Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Wakil Wali Kota Medan Ajak Warga Jujur Demi Akurasi Data Kemiskinan dan Bantuan Sosial

- Penulis

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MEDAN, LIBAS86.COM – Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kota Medan resmi dimulai. Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, mengajak seluruh masyarakat untuk memberikan data yang jujur dan akurat kepada petugas sensus guna mendukung perbaikan basis data sosial-ekonomi masyarakat. Menurutnya, sensus yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kebijakan pembangunan dan penyaluran bantuan sosial yang tepat sasaran.

Hal tersebut disampaikan Zakiyuddin saat menerima kunjungan perdana Tim Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Medan di Rumah Dinas Wakil Wali Kota Medan, Jalan Gurila, Kecamatan Medan Perjuangan, Jumat (19/6/2026). Kunjungan tersebut merupakan bagian dari proses pendataan awal yang dilakukan BPS dalam rangka pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di Kota Medan.

Baca Juga :  Aksi MOSI dan Mahasiswa Ricuh di Balai Kota Medan, Desak Wali Kota Copot Kadis DLH Terkait Dugaan Pencemaran Lingkungan PT IPI

Dalam kesempatan itu, Zakiyuddin menyoroti masih adanya persoalan akurasi data masyarakat miskin yang berdampak pada distribusi bantuan sosial, termasuk Program Keluarga Harapan (PKH). Menurutnya, ketidaktepatan data sering menyebabkan warga yang berhak menerima bantuan justru tidak terdaftar, sementara penerima yang dinilai sudah mampu masih tercatat sebagai penerima manfaat.

“Sensus Ekonomi 2026 harus menjadi momentum memperbaiki data sosial-ekonomi masyarakat. Dengan data yang valid, pemerintah dapat menyusun kebijakan yang lebih tepat dan memastikan bantuan sosial benar-benar diterima oleh warga yang membutuhkan,” ujar Zakiyuddin.

Ia juga menegaskan bahwa kemajuan teknologi digital saat ini seharusnya mampu mendukung pemerintah dalam memperoleh data yang lebih akurat dan terintegrasi. Karena itu, Zakiyuddin mengimbau seluruh masyarakat, mulai dari pelaku usaha mikro, kecil, menengah hingga perusahaan besar, untuk berpartisipasi aktif dan memberikan informasi yang sebenarnya kepada petugas sensus.

Baca Juga :  Zakiyuddin Harahap Terima Kunjungan Tim Verifikasi SDGs Action Award 2025, Kota Medan Usung Inovasi Lokal Unggulan Tranformasi Tapai Ubi.

Sementara itu, Kepala BPS Kota Medan, Hafsyah Aprillia, menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 menggunakan sistem pendataan digital tanpa kuesioner kertas. Melalui metode wawancara berbasis teknologi, petugas akan memetakan kondisi ekonomi masyarakat secara lebih cepat dan akurat. Data yang terkumpul nantinya akan menjadi dasar dalam penyusunan berbagai program pembangunan, pengentasan kemiskinan, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di Kota Medan dan Indonesia secara umum.

Penulis : LBS86/ REL

Editor : REDAKSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jaksa Sahabat Pendidik Diluncurkan, Kajati Sumut Muhibuddin Siap Kawal Kepala Sekolah hingga PPK
Disorot Media, Pekerja Proyek Drainase Rp235,9 Juta Mendadak Lengkap APD: K3 atau Sekadar “Panggung Sandiwara”?
Laporan Penipuan Jual Beli Tanah Mandek di Polsek Medan Tembung, Korban Klaim Diminta Rp700 Ribu untuk Gelar Perkara
Tender SDA Sumut Rp30 Miliar Disorot: 19 Perusahaan Mendaftar, Hanya Satu Menawar, Status SBU Jadi Pertanyaan
Jelajah Wisata Budaya ke-4 di Medan: Rico Waas Dorong Destinasi Multikultur Jadi Penggerak Pariwisata dan Ekonomi
Haru Nurhayani Usai 8 Tahun Menanti, Rumah Hampir Rubuh Kini Jadi Hunian Layak
Rico Waas Pantau 111 Rumah Tak Layak Huni di Medan: Minta Rehab Tuntas dan Siap Dihuni
Diduga Bangun Perumahan Mewah Tanpa PBG, Proyek The Sasmaya Persatuan Tetap Jalan; Wali Kota Medan Diminta Bertindak Tegas
Berita ini 0 kali dibaca
Pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 diharapkan menjadi fondasi penting bagi Pemerintah Kota Medan dalam menyusun kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran. Dengan data yang akurat dan terkini, pemerintah dapat memetakan kondisi sosial-ekonomi masyarakat secara lebih komprehensif, mulai dari tingkat kesejahteraan keluarga, aktivitas usaha, hingga kebutuhan riil masyarakat di berbagai sektor. Partisipasi aktif masyarakat dalam memberikan informasi yang jujur dan valid menjadi kunci keberhasilan sensus ini. Hasil pendataan nantinya tidak hanya digunakan untuk kepentingan statistik, tetapi juga menjadi dasar dalam perencanaan program pengentasan kemiskinan, penyaluran bantuan sosial, pemberdayaan UMKM, penciptaan lapangan kerja, serta peningkatan kualitas pelayanan publik. Karena itu, Pemerintah Kota Medan bersama BPS mengajak seluruh warga untuk mendukung dan mensukseskan Sensus Ekonomi 2026 demi terwujudnya pembangunan yang lebih adil, merata, dan berkelanjutan.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:47 WIB

Jaksa Sahabat Pendidik Diluncurkan, Kajati Sumut Muhibuddin Siap Kawal Kepala Sekolah hingga PPK

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Disorot Media, Pekerja Proyek Drainase Rp235,9 Juta Mendadak Lengkap APD: K3 atau Sekadar “Panggung Sandiwara”?

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Laporan Penipuan Jual Beli Tanah Mandek di Polsek Medan Tembung, Korban Klaim Diminta Rp700 Ribu untuk Gelar Perkara

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Tender SDA Sumut Rp30 Miliar Disorot: 19 Perusahaan Mendaftar, Hanya Satu Menawar, Status SBU Jadi Pertanyaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:52 WIB

Jelajah Wisata Budaya ke-4 di Medan: Rico Waas Dorong Destinasi Multikultur Jadi Penggerak Pariwisata dan Ekonomi

Berita Terbaru