PMII Deli Serdang Soroti Tantangan Masyarakat di Tengah Beragam Kebijakan Pemerintah

- Penulis

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Deli Serdang, LIBAS86.COM – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Deli Serdang menyoroti berbagai tantangan yang masih dihadapi masyarakat di tengah lahirnya beragam kebijakan pemerintah. Menurut PMII, pembangunan dan pertumbuhan ekonomi harus berjalan seiring dengan upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara merata.

PMII Deli Serdang menilai bahwa setiap kebijakan publik tidak hanya harus berorientasi pada capaian administratif, tetapi juga mampu menjawab persoalan nyata yang dihadapi masyarakat. Tingginya biaya hidup, terbatasnya lapangan pekerjaan, kesenjangan akses pendidikan, persoalan agraria, kerusakan lingkungan, serta ketimpangan pembangunan antarwilayah dinilai masih menjadi tantangan yang memerlukan perhatian serius.

Selain itu, PMII Deli Serdang menegaskan pentingnya penyusunan kebijakan yang partisipatif, transparan, dan akuntabel. Keterlibatan masyarakat dalam proses perumusan kebijakan merupakan bagian penting dalam memperkuat demokrasi, sehingga setiap kebijakan yang dihasilkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan kepentingan rakyat.

Sekretaris Jenderal PMII Cabang Deli Serdang, Arif Wahyudi, menyampaikan bahwa berbagai kebijakan pemerintah harus mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat. Menurutnya, keberhasilan suatu kebijakan tidak cukup diukur dari capaian pembangunan dan pertumbuhan ekonomi semata, tetapi juga dari sejauh mana manfaatnya benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Kebijakan yang baik bukan hanya mampu mempercepat pembangunan, tetapi juga harus memastikan setiap lapisan masyarakat merasakan manfaatnya. Mahasiswa tidak boleh diam ketika kebijakan publik menjauh dari kepentingan rakyat. Kritik yang disampaikan secara ilmiah, objektif, dan konstruktif merupakan bentuk tanggung jawab moral dalam menjaga demokrasi, menegakkan keadilan sosial, serta memastikan negara benar-benar hadir untuk melayani kepentingan rakyat,” ujar Arif Wahyudi, Senin, (6/7/2026)

Baca Juga :  Pj Sekda Madina Resmi Buka Tournament Futsal PMII MADINA CUP II Dalam Rangka Memeriahkan HUT PMII ke-66

Ia menambahkan bahwa PMII Deli Serdang akan terus menjalankan perannya sebagai organisasi kader dan organisasi gerakan yang konsisten mengawal setiap kebijakan publik secara kritis, independen, dan konstruktif. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan masyarakat melalui ruang dialog yang terbuka menjadi kunci lahirnya kebijakan yang berpihak pada kepentingan rakyat serta mampu mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Baca Juga :  Tragedi Lubuk Subong Tiga Penambang Tewas Tertimbun Tebing di Tengah Aktivitas Tambang Ilegal

Sebagai organisasi kader, PMII Deli Serdang menegaskan komitmennya untuk terus menjadi agen perubahan, kekuatan moral, dan kontrol sosial yang mengedepankan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja). PMII meyakini bahwa kebijakan publik yang disusun secara partisipatif, transparan, dan berkeadilan akan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan Indonesia yang lebih maju, sejahtera, dan bermartabat.

Melalui pernyataan ini, PMII Deli Serdang mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama mengawal kebijakan publik agar tetap berpijak pada prinsip keadilan sosial, demokrasi, dan kepentingan rakyat sebagai landasan utama pembangunan nasional.

Penulis : LBS86/ SP

Editor : REDAKSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jaksa Sahabat Pendidik Diluncurkan, Kajati Sumut Muhibuddin Siap Kawal Kepala Sekolah hingga PPK
Disorot Media, Pekerja Proyek Drainase Rp235,9 Juta Mendadak Lengkap APD: K3 atau Sekadar “Panggung Sandiwara”?
Laporan Penipuan Jual Beli Tanah Mandek di Polsek Medan Tembung, Korban Klaim Diminta Rp700 Ribu untuk Gelar Perkara
Tender SDA Sumut Rp30 Miliar Disorot: 19 Perusahaan Mendaftar, Hanya Satu Menawar, Status SBU Jadi Pertanyaan
Jelajah Wisata Budaya ke-4 di Medan: Rico Waas Dorong Destinasi Multikultur Jadi Penggerak Pariwisata dan Ekonomi
Haru Nurhayani Usai 8 Tahun Menanti, Rumah Hampir Rubuh Kini Jadi Hunian Layak
Rico Waas Pantau 111 Rumah Tak Layak Huni di Medan: Minta Rehab Tuntas dan Siap Dihuni
Diduga Bangun Perumahan Mewah Tanpa PBG, Proyek The Sasmaya Persatuan Tetap Jalan; Wali Kota Medan Diminta Bertindak Tegas
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:47 WIB

Jaksa Sahabat Pendidik Diluncurkan, Kajati Sumut Muhibuddin Siap Kawal Kepala Sekolah hingga PPK

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Disorot Media, Pekerja Proyek Drainase Rp235,9 Juta Mendadak Lengkap APD: K3 atau Sekadar “Panggung Sandiwara”?

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Laporan Penipuan Jual Beli Tanah Mandek di Polsek Medan Tembung, Korban Klaim Diminta Rp700 Ribu untuk Gelar Perkara

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Tender SDA Sumut Rp30 Miliar Disorot: 19 Perusahaan Mendaftar, Hanya Satu Menawar, Status SBU Jadi Pertanyaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:52 WIB

Jelajah Wisata Budaya ke-4 di Medan: Rico Waas Dorong Destinasi Multikultur Jadi Penggerak Pariwisata dan Ekonomi

Berita Terbaru