut mengambil alih penanganan dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi di Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) serta meminta pengusutan dilakukan secara profesional, transparan, dan tuntas.

MEDAN, LIBAS86.COM – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Media Organisasi Siber Indonesia (MOSI) bersama sejumlah elemen masyarakat menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Polda Sumatera Utara, Selasa (7/7/2026). Dalam aksi tersebut, massa mendesak Kapolda Sumut agar memberikan atensi khusus sekaligus mengambil alih penanganan dugaan penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta). Mereka menilai proses penanganan perkara yang berjalan selama ini belum menunjukkan perkembangan yang jelas sehingga memerlukan langkah cepat dan transparan dari Ditreskrimsus Polda Sumut.

Baca Juga :  Kajati Sumut dan Wamen Haji RI Hadiri Santunan Anak Yatim di Medan, Dukung Penuh Aksi Sosial MPI

Koordinator aksi menyampaikan bahwa dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi diduga melibatkan praktik distribusi yang tidak sesuai ketentuan, termasuk dugaan penyalahgunaan barcode subsidi. Massa meminta Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumut melalui Subdit Tipidter melakukan penyelidikan secara menyeluruh terhadap seluruh pihak yang diduga terlibat. Menurut mereka, penegakan hukum harus dilakukan secara profesional, objektif, dan tanpa pandang bulu demi menjaga kepercayaan masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam orasinya, Muhammad Zulfahri Tanjung menegaskan bahwa penanganan laporan yang telah berlangsung hampir tiga bulan dinilai belum memberikan kepastian hukum. Ia meminta Kapolda Sumut Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto beserta jajaran segera mengambil alih proses penanganan agar penyelidikan berjalan lebih efektif. Menurutnya, masyarakat membutuhkan kepastian bahwa setiap dugaan pelanggaran terhadap distribusi BBM bersubsidi diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Baca Juga :  Pemko Medan Perluas Akses Kerja, Rico Waas Dorong Warga Manfaatkan Walk-in Interview hingga Peluang Kerja ke Jepang

Penasihat Hukum DPD MOSI, Henry Pakpahan, menilai dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi merupakan persoalan serius yang berpotensi merugikan negara dan masyarakat. Ia berharap aparat penegak hukum tidak hanya menindak pelaku di lapangan, tetapi juga mengusut apabila terdapat dugaan keterlibatan pihak lain dalam rantai distribusi. Henry menegaskan bahwa proses hukum yang profesional, transparan, dan akuntabel menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

Aksi tersebut juga dihadiri pelapor dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi, Ongku P. Harahap, warga Padang Lawas Utara. Ia mengaku telah beberapa kali menyampaikan laporan kepada aparat kepolisian dan berharap kasus tersebut segera memperoleh kepastian hukum. Menurutnya, dugaan praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi masih berdampak pada kesulitan masyarakat memperoleh bahan bakar bersubsidi sesuai peruntukannya.

Baca Juga :  Pemko Medan–Bank Sumut Perkuat Sinergi, Optimalisasi Pajak Daerah Jadi Fokus Utama

Perwakilan Polda Sumatera Utara menerima aspirasi massa dan menyampaikan akan berkoordinasi dengan Polres Tapanuli Selatan dalam waktu 3 x 24 jam terkait perkembangan laporan yang disampaikan. Pihak kepolisian juga menyatakan akan memberikan informasi lanjutan kepada perwakilan DPD MOSI. Sementara itu, Koordinator Aksi Marolop Sihotang berharap komitmen tersebut segera diwujudkan melalui langkah konkret sehingga penanganan dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi di Kabupaten Padang Lawas Utara dapat berjalan secara profesional, transparan, dan memberikan kepastian hukum bagi masyarakat.

Penulis : LBS86/ NRD

Editor : REDAKSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jaksa Sahabat Pendidik Diluncurkan, Kajati Sumut Muhibuddin Siap Kawal Kepala Sekolah hingga PPK
Disorot Media, Pekerja Proyek Drainase Rp235,9 Juta Mendadak Lengkap APD: K3 atau Sekadar “Panggung Sandiwara”?
Laporan Penipuan Jual Beli Tanah Mandek di Polsek Medan Tembung, Korban Klaim Diminta Rp700 Ribu untuk Gelar Perkara
Tender SDA Sumut Rp30 Miliar Disorot: 19 Perusahaan Mendaftar, Hanya Satu Menawar, Status SBU Jadi Pertanyaan
Jelajah Wisata Budaya ke-4 di Medan: Rico Waas Dorong Destinasi Multikultur Jadi Penggerak Pariwisata dan Ekonomi
Haru Nurhayani Usai 8 Tahun Menanti, Rumah Hampir Rubuh Kini Jadi Hunian Layak
Rico Waas Pantau 111 Rumah Tak Layak Huni di Medan: Minta Rehab Tuntas dan Siap Dihuni
Diduga Bangun Perumahan Mewah Tanpa PBG, Proyek The Sasmaya Persatuan Tetap Jalan; Wali Kota Medan Diminta Bertindak Tegas
Berita ini 0 kali dibaca
Ikuti perkembangan berita terbaru seputar penegakan hukum, dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi, kebijakan pemerintah, dan informasi aktual lainnya hanya di LIBAS86.COM – Aktual, Tajam dan Terpercaya.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:47 WIB

Jaksa Sahabat Pendidik Diluncurkan, Kajati Sumut Muhibuddin Siap Kawal Kepala Sekolah hingga PPK

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Disorot Media, Pekerja Proyek Drainase Rp235,9 Juta Mendadak Lengkap APD: K3 atau Sekadar “Panggung Sandiwara”?

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Laporan Penipuan Jual Beli Tanah Mandek di Polsek Medan Tembung, Korban Klaim Diminta Rp700 Ribu untuk Gelar Perkara

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Tender SDA Sumut Rp30 Miliar Disorot: 19 Perusahaan Mendaftar, Hanya Satu Menawar, Status SBU Jadi Pertanyaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:52 WIB

Jelajah Wisata Budaya ke-4 di Medan: Rico Waas Dorong Destinasi Multikultur Jadi Penggerak Pariwisata dan Ekonomi

Berita Terbaru