Gerindra Binjai Kritik Walikota Amir Hamzah Soal Dana TKD Rp133 Miliar, Jangan Kambinghitamkan Brimob dan Pengadilan

- Penulis

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Binjai bersama TAPD mengikuti rapat pembahasan dana Transfer ke Daerah (TKD) Rp133 miliar di Kota Binjai, Selasa (2/6/2026). Fraksi Gerindra menyoroti transparansi alokasi anggaran dalam pembahasan tersebut.

BINJAI, LIBAS86.COM – Polemik pembahasan anggaran Transfer ke Daerah (TKD) yang bersumber dari APBN di Kota Binjai terus bergulir. Fraksi Gerindra DPRD Binjai meminta Walikota Binjai Amir Hamzah agar tidak mengkambinghitamkan institusi Brimob dan Pengadilan terkait pembahasan alokasi anggaran TKD senilai Rp133 miliar yang sedang menjadi sorotan.

Permintaan tersebut disampaikan menyusul rapat antara DPRD Binjai bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang digelar pada Selasa (2/6/2026). Dalam pembahasan itu, ditemukan rincian kegiatan yang mencantumkan nama Brimob dan Pengadilan dengan nilai anggaran mencapai Rp1,95 miliar. Namun, belakangan muncul informasi bahwa kegiatan tersebut tidak diakomodir oleh Pemerintah Kota Binjai.

Baca Juga :  Sugiat Santoso Minta Kader Gerindra Sumut Jadi ‘Jubir’ Prabowo, Kawal Program Pemerintah hingga ke Masyarakat

Anggota DPRD Binjai dari Fraksi Gerindra, Ronggur, mempertanyakan inkonsistensi data yang disampaikan dalam pembahasan anggaran tersebut. Menurutnya, sejak awal DPRD telah meminta agar sejumlah item kegiatan dapat diubah untuk menyesuaikan aspirasi masyarakat dari daerah pemilihan (Dapil), namun pihak TAPD menyebut item kegiatan tidak bisa diubah.

“Jika memang kegiatan untuk Brimob dan Pengadilan tidak diakomodir, mengapa sejak awal dimasukkan ke dalam data pengguna anggaran? Jangan sampai institusi vertikal dijadikan kambing hitam dalam persoalan ini,” ujar Ronggur, Rabu (3/6/2026).

Ia juga menyoroti besaran anggaran pada sektor Pekerjaan Umum (PU) yang disebut mencapai Rp55,4 miliar. Menurutnya, apabila kegiatan di Brimob dan Pengadilan senilai Rp1,95 miliar tidak jadi dilaksanakan, maka seharusnya total anggaran pada pos tersebut mengalami pengurangan. Hal inilah yang kemudian memunculkan tanda tanya besar dari Fraksi Gerindra mengenai transparansi penyusunan data anggaran.

Baca Juga :  Dukungan Publik Kian Menguat atas Pengungkapan Kasus Narkoba di Madina, Masyarakat Dorong Aparat Bongkar Jaringan hingga ke Akar

Meski demikian, Fraksi Gerindra menegaskan tetap mendukung bantuan pembangunan terhadap lembaga vertikal seperti Brimob dan Pengadilan sebagai bentuk menjaga harmonisasi antarlembaga demi stabilitas dan keamanan Kota Binjai. Namun, mereka berharap pembahasan penggunaan dana TKD ke depan lebih transparan, tepat sasaran, dan berorientasi pada kebutuhan utama masyarakat sesuai Surat Edaran Menteri Dalam Negeri terkait pemanfaatan dana Transfer ke Daerah.

Penulis : LBS86/ REL

Editor : REDAKSI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Jaksa Sahabat Pendidik Diluncurkan, Kajati Sumut Muhibuddin Siap Kawal Kepala Sekolah hingga PPK
Disorot Media, Pekerja Proyek Drainase Rp235,9 Juta Mendadak Lengkap APD: K3 atau Sekadar “Panggung Sandiwara”?
Laporan Penipuan Jual Beli Tanah Mandek di Polsek Medan Tembung, Korban Klaim Diminta Rp700 Ribu untuk Gelar Perkara
Tender SDA Sumut Rp30 Miliar Disorot: 19 Perusahaan Mendaftar, Hanya Satu Menawar, Status SBU Jadi Pertanyaan
Jelajah Wisata Budaya ke-4 di Medan: Rico Waas Dorong Destinasi Multikultur Jadi Penggerak Pariwisata dan Ekonomi
Haru Nurhayani Usai 8 Tahun Menanti, Rumah Hampir Rubuh Kini Jadi Hunian Layak
Rico Waas Pantau 111 Rumah Tak Layak Huni di Medan: Minta Rehab Tuntas dan Siap Dihuni
Diduga Bangun Perumahan Mewah Tanpa PBG, Proyek The Sasmaya Persatuan Tetap Jalan; Wali Kota Medan Diminta Bertindak Tegas
Berita ini 0 kali dibaca
Gerindra DPRD Binjai menyoroti polemik pembahasan dana Transfer ke Daerah (TKD) Rp133 miliar di Kota Binjai. Fraksi Gerindra meminta Walikota Amir Hamzah tidak mengkambinghitamkan Brimob dan Pengadilan terkait alokasi anggaran Rp1,95 miliar dalam pembahasan APBN daerah.

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:47 WIB

Jaksa Sahabat Pendidik Diluncurkan, Kajati Sumut Muhibuddin Siap Kawal Kepala Sekolah hingga PPK

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:06 WIB

Disorot Media, Pekerja Proyek Drainase Rp235,9 Juta Mendadak Lengkap APD: K3 atau Sekadar “Panggung Sandiwara”?

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:12 WIB

Laporan Penipuan Jual Beli Tanah Mandek di Polsek Medan Tembung, Korban Klaim Diminta Rp700 Ribu untuk Gelar Perkara

Selasa, 6 Oktober 2026 - 11:56 WIB

Tender SDA Sumut Rp30 Miliar Disorot: 19 Perusahaan Mendaftar, Hanya Satu Menawar, Status SBU Jadi Pertanyaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:52 WIB

Jelajah Wisata Budaya ke-4 di Medan: Rico Waas Dorong Destinasi Multikultur Jadi Penggerak Pariwisata dan Ekonomi

Berita Terbaru